Kamis
08 Oktober 2026 | 10 : 48

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Puan: Dedikasi Muhammadiyah Datangkan Banyak Manfaat bagi Rakyat

PDIP-Jatim-Puan-Maharani-21082021

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani memberi apresiasi atas eksistensi Muhammadiyah untuk bangsa dan negara. Dia pun memuji peran besar yang dilakukan Muhammadiyah dalam penanganan pandemi Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Puan dalam Resepsi Milad ke-109 yang digelar Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah secara luring dan daring, Kamis (18/11/2021).

Acara luring Milad Muhammadiyah tahun ini digelar di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dengan peserta terbatas dan protokol kesehatan yang ketat.

“Selamat Milad ke-109 Muhammadiyah. Teruslah menebar semangat dan pengabdian dalam perjuangan keislaman dan kebangsaan,” ucap Puan.

Perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu pun mengingatkan sejarah sang kakek yang berlatar belakang sebagai kader Muhammadiyah. “Bung Karno dan Ibu Fatmawati pernah mengabdi di Muhammadiyah,” sebutnya.

Seperti diketahui, Sukarno yang merupakan Proklamator Kemerdekaan sekaligus Presiden pertama Indonesia adalah salah satu murid pendiri Muhammadiyah, KH Ahmad Dahlan. Sementara Fatmawati, Ibu Negara Pertama, adalah kader Aisyiyah yang juga anak tokoh Muhammadiyah di Bengkulu, Hasan Din.

Sukarno pernah mengajar sekolah Muhammadiyah Bengkulu dan menjadi pengurus Dewan Pengajaran Muhammadiyah.

Puan kemudian mengatakan, dedikasi Muhammadiyah telah mendatangkan banyak manfaat bagi rakyat. Di usianya yang genap 109 tahun pada 18 November 2021, Muhammadiyah juga terus menunjukkan kepeduliannya bagi sesama.

“Selama 109 tahun, Muhammadiyah telah berkhidmat untuk bangsa dan negara. Muhammadiyah terus melayani masyarakat dalam segala aspek pengabdian,” beber Puan.

“Misalnya di bidang pendidikan, kesehatan, sosial ekonomi, dan  lain-lain sambil terus menjalankan dakwah Islam,” imbuh mantan Menko PMK tersebut.
 
Salah satu bentuk nyata pengabdian Muhammadiyah adalah bagaimana organisasi besar Islam di Indonesia ini membantu berbagai program penanganan pandemi Covid-19.

Puan menyebut banyak kader Muhammadiyah yang turun langsung ke masyarakat memberikan bantuan di berbagai sektor, termasuk kesehatan.

“Tentu kita tak lupa dengan peran pengabdian kemanusiaan Muhamadiyah dalam penanganan Covid-19 melalui rumah sakit Muhammadiyah di seluruh Indonesia,” ungkap Ketua DPP PDI Perjuangan ini.

Dia yakin pandemi Covid-19 di Indonesia dapat cepat teratasi dengan kerja sama seluruh elemen bangsa, yang di dalamnya juga terdiri dari kader-kader Muhammadiyah.
 
“Dengan gotong royong Muhammadiyah bersama komponen masyarakat lainnya, kita optimis dalam menghadapi Covid-19. Dan saya yakin kita akan keluar sebagai bangsa pemenang,” tutup Puan. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC Banyuwangi Tuntaskan Musran dan Musanran, 217 Ranting serta 840 Anak Ranting Terbentuk

BANYUWANGI – DPC PDI Perjuangan Banyuwangi telah menuntaskan pelaksanaan Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah ...
LEGISLATIF

Puan di Forum IPU: Tata Kelola Pemerintahan yang Baik Haruslah Adil

Puan Maharani menegaskan di Sidang Umum IPU ke-153 bahwa tata kelola pemerintahan yang baik haruslah adil, ...
LEGISLATIF

Desak PSU Perumahan Vaganza Segera Diserahkan ke Pemkab Malang, DPRD Siap Kawal

MALANG – Komisi III DPRD Kabupaten Malang mendesak Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) Perumahan Vaganza segera ...
SEMENTARA ITU...

Prof Kyungyon Moon Apresiasi Inovasi Bupati Trenggalek, Siapkan Program Pemberdayaan Pemuda

TRENGGALEK – Inovasi Pemerintah Kabupaten Trenggalek mendapat apresiasi dari Prof. Kyungyon Moon dari Jeonbuk ...
LEGISLATIF

DPRD Banyuwangi Ajukan Raperda Inisiatif Pembentukan Produk Hukum Daerah untuk Dibahas

BANYUWANGI – DPRD Kabupaten Banyuwangi mengajukan Rancangan peraturan daerah (Raperda) inisiatif tentang ...
UMKM

Bupati Gresik Perintahkan Dinas Koperasi Tetap Lakukan Pendampingan Pasca-Pelatihan kepada UMKM

GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta Program Bunda Puspa tidak berhenti pada pelatihan. Para alumni ...