Jumat
05 Juni 2026 | 12 : 24

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ponorogo Raih Swasti Saba, Sugiri: Terima Kasih Semua Pihak

PDIP-Jatim-Sugiri-Lisdyarita-18112021

PONOROGO – Kabupaten Ponorogo kembali meraih penghargaan Swasti Saba atau Kabupaten/Kota Sehat (KKS) tahun 2021. Penghargaan ini diterima oleh Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, saat mengikuti penganugerahan secara virtual di Gedung Pusdalops Covid-19 yang digelar oleh Kementerian Kesehatan di Jakarta, pada Rabu (17/11/2021). Dalam acara kali ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Lisdyarita dan sejumlah OPD.

Penghargaan yang diraih merupakan Swasti Saba dengan kategori Wistara. Kategori Wistara merupakan kategori tertinggi dalam ajang penilaian kabupaten/kota sehat di Indonesia. Penghargaan yang diterima oleh Kabupaten Ponorogo merupakan kolaborasi dan sinergi antara Kementerian Kesehatan dan Kementerian Dalam Negeri untuk memberikan apresiasi terhadap pemerintah daerah yang berkomitmen dan berhasil menjadikan kabupaten/kota sehat tahun 2021.

Bupati Sugiri menyampaikan, untuk mempertahankan Kabupaten Ponorogo sebagai kabupaten sehat adalah dengan menjaga pola hidup sehat menjadi habit sehari-hai. Menurutnya, di samping penghargaan, kebiasaan sehat di kehidupan sehari-hari lah yang paling penting.

“Tidak hanya sekedar penghargaan yang kita cari, tapi kebiasaan hidup sehat yang paling penting,” ujarnya usai mengikuti acara.

Kang Giri, sapaan akrab Bupati Sugiri, menambahkan, capaian ini merupakan hal yang membanggakan. Sebab parameter dalam penilaian kabupaten sehat terus bertambah. Namun, ia yakin, dengan menjadikan hidup sehat sebagai kebiasaan dan perilaku, maka Ponorogo akan lebih mudah dalam mempertahankan status sebagai Kabupaten Sehat.

“Kita ini harus terus melakukan hal yang berwawasan lingkungan dan sehat. Misalnya bagaimana mengelola air agar selalu bersih? Bagaimana ketahanan pangan? Dan sehat itulah yang paling penting,” imbuhnya.

Wakabid Pemenangan Pemilu DPC PDI Perjuangan Ponorogo itu juga menegeaskan, penghargaan yang diraih Kabupaten Ponorogo tidak lepas dari peran semua pihak; mulai dari pemerintah daerah hingga masyarakat untuk bisa selalu mempertahankan kategori Wistara.

“Terima kasih atas kerja keras semua pihak. Tentu peran masyarakat juga tidak hanya pemerintah kita bisa mempertahankan Wistara, kategori paling tinggi. Mudah-mudahan ke depan lebih bagus lagi parameternya makin lama makin ditambah,” pungkasnya.

Perlu diketahui, Kabupaten Ponorogo pernah meraih kategori Wistara pada tahun 2019 dengan jumlah enam tatanan. Dan pada tahun ini ditingkatkan menjadi tujuh tatanan. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDIP Jatim Angkat Isu Pemanasan Global dalam Bimtek Legislator se-Indonesia

Fraksi PDI Perjuangan DPRD se-Jawa Timur mengangkat isu pemanasan global dan perubahan iklim dalam Bimtek Fraksi ...
KRONIK

Jalur Sarangan dan Tinap Magetan Butuh Penanganan Segera

MAGETAN – Kondisi infrastruktur dan fasilitas keselamatan jalan di sejumlah titik strategis Kabupaten Magetan ...
KRONIK

Selama Bulan Juni, Bupati Sumenep Imbau ASN Pakai Peci Hitam

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) laki-laki di lingkungan ...
LEGISLATIF

Dorong Pemerataan Ekonomi Daerah, Novita Hardini Soroti 3 Persoalan Fundamental Pariwisata

Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini menggarisbawahi tiga persoalan fundamental yang harus segera dituntaskan ...
KRONIK

Jamaah Haul Habib Abu Bakar Assegaf Manfaatkan Posko Makanan Gratis yang Disediakan Nila Yani Hardiyanti

GRESIK – Posko makanan gratis yang didirikan Anggota DPR RI Komisi VII Fraksi PDI Perjuangan, Nila Yani Hardiyanti, ...
HEADLINE

319 Legislator PDIP DPRD se-Jatim Ikuti Bimtek Penguatan Pengawasan APBD di Bali

Sebanyak 319 anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD provinsi dan kabupaten/kota se-Jawa Timur mengikuti Bimtek ...