NGAWI – Angka kasus Covid-19 di Kabupaten Ngawi terus mengalami penurunan. Termasuk Case fatality rate atau tingkat kematian pasien Covid-19 yang juga sudah berada pada angka 0 persen.
Hal itu menunjukkan bahwa penanganan Covid-19 oleh Pemkab Ngawi berhasil dalam menekan laju sebaran dan tingkat kematian akibat paparan virus Covid-19.
Kengerian seperti pada bulan-bulan lalu, sudah tak lagi nampak. Rumah sakit rujukan untuk perawatan pasien Covid-19 tidak lagi sesek seperti saat lonjakan kasus lalu.
Saat ini, dari beberapa rumah sakit penyangga dan rumah sakit lapangan, hanya RSUD dr Soeroto Ngawi yang masih menampung pasien Covid-19 bergejala. Pun pasiennya hanya tinggal segelintir saja.
Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko mengaku bersyukur dengan semakin landainya kasus covid-19 di Ngawi. Diakuinya, turunya kasus Covid-19 di Ngawi berkat gotong royong dari berbagai pihak.
“Berbagai pihak turut hadir, bergotong royong dalam penanganan covid-19. Dan hasilnya cukup bagus seperti saat ini,” ujar Wabup Antok kepada awak media, Selasa (12/10/21).
Dikatakan Wabup Antok, hingga saat ini keterisian BOR di RSUD dr Soeroto Ngawi hanya tinggal beberapa pasien yang masih dalam masa penyembuhan. “Beberapa hari terakhir ini, fatality rate sudah 0 persen,” ucap Ketua DPC PDI Perjuangan Ngawi itu.
Tingkat sebaran kasus Covid-19 di Kabupaten Ngawi juga sudah berada di bawah angka 5 persen. Pihaknya pun berharap, tren penurunan kasus Covid-19 di Ngawi bisa terus dipertahankan.
“Untuk mempertahankan capaian penanganan Covid-19, Pemkab Ngawi juga akan terus melakukan upaya percepatan vaksinasi,” tandas Wabup Antok. (mmf/hs)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS