Selasa
13 Oktober 2026 | 12 : 11

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Harga BBM Naik, Warga Miskin Bisa Cairkan Dana KKS, KIS, dan KKP

pdip jatim - presiden jokowi pimpin rapat

pdip jatim - presiden jokowi pimpin rapatJAKARTA — Masyarakat penerima Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), Kartu Indonesia Sehat (KIS), dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) mulai Selasa (18/11/14) sudah bisa mencairkan dananya di Kantor Pos terdekat. Hal ini untuk menjaga daya beli dan sekaligus meningkatkan ekonomi produktif setelah harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi naik.

Menteri Kesejahteraan Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan, pihaknya sudah minta Kantor Pos di beberapa daerah agar mulai Selasa segera mendistribusikan dan mencairkan KKS, KIS, dan KKP atau yang biasa disebut “kartu sakti”.

“Besok 18 November sampai 2 Desember semuanya (KKS, KIS, dan KKP) sudah harus terealisasi sesuai dengan pembagian distribusi,” kata Khofifah dalam konferensi pers di Istana Negara, Senin (17/11/2014).

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo telah memutuskan untuk menaikkan harga BBM bersubsidi. Menurut Jokowi, kebijakan itu merupakan kebijakan yang berat sebagai sebuah bangsa.

“Dari waktu ke waktu, kita sebagai sebuah bangsa kerap dihadapkan pada pilihan-pilihan sulit. Meski demikian, kita harus memilih dan mengambil keputusan,” kata Jokowi.

Dia menjelaskan, jajarannya telah mendalami rencana kebijakan untuk mengalihkan subsidi BBM dari konsumtif menjadi produktif. Ia bahkan menerangkan kebijakan itu sudah dibahas di rapat terbatas di Istana hingga tingkatan teknis di kementerian.

Jokowi mengingatkan, negara membutuhkan anggaran untuk membiayai infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan. Menurutnya, anggaran ini tidak tersedia karena dihamburkan untuk subsidi BBM.

Sebagai konsekuensi dari pengalihan itu, perlu ditetapkan harga baru BBM yang akan berlaku mulai pukul 00.00 WIB terhitung sejak 18 November 2014. “Harga premium ditetapkan dari Rp 6.500 menjadi Rp 8.500. Harga solar ditetapkan dari Rp 5.500 menjadi Rp 7.500,” urai Jokowi.

Untuk rakyat tidak mampu, kata Jokowi, disiapkan perlindungan sosial berupa paket KKS, KIS, dan KIP. Ketiga kartu itu, jelasnya, segera dapat digunakan untuk menjaga daya beli dan sekaligus meningkatkan ekonomi produktif.

Dia tak menampik bakal ada pendapat setuju dan tidak setuju atas kebijakan ini, dan pemerintah menghargai masukan-masukan tersebut. Namun, Jokowi menegaskan, keputusan ini merupakan jalan untuk “menghadirkan” anggaran belanja yang lebih bermanfaat bagi masyarakat Indonesia secara keseluruhan.

Sementara itu, Menko Perekonomian Sofyan Djalil mengatakan, di Indonesia, yang berhak mendapatkan KKS, KIS, dan KKP sebanyak 15,6 juta kepala keluarga miskin. Menurut dia, kompensasi yang diberikan sekarang ini jauh lebih besar daripada dampak inflasi yang ditimbulkan dari kenaikan harga BBM. (pri/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Gelar Evaluasi Innovative Government Award, Bupati Lukman Bidik Kabupaten Terinovatif 2026

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan berkomitmen memperkuat inovasi daerah untuk meningkatkan ...
SEMENTARA ITU...

32 Tim Pesantren Ikuti Liga Santri Bupati Cup 2026, Rijanto Dorong Persatuan

BLITAR – Sebanyak 32 tim futsal dari pondok pesantren se-Blitar Raya mengikuti Liga Santri Bupati Cup 2026. ...
KRONIK

Traktor Bantuan APBN Diduga Menyimpang, DPRD Jember: Dinas Pertanian Tidak Bisa Memberikan Data

JEMBER – Dugaan penyimpangan bantuan traktor dari APBN 2025 di Kabupaten Jember belum terjawab. Sejumlah kelompok ...
KRONIK

Gema 111.111 Al-Waqiah di Sumenep, Bupati Fauzi Ajak ASN Perkuat Budaya Religius

SUMENEP – Kementerian Agama Kabupaten Sumenep menginisiasi gerakan pembacaan bersama 111.111 kali Surat Al-Waqiah. ...
KRONIK

Atasi Kekeringan Dampak El Nino, Sonny Salurkan Bantuan Air Bersih ke Siliragung

BANYUWANGI – Dampak musim kemarau panjang akibat fenomena El Nino mulai dirasakan oleh sejumlah warga di wilayah ...
EKSEKUTIF

Promosi dan Mutasi Pejabat Pemkab Blitar Bakal Berbasis Manajemen Talenta

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto menegaskan promosi dan mutasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) ...