Sabtu
31 Oktober 2026 | 11 : 02

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dipercaya Jadi Ketua HKTI Kota Madiun, Inda Raya Bakal Lakukan Ini

pdip-jatim-220107-inda-raya-hkti-1

MADIUN – Wakil Wali Kota Madiun Inda Raya Ayu Miko Saputri resmi terpilih menjadi Ketua DPC Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kota Madiun periode 2021-2026, dalam Pra Muscab dan Muscab HKTI yang digelar di Ngrowo Bening, Kota Madiun Jumat (7/1/2022).

Muscab HKTI Kota Madiun juga dihadiri Bupati Ngawi Onny Anwar Harsono selaku Ketua HKTI Jawa Timur.

Usai terpilih, Inda Raya menerima bendera pataka dari Ketua Tim Akselerasi Syaiful Azhari serta menandatangani pakta integritas. Saat menyerahkan pataka, Syaiful minta Inda Raya Ayu mengibarkan Panji HKTI ke seluruh pelosok Kota Madiun serta mewujudkan kesejahteraan para petani.

Pada kesempatan itu Inda Raya mengatakan, luas lahan pertanian kota Madiun dalam lima tahun terakhir mengalami penurunan.

Berdasarkan Data Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Madiun, luas lahan produktif di Kota Madiun pada 2016 mencapai 926 hektare. Jumlah itu pada 2017 turun menjadi 923 hektare, dan sampai akhir tahun 2018 menjadi 901.

Untuk menekan alih fungsi lahan, bebernya, Pemkot Madiun sudah mengeluarkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Madiun tahun 2010 hingga 2030.

Dalam perda tersebut terdapat lahan pertanian berkelanjutan yang dilarang untuk dialihfungsikan, yakni seluas 444 hektare hingga tahun 2030.

Menyiasati sempitnya lahan tersebut, wakil wali kota yang juga kader Banteng ini akan terus mendorong revitalisasi. ”Salah satunya penggunaan beras organik, harga terjangkau dengan kualitas yang baik,” kata Inda Raya.

Politisi PDI Perjuangan ini menambahkan, HKTI ke depan akan lebih concern membantu permodalan para petani lewat Koperasi.

“Bagaimana caranya memanfaatkan hama menjadi pupuk . Termasuk pemanfaatan kotoran kambing untuk mendorong petani dan peternak milenial di Kota Madiun,” jelasnya.

Dia menambahkan, HKTI juga bakal menggandeng koperasi untuk ikut memasarkan hasil pertanian Kota Madiun.

”Kita ingin mengembangkan penanaman kacang tanah dan jagung. Sebab Kota Madiun terkenal dengan sambal pecel. Maka potensi pasar produksi pertanian akan terus upaya untuk di tingkatkan dengan skema urban farming,” pungkasnya. (ant/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Tulungagung Sahkan 5 Perda, Fraksi PDI Perjuangan Soroti Isu Pendidikan hingga Disabilitas

TULUNGAGUNG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tulungagung bersama eksekutif resmi mengesahkan lima ...
LEGISLATIF

Buleks Apresiasi Prestasi Bank Suroboyo, Minta Kinerja Lima Tahun Berturut-turut Dipertahankan

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Surabaya, Budi Leksono, mengapresiasi capaian BPR Surya Artha Utama (BPR SAU) atau ...
SEMENTARA ITU...

Pemkot Surabaya Kembangkan Taman Hutan Kota Jeruk, Warga Desil 1 hingga 3 Diprioritaskan Kelola Usaha

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan pengembangan Taman Hutan Kota Jeruk di Kecamatan ...
LEGISLATIF

Bangun Ekonomi Berbasis Zero Waste, Sri Untari Gandeng Warga Empat Desa di Kabupaten Malang

MALANG – Empat desa di Kabupaten Malang disiapkan menjadi proyek percontohan pengelolaan sampah berbasis zero waste ...
EKSEKUTIF

Museum Penataran Expo 2026 Angkat Warisan Budaya Takbenda, Pemkab Blitar Luncurkan Reservasi Online

BLITAR – Museum Penataran Expo 2026 menjadi upaya Pemerintah Kabupaten Blitar mengenalkan kekayaan warisan budaya ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Larang Pungutan Perpisahan Siswa SD-SMP Negeri Surabaya, Dispendik Tegur Kasek

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melarang sekolah negeri membebani orang tua murid dengan pungutan ...