Jumat
30 Oktober 2026 | 10 : 18

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bertemu Dewanti, Tim Kemenpan-RB Apresiasi Inovasi Pelayanan Publik Kota Batu

pdip-jatim-211216-dewanti-1

BATU – Sistem Informasi Pariwisata Batu Pengembangan Ekonomi Kreatif (SIP Banget) yang dikembangkan Pemkot Batu telah berhasil mendapatkan penghargaan TOP 99 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik tahun 2021 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB).

Meski demikian, Pemkot Batu tidak berpuas diri. Seperti disampaikan Wali Kota Dewanti Rumpoko, Pemkot Batu selalu berusaha untuk terus melakukan perbaikan dan peningkatan pelayanan publiknya.

Soal SIP Banget, menurut Dewanti, inovasi ini diinisiasi Pemerintah Kota Batu melalui Dinas Pariwisata. “Karena melihat Kota Batu sebagai kota wisata yang memiliki potensi pertanian dan UMKM yang bisa terus dikembangkan,” jelas Dewanti Rumpoko di Kota Batu, Kamis (16/12/2021).

Saat ini, sebut wali kota yang juga Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur ini, sektor pariwisata Kota Batu masih sangat erat dengan kawasan pertanian.

Sehingga dalam pengembangan potensi pariwisata di Kota Batu, pihaknya mendorong setiap desa mengembangkan tempat wisata tematik, yang disesuaikan dengan potensi wilayah masing-masing.

“Pariwisata di Kota Batu erat kaitannya dengan pertanian. Bahkan di sini setiap desa memiliki tempat wisata tematik sesuai potensi yang ada di daerah masing-masing,” terangnya.

Terkait pelayanan publik, sebelumnya pada Rabu (15/12/2021), pihaknya bertemu dengan Tim Kedeputian Pelayanan Publik Kemenpan-RB di Kota Batu. Acara audiensi ini membahas terkait peningkatan kualitas pelayanan publik.

Pada kesempatan itu, Deputi Bidang Pelayanan Publik Kemenpan-RB, Diah Natalisa mengungkapkan, Kota Batu harus membantu peningkatan sektor pariwisata serta perekonomian nasional pada masa pandemi Covid-19.

Oleh karenanya, Kemenpan-RB mendorong Kota Batu untuk bisa terus melakukan inovasi-inovasi berkelanjutan dalam upaya optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD).

“Inovasi menjadi salah satu langkah menyelamatkan sektor pariwisata nasional dan menggali potensi pendapatan daerah,” kata Diah Natalisa.

Dia juga menyampaikan, pemerintah pusat melalui Kemenpan-RB mengapresiasi sejumlah inovasi yang telah dilakukan Pemkot Batu, salah satunya SIP Banget yang dikembangkan sesuai dengan kebutuhan dan ciri khas Kota Batu.

Inovasi yang dilakukan oleh Pemkot Batu, lanjut dia, harapannya bisa dicontoh oleh wilayah lain yang ada di Indonesia.

“Banyak muncul inovasi dan kreativitas dari masing-masing daerah, sesuai dengan ciri khas daerah masing-masing. Kami merasa ini adalah hal yang positif, yang bisa ditularkan ke daerah lain,” pungkasnya. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Bangun Ekonomi Berbasis Zero Waste, Sri Untari Gandeng Warga Empat Desa di Kabupaten Malang

MALANG – Empat desa di Kabupaten Malang disiapkan menjadi proyek percontohan pengelolaan sampah berbasis zero waste ...
EKSEKUTIF

Museum Penataran Expo 2026 Angkat Warisan Budaya Takbenda, Pemkab Blitar Luncurkan Reservasi Online

BLITAR – Museum Penataran Expo 2026 menjadi upaya Pemerintah Kabupaten Blitar mengenalkan kekayaan warisan budaya ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Larang Pungutan Perpisahan Siswa SD-SMP Negeri Surabaya, Dispendik Tegur Kasek

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melarang sekolah negeri membebani orang tua murid dengan pungutan ...
KRONIK

Wabup Ngawi Pastikan Bantu Perbaikan Rumah Rusak Terdampak Angin Kencang

NGAWI – Hujan disertai angin kencang menerjang Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Kamis (29/10/2026) petang. Cuaca ...
KRONIK

Peternak Ayam Terpuruk, Sonny Desak Pemerintah Kendalikan Harga Telur dan Pakan

BANYUWANGI – Kondisi peternak ayam petelur yang terus merugi akibat rendahnya harga telur dan tingginya biaya pakan ...
KRONIK

Hari Jadi ke-757, Bupati Fauzi Wajibkan ASN Kenakan Baju Adat Keraton Selama Tiga Hari

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mengajak berbagai elemen masyarakat ikut melestarikan budaya lokal ...