Jumat
16 Oktober 2026 | 5 : 33

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ini, Strategi Pengembangan Pertanian Kabupaten Banyuwangi

pdip-jatim-sugirah-300621

BANYUWANGI –Wakil Bupati Banyuwangi, H. Sugirah, dalam kegiatan webinar nasional inovasi pertanian yang digelar Kementerian Pertanian RI, Jum’at (15/10/2021), membekali para perwakilan petani nusantara untuk mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil pertanian.

Di hadapan para peserta webinar, Wabup Sugirah dengan bangga menyebutkan Kabupaten Banyuwangi sebagai daerah yang layak untuk dijadikan tempat studi banding di bidang pertanian.

“Kabupaten Banyuwangi adalah tempat yang kaya. Tanahnya subur, alamnya indah, potensi pertanian kami juga menjadi sektor unggulan yang mampu menggerakkan ekonomi. Untuk itu, kami sangat senang, jika teman-teman dari daerah lain ingin belajar bidang pertanian di Banyuwangi,” ujar Sugirah.

Pakde Sugirah, sapaan akrabnya, membeberkan, kunci penting keberhasilan pertanian di Banyuwangi, yang dapat dicontoh oleh para pengembang pertanian di wilayah lain, terletak pada cara para petani mengolah tanah. Sebab tanah adalah faktor utama dalam Pertanian.

“Paling penting diperhatikan adalah media tumbuh. Ketika tanah bagus, maka kualitas tanam bisa unggul, bisa tahan hama dan penyakit. Hasil otomatis akan mengikuti,” jelasnya.

Bendahara DPC PDI Perjuangan Banyuwangi tersebut juga menyebutkan, tantangan pembangunan di sektor pertanian makin kompleks dan beragam. Sehingga dibutuhkan inovasi untuk menjawab berbagai tantangan tersebut. Salah satu caranya, adalah menggunakan sistem pertanian modern.

“Inovasi berbasis teknologi pertanian akan dapat meningkatkan kualitas dan produktivitas hasil tani dan pada akhirnya mendukung program ketahanan pangan nasional,” terangnya.

Untuk itu, ia meminta para petani agar bersinergi dengan pemerintah, sehingga pengembangan sektor pertanian bisa terintegrasi dalam melakukan riset.

“Hari ini para petani harus berani berinovasi. Salah satunya bersinergi dengan pemerintah agar dapat meningkatkan produksi pertanian. Secara jangka Panjang juga dapat menciptakan lapangan kerja baru di sektor pertanian,” ujarnya.

“Kami di Pemkab Banyuwangi, telah menggandeng para petani untuk mengembangkan  inovasi pertanian. Kami menyadari, petani harus adaptif menerapkan inovasi berbasis teknologi yang tepat guna sesuai dengan kebutuhan, dan itu menjadi tanggung jawab kami,” imbuhnya mengakhiri. (ryo/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Eri Cahyadi: Kota Modern Tak Boleh Kehilangan Jati Diri Budaya

SINGKAWANG – Kemajuan sebuah kota tidak cukup diukur dari jalan yang mulus, gedung yang menjulang, atau pesatnya ...
KABAR CABANG

DPC Lamongan Bantu Air Bersih 6 Desa Terdampak Kekeringan

LAMONGAN – Memasuki puncak musim kemarau yang dipicu fenomena iklim El Nino, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI ...
EKSEKUTIF

Pantau Pasar Tradisional, Wabup Antok Minta Dinas Cari Strategi Stabilkan Harga Daging Ayam

NGAWI – Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait mencari strategi ...
LEGISLATIF

Data Desil Bansos Bermasalah, Sri Untari Dorong Pemutakhiran Lebih Cepat

JAKARTA – Ketidakakuratan data kesejahteraan dan lambatnya pemutakhiran berisiko membuat bantuan sosial (bansos) ...
EKSEKUTIF

344 Koperasi Desa Merah Putih di Kediri Harus Kantongi SLF Sebelum Beroperasi

KEDIRI – Pemerintah Kabupaten Kediri memastikan 344 unit Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) yang telah disiapkan ...
KRONIK

Perhatikan Nasib Ibu Saena dan Delapan Anaknya, Hakim: Kami Bantu Fasilitasi Pendidikan Mereka

BANGKALAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bangkalan, Nur Hakim, memberikan perhatian terhadap kondisi ibu ...