Jumat
17 April 2026 | 4 : 34

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Demonstrasikan Pertanian Terraganik, Maidi: Pertanian Organik Jadi Tren untuk Kesehatan

PDIP-Jatim-Maidi-15012022

MADIUN – Wali Kota Madiun, Maidi, mendemonstrasikan pertanian dengan sistem terraganik di Ngrowo Bening Edupark, Kamis (14/1/2022). Pertanian Terraganik diyakini memiliki sejumlah keunggulan sehingga mampu meningkatkan keuntungan bagi petani. Pasalnya, sistem terraganik merupakan cara pemupukan tanaman dengan memanfaatkan sampah yang diubah menjadi pupuk sebagai nutrisi untuk tanaman.

‘’Dari sampah petani itu sendiri kemudian diolah menjadi pupuk. Dengan begitu ada banyak keuntungan sekaligus,’’ kata Maidi, Sabtu (15/1/2022).

Ia menjelaskan, keuntungan pertama adalah sampah bisa terolah dengan baik. Sampah tidak akan berserakan ke mana-mana atau tidak perlu membuangnya ke tempat pembuangan.

Manfaat kedua, petani memiliki pupuk yang dibutuhkan tanaman. Apalagi, keberadaan pupuk subsidi cukup sulit. Sementara pupuk tanpa subsidi harganya mahal. Karenanya, pembuatan pupuk secara mandiri bisa menjadi solusi.

‘’Pupuk subsidi Rp 125 ribu, tidak subsidi bisa sampai Rp 400 lebih. Tentu ini sulit bagi petani. Makanya, kita coba pengolahan-pengolahan pupuk kompos ini termasuk yang cair juga untuk pertanian,’’ jelasnya.

Pembuatan pupuk di Ngrowo Bening tersebut merupakan pilot project. Jika hasilnya baik, akan disebarluaskan ke masyarakat. Politisi PDI Perjuangan itu juga berencana memberi tempat di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Winongo. Bahan-bahan sampah yang dibutuhkan untuk pembuatan langsung disingkirkan untuk diolah. Itu berarti, akan ada pengolahan pupuk dengan kapasitas lebih besar ke depan.

‘’Kalau pupuk cair, ada beberapa manfaat sekaligus untuk tanaman. Penyiraman sekaligus pemberian nutrisi karena mengandung unsur hara. Kalau hanya disiram air bersih, belum cukup untuk tanaman,’’ ungkapnya.

Dengan sistem ini, tambah Maidi, tanaman bakal subur dan sehat. Sebab, tidak ada unsur kimia di dalamnya. Pola penanaman organik memang menjadi tren saat ini untuk kesehatan. Karenanya, sistem penanaman terraganik dinilai tepat untuk kondisi seperti saat ini.

‘’Prinsipnya kita terus berinovasi untuk kota kita. Apa yang sekiranya cocok dengan kondisi kota kita, bisa diujicobakan dulu di sini,’’ pungkasnya. (ant/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

BERITA TERKINI

Said Abdullah: Pers Harus Jadi Pilar Keempat Demokrasi dan Kontrol Kekuasaan

Saat menerima penghargaan PWI Jatim di HPN 2026, Said Abdullah menegaskan pers harus menjadi pilar keempat ...
HEADLINE

PWI Jatim Anugerahi Said Abdullah, Dinilai Sukses Kelola Kebijakan Fiskal

MH Said Abdullah menerima penghargaan dari PWI Jawa Timur pada puncak Hari Pers Nasional 2026 di Surabaya, atas ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta OPD Surabaya Publikasikan Output dan Outcome Program ke Publik

Eri Cahyadi meminta OPD Surabaya mempublikasikan output dan outcome program untuk meningkatkan transparansi dan ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Terima Penghargaan KWP Awards 2026, Tekankan Peran Media Kawal Kinerja DPR

Puan Maharani menerima penghargaan KWP Awards 2026 dan menegaskan peran penting media dalam mengawal serta ...
LEGISLATIF

Sawah di Pakusari Terdampak Limbah, DPRD Minta Pemkab Jember Pahami UU Pengelolaan Sampah

Pemkab Jember diminta memahami UU Pengelolaan Sampah setelah limbah mencemari irigasi dan mengancam 10 hektare ...
LEGISLATIF

Pansus DPRD Jatim Soroti Program OPD, Anggaran Besar Belum Tekan Kemiskinan

DPRD Jatim menilai program OPD belum berdampak signifikan terhadap penurunan kemiskinan meski capaian administratif ...