Sabtu
31 Oktober 2026 | 9 : 02

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kukuhkan Bunda Paud, Nia Minta Dukungan Semua Pihak

PDIP-Jatim-Nia-Kurnia-Fauzi-19102021

SUMENEP – Ketua TP PKK Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Nia Kurnia Fauzi, mengukuhkan pengurus Bunda Paud dari tingkat kecamatan, kelurahan hingga desa, Selasa (19/10/2021). Pengukuhan dilaksanakan di Gedung TP PKK setempat. Hadir dalam acara tersebut, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Moh. Iksan, Kepala Dinas Pemberdayaan Manusia dan Desa, Moh. Ramli, dan Asisten Pemerintahan Setkab Sumenep, Agus Dwi Saputra.

Dalam sambutannya, Nia Kurnia Fauzi mengatakan, pendidikan anak usia dini merupakan prioritas pembangunan masa kini. Sebab, usia dini merupakan masa emas sekaligus periode kritis dalam tahap perkembangan manusia.

“Berdasarkan penelitian pakar, pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini, bahkan sejak dari kandungan sangat menentukan kualitas kesehatan, intelegensi, dan kematangan emosional. Indikator tersebut sangat menentukan tinggi rendahnya produktivitas sumber daya manusia tahap berikutnya,” jelas Nia.

Selain itu, jelas istri Bupati Sumenep itu, pengembangan pendidikan anak usia dini merupakan investasi jangka panjang sumber daya manusia Indonesia. Negara membutuhkan generasi-generasi bangsa yang berkualitas, cerdas, sehat, unggul dan berkarakter. Karena mereka yang akan meneruskan estafet kepemimpinan dan cita-cita bangsa di masa mendatang.

“Kita patut bersyukur, karena hingga tahun 2020, jumlah partisipasi Paud di Kabupaten Sumenep mencapai 90,91 persen. Artinya, dari jumlah penduduk usia 5-6 tahun yang berjumlah sekitar 30.057 orang, sekitar 27.324 orang telah mengikuti pendidikan anak usia dini,” ujarnya.

Dengan begitu, dengan adanya kegiatan tersebut, Nia berharap kepada seluruh Bunda Paud, baik tingkat kecamatan, kelurahan dan desa, untuk ikut membantu mengelola Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) di wilayahnya. Hal itu agar pengelolaan Paud dapat dilakukan secara profesional dan terarah.

“Karena tidak jarang pendirian lembaga pendidikan hanya semata untuk mendapatkan kucuran dana bantuan dari pemerintah. Jika orientasinya hanya seperti itu, maka lembaga-lembaga pendidikan di Sumenep tidak akan pernah maju dan berkembang dengan baik,” tuturnya.

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep itu, juga berharap dukungan, sinergitas, dan kekompakan semua pihak dalam memajukan lembaga Paud. Baik dukungan dari tokoh masyarakat, pendidik, wali siswa dan anggota masyarakat lainnya.

“Pemerintah daerah tanpa dukungan semua pihak, perkembangan Paud di Sumenep tidak akan berkembang dengan baik,” tandasnya. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Pemkot Surabaya Kembangkan Taman Hutan Kota Jeruk, Warga Desil 1 hingga 3 Diprioritaskan Kelola Usaha

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan pengembangan Taman Hutan Kota Jeruk di Kecamatan ...
LEGISLATIF

Bangun Ekonomi Berbasis Zero Waste, Sri Untari Gandeng Warga Empat Desa di Kabupaten Malang

MALANG – Empat desa di Kabupaten Malang disiapkan menjadi proyek percontohan pengelolaan sampah berbasis zero waste ...
EKSEKUTIF

Museum Penataran Expo 2026 Angkat Warisan Budaya Takbenda, Pemkab Blitar Luncurkan Reservasi Online

BLITAR – Museum Penataran Expo 2026 menjadi upaya Pemerintah Kabupaten Blitar mengenalkan kekayaan warisan budaya ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Larang Pungutan Perpisahan Siswa SD-SMP Negeri Surabaya, Dispendik Tegur Kasek

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melarang sekolah negeri membebani orang tua murid dengan pungutan ...
KRONIK

Wabup Ngawi Pastikan Bantu Perbaikan Rumah Rusak Terdampak Angin Kencang

NGAWI – Hujan disertai angin kencang menerjang Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Kamis (29/10/2026) petang. Cuaca ...
KRONIK

Peternak Ayam Terpuruk, Sonny Desak Pemerintah Kendalikan Harga Telur dan Pakan

BANYUWANGI – Kondisi peternak ayam petelur yang terus merugi akibat rendahnya harga telur dan tingginya biaya pakan ...