Rabu
12 Agustus 2026 | 4 : 48

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Maidi Siapkan Kuliner Khas Baru Kota Madiun, Pecel Porang

pdip-jatim-211109-porang-pecel-2

MADIUN – Wali Kota Madiun Maidi mengatakan, pihaknya bakal menggandeng kelompok tani untuk membudidayakan porang sebagai salah satu komoditi unggulan pangan Kota Pendekar.

Hal itu diungkapkan Maidi didampingi Wakil Wali Kota Inda Raya usai peresmian Demplot Budidaya Porang di Ngrowo Bening, Kota Madiun, Selasa (9/11/2021).

Wali Kota dari PDI Perjuangan ini mengatakan bahwa Pemerintah Kota Madiun punya konsep baru terkait kuliner khas pecel.

Yakni mengkombinasikan pecel dengan porang. Kombinasi dua makanan tersebut diyakini bakal menjadi tren baru yang menyehatkan.

Untuk mewujudkan hal itu, Maidi mengaku akan bekerjasama dengan kelompok tani untuk mengembangkan tanaman porang tersebut. Salah satunya, di Edupark Ngrowo Bening.

Bahkan, ke depannya nanti bakal ada tempat makan yang khusus menyajikan pecel porang dan olahan porang lainnya di Kota Madiun.

“Demplot ini sebagai pilot proyek. Nanti di tengah kota, tepatnya di PSC (Pahlawan Street Center) akan kita sajikan pecel porang ini,” kata Maidi.

Peresmian dilakukan bersamaan giat gowes rangkaian kunker Wali Kota Probolinggo. Penanaman porang dengan media planter tersebut dirasa cocok dengan geografis dataran rendah Kota Madiun. Seperti diketahui, tanaman porang kebanyakan di daerah lereng.

Wali Kota dari PDI Perjuangan ini menambahkan, Kota Madiun juga akan bekerja sama dengan Kabupaten Madiun. Artinya, hasil petani porang di Kabupaten Madiun bisa diolah dan dipasarkan di Kota Madiun.

“Jadi kota ini nanti jadi tempat pengolahan dan penjualan produk-produk porang. Selain dipadukan dengan pecel, bisa dijadikan lempeng porang, kolak porang, sampai dendeng porang,” ungkapnya.

Maidi mengaku sudah menyiapkan sejumlah kontainer di PSC tepatnya di depan kantor PT Telkom. Dia berharap pecel porang tersebut sudah bisa jalan sebelum akhir tahun nanti.

Pihaknya sudah bekerja sama dengan kelompok tani melalui Dinas Perdagangan terkait hal tersebut. Pemerintah siap memberikan tempat yang semuanya dikelola masyarakat.

“Jadi pemerintah memberikan tempat. Silakan itu dikelola secara bersama. Jadi ada yang petaninya, ada yang jadi kokinya, ada yang bagian menjualnya,” jelasnya.

Pecel porang, lanjut Maidi, tidak hanya unik tetapi juga menyehatkan. Konsep pecel sehat itu juga akan dipadukan dengan minuman dan sup sarang burung walet serta madu. Artinya, produk yang disajikan benar-benar untuk kesehatan. (ant)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim Sodorkan Lima Langkah Konkret Cegah dan Atasi PHK

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim menyodorkan lima langkah konkret untuk mencegah dan mengatasi PHK, termasuk sistem ...
KRONIK

Banteng DKI Jakarta Vs Jateng Skor 1:0, Talenta Muda Bermunculan

GRESIK – Banteng DKI Jakarta berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 atas Banteng Jateng FC dalam lanjutan kompetisi ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tegaskan Bullying Tak Boleh Dibiarkan, Masa Depan Kediri di Tangan Anak Muda

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan bullying dan pergaulan bebas harus dicegah di kalangan pelajar. ...
KRONIK

Drama Tujuh Gol, Banteng Kalbar Taklukkan Maluku 4-3 di Soekarno Cup 2026

SURABAYA – Tim Banteng Kalimantan Barat (Kalbar) berhasil mengamankan tiga poin perdana setelah memenangi laga ...
SEMENTARA ITU...

Wabup Lamongan Lepas 38 Anggota Pramuka ke Jambore Nasional 2026

LAMONGAN – Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Wakamabicab) Gerakan Pramuka Lamongan sekaligus Wakil Bupati ...
EKSEKUTIF

Mas Ipin Turun ke Pesisir Munjungan, Tegaskan Pemkab Trenggalek Hadir dan Serap Aspirasi Warga

TRENGGALEK – Bupati Trenggalek M. Nur Arifin menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk tetap hadir di tengah ...