Rabu
21 Oktober 2026 | 4 : 34

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dukung Ekskavasi Situs Kumitir, Rohim Dorong Pemkab Segera Bebaskan Lahan Warga

PDIP-Jatim-Rohim-25092021

MOJOKERTO – Angggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Mojokerto, Abdul Rohim, S.Pd., mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto untuk membantu pelestarian situs Kumitir dengan melakukan pembebasan lahan warga yang masuk pada temuan yang dipresdiksi sebagai istana Bhre Wengker.

Rohim, sapaan akrabnya, menerangkan temuan situs Kumitir tersebut terbilang sangat penting, mengingat temuan kali ini merupakan istana petinggi kerajaan Majapahit.

“Kami sudah ke sana. Waktu itu, berbarengan dengan anggota Komisi E DPRD Jatim. Karena ini masuk pada wilayah Kabupaten Mojokerto, kami tentu mendorong Ibu Bupati untuk turut membantu ekskavasi situs Kumitir ini dengan membebaskan lahan warga yang masuk pada temuan tersebut,” terang Rohim, Jum’at (24/9/2021).

Politisi PDI Perjuangan ini menerangkan, saat ini lahan tersebut masih dimiliki oleh masyarakat yang digunakan untuk pertanian maupun pembuatan batu bata.

“Kalau pemkab membebaskan, tentu bisa kita gunakan untuk menghidupkan kembali situs-situs Majapahit dan menjadi pusat penelitian kerajaan Majapahit yang akan memberikan dampak ekonomi tinggi bagi pemkab,” jelasnya.

Terlebih, jelas Rohim saat ini masyarakat pemilik lahan terdampak ekskavasi tersebut menanti kejelasan nasib lahan mereka pada pemerintah, meski sempat disewa untuk lokasi penggalian kotak ekskavasi.

“Masyarakat itu menanti kejelasan lahan mereka, meski kalau untuk situs cagar budaya itu mereka legowo. Tapi, mereka ingin ada kepastian nasib lahannya,” beber sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Mojokerto ini.  

Wasekbid Internal DPC PDI Perjuangan ini menilai, temuan situs Kumitir yang berada di tanah 6 hektar itu diangggap penting, karena dipercaya dapat dikembangkan lebih lanjut untuk menemukan lokasi istana Majapahit lainnya.

“Situs ini sangat penting. Untuk pelestariannya dibutuhkan dukungan tidak hanya dari pemerintah pusat dan provinsi saja, tapi Pemkab Mojokerto juga harus turut andil dalam ekskavasi situs ini. Ini kan yang ditemukan istana Bhre Wengker dan Rani Daha sebagai istana tepi barat, nanti adalagi istana timur yang merupakan istana dari Hayam Wuruk. Untuk meneruskan itu, maka istana Bhre Wengker ini harus selesai terlebih dahulu,” terangnya. (arul/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Abidin Fikri Salurkan 99 Alat Bantu Disabilitas untuk Warga Bojonegoro dan Tuban

BOJONEGORO – Upaya penanganan masalah kesejahteraan sosial dan pemenuhan hak kelompok disabilitas terus diwujudkan ...
HEADLINE

Deni Wicaksono Desak Gubernur Perkuat Mitigasi: Jangan Tunggu Air Habis dan Hutan Terbakar

SURABAYA – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mendesak Gubernur Khofifah Indar Parawansa mengevaluasi ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Larang Pungutan di SD-SMP Negeri Surabaya Mulai November 2026

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi melarang seluruh SD dan SMP negeri di Kota Surabaya melakukan pungutan dalam ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Soroti Peredaran Minol, Baktiono Dorong Pengawasan Ketat

SURABAYA – DPRD Kota Surabaya mendorong pengawasan lebih ketat terhadap peredaran minuman beralkohol (minol), ...
KRONIK

Sosialisasi Pencegahan Kerusakan Hutan di Banyuwangi, Sonny Soroti Keadilan Penegakan Hukum

BANYUWANGI – Anggota Komisi IV DPR RI, Sonny Tri Danaparamita, menekankan pentingnya penegakan hukum kehutanan yang ...
LEGISLATIF

Widarto Ingatkan Pemkab Jember, Serapan APBD 2026 Jangan Korbankan Kualitas Proyek

JEMBER – Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto, meminta pemerintah kabupaten (pemkab) tidak sekadar mengejar serapan ...