Jumat
05 Juni 2026 | 8 : 46

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Maryoto Targetkan Vaksinasi 89.276 Anak Tulungagung Tuntas 10 Hari

pdip-jatim-220104-vaksinasi-anak-tulungagung-1

TULUNGAGUNG – Penyelenggaraan vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6-11 tahun dimulai di Tulungagung, Selasa (4/1/2022). Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo, ikut senang dan mengunjungi anak-akan yang sedang divaksinasi tersebut.

“Ada 89.276 sasaran untuk anak usia 6-11 tahun yang akan divaksin Covid-19 di Kabupaten Tulungagung,” ujarnya di sela kunjungannya ke SDN 4 Kampung Dalem lokasi kick off vaksinasi anak usia 6-11 tahun di Kabupaten Tulungagung.

Kader PDI Perjuangan ini menargetkan semua anak yang masuk sasaran tersebut dapat tervaksinasi secara cepat. Yakni dalam waktu 10 hari sudah tuntas. “Kami targetkan dalam 10 hari sudah dapat terselesaikan semua,” kata Maryoto.

Dia menyebut, penyelenggaraan vaksinasi anak ini untuk mempercepat dan memperbanyak warga Tulungagung yang mendapat suntikan vaksin Covid-19. Selain juga persiapan untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) secara penuh atau 100 persen.

“Sekarang menuju new normal. Apalagi Tulungagung sudah masuk level 1 dalam pelaksanaan PPKM,” sebutnya.

Sesuai Inmendagri No. 1 Tahun 2022 saat ini Kabupaten Tulungagung sudah tercatat sebagai daerah di Jatim yang memberlakukan PPKM level 1.

Penurunan dari level 2 ini karena warga Kota Marmer yang telah divaksin Covid-19 dosis pertama sudah lebih dari 70 persen dan juga warga lansia yang divaksin sudah 60 persen lebih.

Dengan status Kabupaten Tulungagung yang sudah masuk PPKM level 1, lanjut Maryoto Birowo, kini Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Tulungagung sedang mempersiapkan untuk PTM 100 persen.

“Tapi kami ingatkan agar semua untuk tetap memperhatikan 5 M dan 3 T. Meski sekarang sudah PPKM level 1 dan nanti PTM 100 persen tetap harus menjaga prokes (protokol kesehatan),” tandas Maryoto.

Senada, Ketua DPRD Tulungagung Marsono yang ikut dalam kunjungan Bupati Maryoto Birowo ke SDN 4 Kampung Dalem mengingatkan agar warga Tulungagung tidak terlena dengan kini telah turun level 1 dalam penerapan PPKM.

“Meski sudah level 1 edukasi pada masyarakat tetap harus terukur dan terkendali. Harus tetap menjaga prokes dengan 5 M. Menjaga jarak, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas, memakai masker, dan mencuci tangan,” imbaunya.

Bendahara DPC PDI Perjuangan Tulungagung ini menandaskan jika warga terlalu heroik menyambut penurunan level 1 PPKM akan sangat berbahaya. “Tetap harus tegakkan prokes,” ajak Marsono. (atu/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Said Abdullah: Tata Kelola Akuntabel Harga Mati agar Program MBG Berjalan Efektif

Ketua Badan Anggaran DPR RI Said Abdullah menegaskan sistem tata kelola yang akuntabel merupakan syarat mutlak agar ...
KABAR CABANG

Konten Idul Adha PDIP Kota Blitar Masuk 3 Terbaik, Yudi Meira: Kerja Kolektif yang Mencerminkan Semangat Kerakyatan

BLITAR – DPC PDI Perjuangan Kota Blitar meraih apresiasi dari DPD PDI Perjuangan Jawa Timur setelah terpilih ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Jatim Angkat Isu Pemanasan Global dalam Bimtek Legislator se-Indonesia

Fraksi PDI Perjuangan DPRD se-Jawa Timur mengangkat isu pemanasan global dan perubahan iklim dalam Bimtek Fraksi ...
KRONIK

Jalur Sarangan dan Tinap Magetan Butuh Penanganan Segera

MAGETAN – Kondisi infrastruktur dan fasilitas keselamatan jalan di sejumlah titik strategis Kabupaten Magetan ...
KRONIK

Selama Bulan Juni, Bupati Sumenep Imbau ASN Pakai Peci Hitam

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) laki-laki di lingkungan ...
LEGISLATIF

Dorong Pemerataan Ekonomi Daerah, Novita Hardini Soroti 3 Persoalan Fundamental Pariwisata

Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini menggarisbawahi tiga persoalan fundamental yang harus segera dituntaskan ...