Kamis
11 Juni 2026 | 4 : 55

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Omicron Sudah Masuk Jatim, Bupati Maryoto Kembali WFH-kan ASN

pdip-jatim-211027-maryoto

TULUNGAGUNG – Bupati Tulungagung Maryoto Birowo bakal memberlakukan kembali work from home (WFH) bagi ASN Pemkab Tulungagung setelah melihat perkembangan kenaikan kasus Covid-19 akibat varian Omicron. Terlebih kasus tersebut sudah menyebar ke Jawa Timur.

“Sudah ada rencana untuk menurunkan lagi WFO yang sudah 100 persen,” ujar Maryoto Birowo di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Senin (17/1/2022).

Selama sepekan ini Pemkab Tulungagung telah menerapkan work from office (WFO) 100 persen pada seluruh ASN. Hal ini dilakukan karena Kabupaten Tulungagung sudah memasuki level 1 dalam pemberlakuan PPKM.

Bupati yang kader PDI Perjuangan ini selanjutnya menyatakan diperlukan pula surat resmi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) untuk kembali memberlakukan WFH bagi ASN Pemkab Tulungagung. “Kita tunggu juga surat resminya,” terangnya.

Dia pun mengaku sudah mengetahui jika Menko Marves RI, Luhut Binsar Pandjaitan, meminta perkantoran untuk melakukan lagi WFH sebagai langkah pencegahan merebaknya Covid-19 varian Omicron.

Saat ini, lanjut Bupati Maryoto, belum ada warga Kabupaten Tulungagung yang terkonfirmasi positif Covid-19 varian Omicron. Namun demikian, Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tulungagung tetap mewaspadai penularannya di Kota Marmer.

“Kami saat ini terus mewaspadainya. Apalagi di Tulungagung banyak PMI (pekerja migran Indonesia) yang sekarang juga pulang ke Tulungagung,” ujar Maryoto.

Pihaknya pun telah mengambil beberapa langkah dalam mengantisipasi penularan varian Omicron. Di antaranya dengan mengaktifkan kembali posko-posko di desa dan kelurahan serta mempersiapkan ketersediaan tempat rawat inap di rumah sakit, puskesmas dan Rumah Sakit Darurat Covid-19 Darurat (RSDC).

“Kami pun terus dan tetap melakukan sosialisasi pada masyarakat betapa pentingnya berdisiplin prokes dengan ketat dengan 5M. Selain juga meminta pada tenaga kesehatan untuk tetap melakukan 3T kalau terjadi penularan,” tutupnya. (atu/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Abidin Fikri Raih Gelar Doktor dengan Predikat Cumlaude, Soroti Ketimpangan Distribusi Tenaga Medis

JAKARTA – Program Pascasarjana Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur Jakarta resmi meluluskan Abidin Fikri dalam ...
LEGISLATIF

Komisi II DPRD Ngawi Sidak SPMB, Temukan Kesenjangan Jumlah Pendaftar Antar Sekolah

NGAWI – Komisi II DPRD Kabupaten Ngawi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SMP Negeri di wilayah ...
KABAR CABANG

Dapur Umum DPC Sidoarjo Mengepul, Bagikan Ratusan Nasi Kotak untuk Pekerja Jalanan

SIDOARJO – Dapur Umum DPC PDI Perjuangan Sidoarjo kembali mengepul. Ratusan kotak nasi beserta lauk dibagikan ...
KABAR CABANG

Tantri Bararoh: Pelemahan Rupiah Harus Dijawab dengan Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan Ketahanan Pangan

Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang Tantri Bararoh mengingatkan pelemahan rupiah berpotensi menekan daya ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Pastikan Layanan Kesehatan Warga Banyakan Tetap Berjalan Pasca Puskesmas Tiron Terbakar

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memastikan layanan kesehatan bagi warga Kecamatan Banyakan tetap berjalan ...
KRONIK

Bupati Sumenep Tegaskan Sinergi dengan TNI AL Perkuat Kemajuan Daerah Maritim

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan TNI ...