Selasa
21 Juli 2026 | 6 : 56

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ponorogo Raih Swasti Saba, Sugiri: Terima Kasih Semua Pihak

PDIP-Jatim-Sugiri-Lisdyarita-18112021

PONOROGO – Kabupaten Ponorogo kembali meraih penghargaan Swasti Saba atau Kabupaten/Kota Sehat (KKS) tahun 2021. Penghargaan ini diterima oleh Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, saat mengikuti penganugerahan secara virtual di Gedung Pusdalops Covid-19 yang digelar oleh Kementerian Kesehatan di Jakarta, pada Rabu (17/11/2021). Dalam acara kali ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Lisdyarita dan sejumlah OPD.

Penghargaan yang diraih merupakan Swasti Saba dengan kategori Wistara. Kategori Wistara merupakan kategori tertinggi dalam ajang penilaian kabupaten/kota sehat di Indonesia. Penghargaan yang diterima oleh Kabupaten Ponorogo merupakan kolaborasi dan sinergi antara Kementerian Kesehatan dan Kementerian Dalam Negeri untuk memberikan apresiasi terhadap pemerintah daerah yang berkomitmen dan berhasil menjadikan kabupaten/kota sehat tahun 2021.

Bupati Sugiri menyampaikan, untuk mempertahankan Kabupaten Ponorogo sebagai kabupaten sehat adalah dengan menjaga pola hidup sehat menjadi habit sehari-hai. Menurutnya, di samping penghargaan, kebiasaan sehat di kehidupan sehari-hari lah yang paling penting.

“Tidak hanya sekedar penghargaan yang kita cari, tapi kebiasaan hidup sehat yang paling penting,” ujarnya usai mengikuti acara.

Kang Giri, sapaan akrab Bupati Sugiri, menambahkan, capaian ini merupakan hal yang membanggakan. Sebab parameter dalam penilaian kabupaten sehat terus bertambah. Namun, ia yakin, dengan menjadikan hidup sehat sebagai kebiasaan dan perilaku, maka Ponorogo akan lebih mudah dalam mempertahankan status sebagai Kabupaten Sehat.

“Kita ini harus terus melakukan hal yang berwawasan lingkungan dan sehat. Misalnya bagaimana mengelola air agar selalu bersih? Bagaimana ketahanan pangan? Dan sehat itulah yang paling penting,” imbuhnya.

Wakabid Pemenangan Pemilu DPC PDI Perjuangan Ponorogo itu juga menegeaskan, penghargaan yang diraih Kabupaten Ponorogo tidak lepas dari peran semua pihak; mulai dari pemerintah daerah hingga masyarakat untuk bisa selalu mempertahankan kategori Wistara.

“Terima kasih atas kerja keras semua pihak. Tentu peran masyarakat juga tidak hanya pemerintah kita bisa mempertahankan Wistara, kategori paling tinggi. Mudah-mudahan ke depan lebih bagus lagi parameternya makin lama makin ditambah,” pungkasnya.

Perlu diketahui, Kabupaten Ponorogo pernah meraih kategori Wistara pada tahun 2019 dengan jumlah enam tatanan. Dan pada tahun ini ditingkatkan menjadi tujuh tatanan. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Ketika Pelari Kenya Terjebak di Jember, Gotong Royong Mengantarnya Pulang

JEMBER — Debu musim kemarau beterbangan di sepanjang jalan Kota Jember. Matahari siang memantulkan hawa panas dari ...
KRONIK

Puan Maharani Tekankan Literasi Digital dan Komunikasi Negara untuk Tangkal Hoaks tentang DPR

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan maraknya hoaks yang menyasar DPR RI menjadi pengingat pentingnya ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Dorong Pemkot Percepat Pembangunan Pintu Air Kali Jagir

SURABAYA – Ketua Komisi C DPRD Surabaya Eri Irawan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mempercepat ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong Pemkot Surabaya Proaktif Cari Pimpinan Perumda yang Kompeten

Anggota Komisi B DPRD Surabaya Baktiono meminta Pemkot Surabaya proaktif mencari figur profesional berkompeten ...
HEADLINE

Hasto: Program MBG Lebih Efektif Jika Libatkan Warung dan UMKM Lokal

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai Program Makan Bergizi Gratis akan lebih efektif jika melibatkan ...
KRONIK

Dongkrak UMKM, Business Matching BEC x SCF Capai Rp 1,22 Miliar

BANYUWANGI – Kolaborasi Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) yang digelar Pemkab Banyuwangi dan Sekarkijang Creative ...