Jumat
05 Juni 2026 | 11 : 50

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dukung Ekskavasi Situs Kumitir, Rohim Dorong Pemkab Segera Bebaskan Lahan Warga

PDIP-Jatim-Rohim-25092021

MOJOKERTO – Angggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Mojokerto, Abdul Rohim, S.Pd., mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto untuk membantu pelestarian situs Kumitir dengan melakukan pembebasan lahan warga yang masuk pada temuan yang dipresdiksi sebagai istana Bhre Wengker.

Rohim, sapaan akrabnya, menerangkan temuan situs Kumitir tersebut terbilang sangat penting, mengingat temuan kali ini merupakan istana petinggi kerajaan Majapahit.

“Kami sudah ke sana. Waktu itu, berbarengan dengan anggota Komisi E DPRD Jatim. Karena ini masuk pada wilayah Kabupaten Mojokerto, kami tentu mendorong Ibu Bupati untuk turut membantu ekskavasi situs Kumitir ini dengan membebaskan lahan warga yang masuk pada temuan tersebut,” terang Rohim, Jum’at (24/9/2021).

Politisi PDI Perjuangan ini menerangkan, saat ini lahan tersebut masih dimiliki oleh masyarakat yang digunakan untuk pertanian maupun pembuatan batu bata.

“Kalau pemkab membebaskan, tentu bisa kita gunakan untuk menghidupkan kembali situs-situs Majapahit dan menjadi pusat penelitian kerajaan Majapahit yang akan memberikan dampak ekonomi tinggi bagi pemkab,” jelasnya.

Terlebih, jelas Rohim saat ini masyarakat pemilik lahan terdampak ekskavasi tersebut menanti kejelasan nasib lahan mereka pada pemerintah, meski sempat disewa untuk lokasi penggalian kotak ekskavasi.

“Masyarakat itu menanti kejelasan lahan mereka, meski kalau untuk situs cagar budaya itu mereka legowo. Tapi, mereka ingin ada kepastian nasib lahannya,” beber sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Mojokerto ini.  

Wasekbid Internal DPC PDI Perjuangan ini menilai, temuan situs Kumitir yang berada di tanah 6 hektar itu diangggap penting, karena dipercaya dapat dikembangkan lebih lanjut untuk menemukan lokasi istana Majapahit lainnya.

“Situs ini sangat penting. Untuk pelestariannya dibutuhkan dukungan tidak hanya dari pemerintah pusat dan provinsi saja, tapi Pemkab Mojokerto juga harus turut andil dalam ekskavasi situs ini. Ini kan yang ditemukan istana Bhre Wengker dan Rani Daha sebagai istana tepi barat, nanti adalagi istana timur yang merupakan istana dari Hayam Wuruk. Untuk meneruskan itu, maka istana Bhre Wengker ini harus selesai terlebih dahulu,” terangnya. (arul/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Kunjungi Pasar Munjungan, Ririk Wahyumawati Pastikan Harga Sembako Masih Stabil

Anggota DPRD Trenggalek Ririk Wahyumawati meninjau langsung harga kebutuhan pokok di Pasar Munjungan. Hasil ...
HEADLINE

Said Abdullah: Tata Kelola Akuntabel Harga Mati agar Program MBG Berjalan Efektif

Ketua Badan Anggaran DPR RI Said Abdullah menegaskan sistem tata kelola yang akuntabel merupakan syarat mutlak agar ...
KABAR CABANG

Konten Idul Adha PDIP Kota Blitar Masuk 3 Terbaik, Yudi Meira: Kerja Kolektif yang Mencerminkan Semangat Kerakyatan

BLITAR – DPC PDI Perjuangan Kota Blitar meraih apresiasi dari DPD PDI Perjuangan Jawa Timur setelah terpilih ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Jatim Angkat Isu Pemanasan Global dalam Bimtek Legislator se-Indonesia

Fraksi PDI Perjuangan DPRD se-Jawa Timur mengangkat isu pemanasan global dan perubahan iklim dalam Bimtek Fraksi ...
KRONIK

Jalur Sarangan dan Tinap Magetan Butuh Penanganan Segera

MAGETAN – Kondisi infrastruktur dan fasilitas keselamatan jalan di sejumlah titik strategis Kabupaten Magetan ...
KRONIK

Selama Bulan Juni, Bupati Sumenep Imbau ASN Pakai Peci Hitam

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) laki-laki di lingkungan ...