Sabtu
05 September 2026 | 11 : 12

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dukung Ekskavasi Situs Kumitir, Rohim Dorong Pemkab Segera Bebaskan Lahan Warga

PDIP-Jatim-Rohim-25092021

MOJOKERTO – Angggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Mojokerto, Abdul Rohim, S.Pd., mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto untuk membantu pelestarian situs Kumitir dengan melakukan pembebasan lahan warga yang masuk pada temuan yang dipresdiksi sebagai istana Bhre Wengker.

Rohim, sapaan akrabnya, menerangkan temuan situs Kumitir tersebut terbilang sangat penting, mengingat temuan kali ini merupakan istana petinggi kerajaan Majapahit.

“Kami sudah ke sana. Waktu itu, berbarengan dengan anggota Komisi E DPRD Jatim. Karena ini masuk pada wilayah Kabupaten Mojokerto, kami tentu mendorong Ibu Bupati untuk turut membantu ekskavasi situs Kumitir ini dengan membebaskan lahan warga yang masuk pada temuan tersebut,” terang Rohim, Jum’at (24/9/2021).

Politisi PDI Perjuangan ini menerangkan, saat ini lahan tersebut masih dimiliki oleh masyarakat yang digunakan untuk pertanian maupun pembuatan batu bata.

“Kalau pemkab membebaskan, tentu bisa kita gunakan untuk menghidupkan kembali situs-situs Majapahit dan menjadi pusat penelitian kerajaan Majapahit yang akan memberikan dampak ekonomi tinggi bagi pemkab,” jelasnya.

Terlebih, jelas Rohim saat ini masyarakat pemilik lahan terdampak ekskavasi tersebut menanti kejelasan nasib lahan mereka pada pemerintah, meski sempat disewa untuk lokasi penggalian kotak ekskavasi.

“Masyarakat itu menanti kejelasan lahan mereka, meski kalau untuk situs cagar budaya itu mereka legowo. Tapi, mereka ingin ada kepastian nasib lahannya,” beber sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Mojokerto ini.  

Wasekbid Internal DPC PDI Perjuangan ini menilai, temuan situs Kumitir yang berada di tanah 6 hektar itu diangggap penting, karena dipercaya dapat dikembangkan lebih lanjut untuk menemukan lokasi istana Majapahit lainnya.

“Situs ini sangat penting. Untuk pelestariannya dibutuhkan dukungan tidak hanya dari pemerintah pusat dan provinsi saja, tapi Pemkab Mojokerto juga harus turut andil dalam ekskavasi situs ini. Ini kan yang ditemukan istana Bhre Wengker dan Rani Daha sebagai istana tepi barat, nanti adalagi istana timur yang merupakan istana dari Hayam Wuruk. Untuk meneruskan itu, maka istana Bhre Wengker ini harus selesai terlebih dahulu,” terangnya. (arul/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PDI Perjuangan Trenggalek Gelontor Ribuan Liter Air Bersih, Sehari Lima Desa Jadi Sasaran

TRENGGALEK – PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek menggelontorkan ribuan liter air bersih ke desa-desa yang ...
KRONIK

Banyuwangi Gelar “Festival Literasi Using”, Upaya Lestarikan Bahasa Daerah

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menggelar Festival Literasi Using. Ajang ini menjadi cara ...
LEGISLATIF

Model Malang Berhasil, Untari Akan Perluas Pelestarian Aksara Jawa ke Seluruh Sekolah di Jatim

MALANG – Keberhasilan penerapan model pembelajaran dan pelestarian aksara Jawa di sejumlah sekolah di Malang ...
KRONIK

Waktu Tinggal Tiga Bulan, Widarto Pesimistis APBD Jember 2026 Terserap Optimal

JEMBER – Tambahan ruang fiskal Kabupaten Jember mencapai ratusan miliar rupiah. Namun, waktu untuk membelanjakannya ...
KRONIK

Di Tempat Hasto Dilahirkan, Demokrasi Dibicarakan Lewat Gamelan dan Tarian

YOGYAKARTA – Tidak ada kemewahan ruang pertemuan hotel. Tidak ada pendingin udara yang membuat suasana malam terasa ...
LEGISLATIF

Puan Dukung Penegakan Hukum 21 Badan Usaha Terkait Karhutla, Minta Prosesnya Transparan

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendukung langkah Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) melakukan penegakan hukum ...