Rabu
09 September 2026 | 4 : 38

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Monitoring Ekskavasi Situs Kumitir, Untari: Ada Perkembangan Pesat dengan Ditemukannya Istana Bhre Wengker

PDIP-Jatim-Untari-19092021

MOJOKERTO – Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur, Dr. Sri Untari Bisowarno, melakukan monitoring ekskavasi situs Kumitir yang terletak di Desa Kumitir, Kecamatan Jatirejo, Sabtu sore (17/9/2021).

Untari mengatakan ekskavasi yang dilakukan oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya  (BPCB) ini terus menunjukkan kemajuan, terbukti dengan ditemukannya struktur batu bata baru yang sementara diasumsikan dan diprediksi sebagai  istana dari Bhre Wengker dan Rani Daha, mertua dari Prabu Hayam Wuruk, raja keempat kerajaan Majapahit yang memerintah antara tahun 1350-1389 masehi.

“Saya hari ini  sedang melakukan monitoring ekskavasi yang dibiayai oleh APBD Provinsi Jawa Timur di situs Kumitir yang letaknya di Desa Kumitir, Kecamatan Jatirejo. Jadi, tadi mulai dari sana saya ditunjukkan oleh temen-temen BPCB dari saya pertama kali ke sini, 6 bulan yang lalu, dan ini sudah ada kemajuan dengan ditemukannya struktur batu bata yang diprediksi sebagai istana timur yang merupakan istana dari Bhre Wengker dan Rani Daha,” terang Untari disela-sela kunjungannya.

Ketua fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur ini menuturkan, jika situs Kumitir ini bisa menjadi bukti sejarah yang kuat dan membuktikan bahwa kemaharajaan kerajaan Majapahit itu benar-benar ada dan akan menjadi pusat pendidikan dan kajian kerajaan Majapahit.

“Ini mejadi bukti sejarah bahwa Majapahit memang betul-betul ada. Keratonnya telah ditemukan. Berdasarkan penjelasan ketua tim ekskavasi, ini baru istana Bhre Wengker yang ditemukan, belum istana Hayam Wuruk dan Rani Daha,” jelasnya.

Karena itu, ia meminta agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto dan semua elemen pemerintahan di lingkungan Mojokerto untuk mengambil peran penting bagi pengembangan situs Kumitir ini. Menurutnya, dengan Pemkab Mojokerto terlibat untuk membantu ekskavasi situs Kumitir ini akan memberikan dampak yang luar biasa, tidak hanya bagi Pemprov Jawa Timur, akan tetapi juga untuk Pemkab Mojokerto.

 “Karena itu saya minta pada rekan-rekan saya yang ada di DPRD Kabupaten Mojokerto dan Pemkab Mojokerto, saya kira harus ada kepedulian yang bersifat komprehensif mulai kabupatan maupun pemerintah pusat. Maka, saya berharap Bupati Mojokerto, Ibu Ikfina beserta rekan-rekan DPRD Kabupaten Mojokerto bisa memberikan sebuah kesempatan kepada Kumitir ini untuk bisa dikembangkan dan dibuka semua, apabila lahan ini (lahan tebu yang dimiliki warga, red) bisa dibeli oleh Kabupaten Mojokerto,” jelas Untari.

“Kenapa kami menyarankan begitu? karena kalau ini nanti menjadi pusat studi Majapahit yang baru dan menjadi konsen bagi semua arkeolog dan pecinta sejarah dan budaya, maka ini akan menjadi tempat yang ramai secara ekonomi. Kalau ramai secara ekonomi, maka yang memiliki adalah Kabupaten Mojokerto,” tambahnya.

Lalu bagaimana dengan peran pemerintah pusat? jelas Untari, pemerintah pusat akan membantu proses ekskavasi situs ini, jika Pemerintah Kabupaten Mojokerto turun dan membebaskan lahan tebu di sekitar situ Kumitir yang dimiliki oleh masyarakat.

“Tapi pemerintah pusat akan memberikan supporting yang penuh, apabila kebun tebu yang sekarang ini masih punya penduduk itu bisa dibebaskan. Pemprov Jatim sudah membantu untuk berikutnya Pemkab Mojokerto mewujudkan untuk bisa membantu membebaskan lahan ini, sehingga apabbila kita temukan kembali yang menurut asumsi dan dugaan dari kawan-kawan BPCB ini adalah istana Bhre Wengker yang menikah dengan Rani Daha, sehingga masih ada lagi istananya Prabu Hayam Wuruk yang menurut Kitab Pararaton sebagai istana tepi barat,” jelasnya.

Diketahui, dalam kunjungannya kali ini, Sri Untari Bisowarno didampingi oleh anggota DPRD Kabupaten Mojokerto, Abd. Rohim, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Mojokerto, Ahmad Yustinus Ariyanto, dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bondowoso, Sinung Sudrajat, serta pegiat seni Mojokerto, Pak Putu. (arul/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Serahkan Insentif Guru Rohani Lintas Agama, Bupati Ipuk: Bagian dari Penguatan Pendidikan Karakter

BANYUWANGI – Ratusan guru rohani lintas agama menerima insentif dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi di ...
LEGISLATIF

Puan Desak Pelaku Pembakaran Lahan untuk Sawit Segera Ditindak

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak pelaku pembakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang kemudian ...
LEGISLATIF

Jalan Gador-Pakis Rusak dan Lama Dikeluhkan, Doding Turun Langsung Cek Kondisi

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Doding Rahmadi turun langsung meninjau kondisi jalan rusak yang ...
LEGISLATIF

Puan Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana, Keselamatan Warga Jadi Prioritas

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendorong pemerintah membangun satu kepemimpinan dalam penanganan bencana yang ...
LEGISLATIF

Buleks: Air Keruh Jangan Dibebankan ke Konsumen, Sumber Masalah Harus Dibuka Transparan

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Budi Leksono atau Buleks meminta Perumda Air Minum Surya Sembada ...
LEGISLATIF

Tolak Utang Rp786 Miliar, Fraksi PDI-P Jember Tinggalkan Paripurna KUA-PPAS 2027

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember memilih tidak masuk ruang paripurna saat penandatanganan nota ...