Kamis
23 Juli 2026 | 4 : 18

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Resmikan Pasar Bantengan, Bupati Sugiri Berharap Ekonomi Masyarakat Berputar Lancar

PDIP-Jatim-Sugiri-Sancoko-09122021

PONOROGO – Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko meresmikan pasar tradisional Bantengan yang berada di Desa Mojorejo Kecamatan Jetis Kabupaten Ponorogo pada Kamis (9/12/2021). Peresmian yang selalu ramai setiap hari Wage, Legi, dan Pon ini ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemukulan kentongan di hadapan tamu undangan dan pedagang pasar. Bupati Sugiri mengatakan, dengan pengaktifan pasar tradisional desa atau pasar krempyeng yang sesuai dengan program PPK mampu ditiru oleh desa-desa lainnya.

“Terima kasih atas dimulainya pasar krempyeng, mudah-mudahan di desa lainnya juga ada. Entah di Minggu pagi, Pahing, Legi atau apa biar ekonomi jalan di bawah,” ucapnya usai meresmikan pasar.

Wakabid Pemenangan Pemilu DPC PDI Perjuangan Ponorogo itu juga bercerita bahwa pengaktifan pasar krempyeng ini sesuai dengan pikiran ekonomi kerakyatan ke bawah, yang mana pada zaman dulu pasar krempyeng ada di mana-mana. Maka dari itu, dirinya merasa bersyukur dan bangga.

“Ini klop dengan pikiran ekonomi kerakyatan ke bawah. Zaman kita kecil pasar krempyeng hampir di mana-mana ada, tapi karena sudah terseret peradaban akan nengah ke kota dan ini kembali ke desa,” imbuhnya.

Selain itu, ia juga berharap akan terjadi perputaran uang di tingkat bawah semakin tinggi, sehingga mampu mengangkat dan meningkatkan kesejahteraan serta perekonomian masyarakat desa.

“Selain itu, akan kita dorong semua desa untuk membuka pasar desa, sehinga akan menguatkan ekonomi masyarakat bawah,”pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Mojorejo, Hermanto, mengatakan ada 86 lapak pedagang yang pembangunanya memakan waktu hanya dalam 2 minggu. Anggaran sudah terpenuhi dari dana desa Rp 80 juta. Pasar yang juga dijuluki Pasar Pring lantaran dibangun memakai bambu ini ditempati pedagang yang berasal dari Desa Mojorejo, Desa Karanggebang, Desa Tegalsari, dan sekitarnya.

“Anggaran dari dana desa dan sampai saat ini belum pernah memungut kepada pedagang dan material yang dipergunakan sementara baru dari bambu. Siapa tahu nanti diparingi atap, namun pemdes tetap siap memperbaiki lapak,” ujar Hermanto. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Perampingan OPD, DPRD Magetan Ingatkan Pemkab untuk Belajar dari Kesalahan Masa Lalu

MAGETAN — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan memberikan sinyal positif terhadap rencana ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Gandeng Dekopinda Rumuskan Program Agar Anak Muda Tertarik Berkoperasi

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menggandeng Dekopinda Kabupaten Kediri untuk merumuskan program yang mampu ...
LEGISLATIF

Ketua DPRD Surabaya: Banpol untuk Perkuat Pendidikan Demokrasi

SURABAYA – Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri menegaskan bantuan keuangan partai politik (banpol) merupakan ...
LEGISLATIF

DPRD Jatim Dorong Penguatan Perlindungan Anak, Kekerasan Harus Jadi Prioritas Penanganan

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Wara Sundari Renny Pramana mendorong penguatan kebijakan perlindungan ...
UMKM

Bupati Yani Resmikan Sentra IKM Logam Gresik, Jadi Pusat Produksi Bersama dan Magang SMK

GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik resmi mengoperasikan Sentra Industri Kecil dan Menengah (IKM) Logam ...
KRONIK

Tinjau SR, Bupati Lukman Tegaskan Komitmen Pemerintah Hadirkan Pendidikan Berkualitas

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, bersama tim Balai Besar Kementerian Pekerjaan Umum (PU) meninjau lokasi ...