Selasa
04 Agustus 2026 | 2 : 15

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Merawat Mata Air Sumber Molang, Kader-kader di Magetan Tanam Pohon dan Tebar Benih Ikan

pdip-jatim-dprd-jatim-121021-diana-sasa-a

MAGETAN – Kader-kader PDI Perjuangan di Magetan bersama para relawan pegiat lingkungan bahu membahu menjaga kelestarian Mata Air Sumber Molang di Desa Ngiliran dan Desa Bedagung Kecamatan Panekan, Selasa (12/10/2021).

Upaya merawat mata air dilakukan melalui tradisi Sedekah Alam dan Budaya yang dilaksanakan turun temurun masyarakat setempat. Sedekah alam merupakan bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas semua karunianya yang diberikan kepada masyarakat.

Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah kader PDI Perjuangan. Yakni Anggota DPRD Jawa Timur, Diana Amaliya Verawatiningsih atau akrab disapa Diana Sasa; Sekretaris DPC PDI Perjuangan Magetan,  Suyatno; dan anggota DPRD Magetan, Suyono Wiling. Selain itu, sejumlah relawan PDI Perjuangan dan relawan cinta lingkungan dari Kabupaten Magetan dan Ngawi.

Menurut Diana Sasa, acara Sedekah Alam dan Budaya kali ini bertemakan lingkungan hidup.

“Menjaga lingkungan bukanlah hal mudah terutama sumber mata air,” ungkap Sasa. “Dapat dilihat saat ini banyak sumber air yang kering. Itu artinya sudah mulai terjadi kerusakan ekosistem,” imbuhnya.

Menjaga sumber air, jelas Diana Sasa, salah satunya dengan konservasi alam, bukan direnovasi dengan cara dipasang keramik. Sebab hal itu justru kurang baik bagi kelestarian alam. “Yang lebih bagus jika dipasang dengan batu alam,” ujarnya.

Dengan kegiatan ini, Sasa berharap mata air Sumber Molang terus dijaga dan dirawat. Serta potensinya bisa dijadikan destinasi wisata alam. Meski, lanjutnya, untuk itu perlu pembenahan atau renovasi tanpa mengganggu ekosistem setempat.

Kegiatan Sedekah Alam dan Budaya ini dalam rangkaian kegiatan Hari Jadi Kabupaten Magetan ke-346. Kegiatan yang dilakukan adalah dengan menanam pohon, menebar benih ikan dan pelepasan burung.

Secara simbolik, penanaman pohon dilakukan Diana Sasa, menebar benih ikan oleh Suyatno dan pelepasan burung oleh Suyono Wiling untuk kemudian secara bersama dilakukan segenap relawan yang hadir.

Sementara puncak kegiatan Sedekah Alam dan Budaya dilakukan pada 30 November 2021 dengan menyuguhkan pagelaran wayang kulit di Desa Ngiliran dan Seni Tayub Gambyong di Desa Bedagung. (rud/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Tulungagung Komitmen Kawal Usulan Warga hingga Tuntas

TULUNGAGUNG – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tulungagung, Sumarno, menegaskan komitmennya untuk terus ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan Soroti Raperda Pengawasan Gedung hingga Penguatan BUMDes

KABUPATEN PASURUAN – Pemerintah Kabupaten Pasuruan mengajukan empat Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) non-APBD ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Usulkan Setiap Kelurahan Miliki Peralatan Normalisasi Saluran Air

SURABAYA – DPRD Kota Surabaya merekomendasikan agar seluruh 153 kelurahan memiliki satu paket peralatan dasar untuk ...
LEGISLATIF

Abrari Desak Evaluasi Menyeluruh Sistem Keselamatan Pelayaran usai Tragedi KMP Mutiara Sentosa 2

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Abrari mendesak evaluasi menyeluruh sistem keselamatan transportasi laut ...
KRONIK

KONI Trenggalek Siap Jembatani Kejuaraan Renang Pelajar Digelar Secara Kontinyu

KONI Trenggalek siap menjembatani penyelenggaraan kejuaraan renang antarpelajar secara kontinyu untuk mencetak ...
LEGISLATIF

Yordan Batara Goa Dorong Guru Tanamkan Moderasi Beragama dalam Pembelajaran

Ketua Bapemperda DPRD Jatim Yordan Batara Goa mendorong guru mengintegrasikan moderasi beragama dalam pembelajaran ...