Selasa
21 Juli 2026 | 1 : 34

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Di Depan Riswanto, Warga Kedung Cowek Ini Keluhkan Sulitnya Urus Legalitas UMKM

pdip-jatim-211020-riswanto-reses-1

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan yang duduk di Komisi B DPRD Kota Surabaya, Riswanto mengisi akhir resesnya dengan menggelar konsolidasi bersama segenap PAC, pengurus Ranting, dan Anak Ranting PDI Perjuangan, serta warga Kecamatan Bulak, di perumahan Pantai Mentari blok B/17, Surabaya, Selasa (19/10/2021) malam.

Riswanto mengatakan, dirinya bersama pengurus Partai berlambang banteng moncong putih ini sepakat membuat konsolidasi guna mengeratkan jalinan silaturahmi yang sebelumnya sempat tertunda akibat pandemi Covid-19, sekaligus menampung aspirasi para warga.

“Lima reses saya adakan di Dapil 4. Lalu reses terakhir saya ambil di PAC, sekaligus membuka wadah bagi warga yang mau memberikan aspirasi,” beber Riswanto, Rabu (20/10/2021).

Dalam pertemuan di Pantai Mentari, muncul beberapa aspirasi baik dari warga maupun pengurus mulai tentang perekonomian hingga pembangunan.

Salah satunya disampaikan oleh Luluk, warga Kedung Cowek yang mengeluhkan sulitnya mengurus legalitas UMKM di sana.

“Pengennya UMKM ini di SIB, lalu kami juga ingin ada bantuan alat, karena selama ini setiap di Pemkot atau instansi terkait hanya memberi pelatihan dan tidak ada bantuan lanjutan, atau pendampingan lanjutan,” ungkap Luluk.

Mengetahui hal tersebut, Riswanto menyebut akan berkoordinasi dengan pihak dinas terkait agar selanjutnya bisa melakukan survei di UMKM yang dimaksud.

“Ini saya catat, besok saya komunikasikan dengan Kepala Dinas Koperasi, Kepala Dinas UMKM, Kepala Dinas Perdagangan, dan Dinas Pertanian. Jadi selanjutnya ibu bisa komunikasi dengan pihak terkait. Pokoknya nanti Senin kan mulai aktif lagi, nanti saya komunikasikan dulu dengan dinas terkait,” ujarnya.

Terkait ini, dia kembali mengingatkan para pengurus agar bisa lebih aktif dalam berbagi informasi tentang aspirasi warga agar dapat tertampung dan dikoordinasikan bersama-sama. Penyampaian aspirasi tersebut tidak harus menunggu reses dewan.

“Makanya teman-teman harus banyak komunikasi, kita wadahi seperti ini bisa di-share di grup. Jadi kalau ada teman yang merasa kebingungan misal tentang UMKM bisa dibicarakan di grup WhatsApp. Karena teman-teman juga banyak yang masuk grup kelurahan hingga kecamatan,” tuturnya. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Bupati Gresik Cup 2026, Wadah Menjaring dan Mengasah Kemampuan Atlet

GRESIK – Sebanyak 1.413 atlet resmi memulai persaingan di Bupati Gresik Cup 2026. Ajang ini sebagai wadah menjaring ...
UMKM

DPRD Kabupaten Pasuruan Kemas Produk UMKM Jadi Oleh-oleh untuk Tamu Kedinasan

KABUPATEN PASURUAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan terus menunjukkan komitmen nyata ...
KRONIK

RedTalks Segera Hadir, Ajak Generasi Muda Kupas Nasionalisme di Era Modern

SURABAYA – Di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital, makna nasionalisme terus ...
KABAR CABANG

Malam Ketika Sepak Bola Membuat Orang-orang Blitar Duduk Bersama

DINI hari biasanya identik dengan jalanan yang lengang. Tetapi Senin (20/7/2026), halaman Kantor DPC PDI Perjuangan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti SiLPA Rp154,7 Miliar, Minta Pemkot Madiun Benahi Perencanaan Anggaran

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Madiun menerima Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 dengan catatan strategis, ...
HEADLINE

Hasto: Pemilu Harus Bebas dari Intervensi, Demokrasi Memerlukan Kritik dan Kebebasan Berpendapat

SURABAYA – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa kualitas demokrasi Indonesia hanya ...