Sabtu
03 Oktober 2026 | 11 : 59

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Maryoto Targetkan Vaksinasi 89.276 Anak Tulungagung Tuntas 10 Hari

pdip-jatim-220104-vaksinasi-anak-tulungagung-1

TULUNGAGUNG – Penyelenggaraan vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6-11 tahun dimulai di Tulungagung, Selasa (4/1/2022). Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo, ikut senang dan mengunjungi anak-akan yang sedang divaksinasi tersebut.

“Ada 89.276 sasaran untuk anak usia 6-11 tahun yang akan divaksin Covid-19 di Kabupaten Tulungagung,” ujarnya di sela kunjungannya ke SDN 4 Kampung Dalem lokasi kick off vaksinasi anak usia 6-11 tahun di Kabupaten Tulungagung.

Kader PDI Perjuangan ini menargetkan semua anak yang masuk sasaran tersebut dapat tervaksinasi secara cepat. Yakni dalam waktu 10 hari sudah tuntas. “Kami targetkan dalam 10 hari sudah dapat terselesaikan semua,” kata Maryoto.

Dia menyebut, penyelenggaraan vaksinasi anak ini untuk mempercepat dan memperbanyak warga Tulungagung yang mendapat suntikan vaksin Covid-19. Selain juga persiapan untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) secara penuh atau 100 persen.

“Sekarang menuju new normal. Apalagi Tulungagung sudah masuk level 1 dalam pelaksanaan PPKM,” sebutnya.

Sesuai Inmendagri No. 1 Tahun 2022 saat ini Kabupaten Tulungagung sudah tercatat sebagai daerah di Jatim yang memberlakukan PPKM level 1.

Penurunan dari level 2 ini karena warga Kota Marmer yang telah divaksin Covid-19 dosis pertama sudah lebih dari 70 persen dan juga warga lansia yang divaksin sudah 60 persen lebih.

Dengan status Kabupaten Tulungagung yang sudah masuk PPKM level 1, lanjut Maryoto Birowo, kini Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Tulungagung sedang mempersiapkan untuk PTM 100 persen.

“Tapi kami ingatkan agar semua untuk tetap memperhatikan 5 M dan 3 T. Meski sekarang sudah PPKM level 1 dan nanti PTM 100 persen tetap harus menjaga prokes (protokol kesehatan),” tandas Maryoto.

Senada, Ketua DPRD Tulungagung Marsono yang ikut dalam kunjungan Bupati Maryoto Birowo ke SDN 4 Kampung Dalem mengingatkan agar warga Tulungagung tidak terlena dengan kini telah turun level 1 dalam penerapan PPKM.

“Meski sudah level 1 edukasi pada masyarakat tetap harus terukur dan terkendali. Harus tetap menjaga prokes dengan 5 M. Menjaga jarak, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas, memakai masker, dan mencuci tangan,” imbaunya.

Bendahara DPC PDI Perjuangan Tulungagung ini menandaskan jika warga terlalu heroik menyambut penurunan level 1 PPKM akan sangat berbahaya. “Tetap harus tegakkan prokes,” ajak Marsono. (atu/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Komisi E DPRD Jatim Studi Banding ke Jateng, Gali Tata Kelola Keolahragaan dan Kepemudaan

SURABAYA – Komisi E DPRD Jawa Timur melakukan studi banding ke Jawa Tengah untuk menggali tata kelola dan ...
KRONIK

Kebakaran Berulang di Magetan, Diana Sasa Minta Polisi Telusuri Dugaan Kesengajaan

MAGETAN – Kebakaran hutan dan lahan yang berulang di Kabupaten Magetan mendapat sorotan DPC PDI Perjuangan Magetan. ...
KRONIK

Pastikan Pelyanan Air Bersih Optimal, Bupati Lukman Bersepeda Tinjau Pompa PDAM di Tragah

BANGKALAN – Bupati Bangkalan melakukan aktivitas bersepeda pada Sabtu (3/10/2026) untuk melihat secara langsung ...
LEGISLATIF

Sukadar: Dana Kelurahan Surabaya Harus Proporsional, Jangan Disamaratakan

SURABAYA – Anggota Komisi C DPRD Kota Surabaya Sukadar menilai pembagian dana kelurahan (Dakel) perlu dilakukan ...
KABAR CABANG

DPC Tuban Terima Kunjungan Bawaslu, Pastikan Pemutakhiran Data SIPOL Tertib Administrasi

TUBAN – DPC PDI Perjuangan Tuban menerima kedatangan sejumlah komisioner Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) ...
KRONIK

Urai Kemacetan Ketapang-Gilimanuk, ASDP dan Pemkab Banyuwangi Geber Peningkatan Kapasitas Dermaga

BANYUWANGI – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menggelar pertemuan ...