Kamis
29 Oktober 2026 | 6 : 28

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hadiri Sosialisasi Pencairan Beasiswa PIP Guruh, Kusnadi Ajak Warga Kediri Lakukan Ini

pdip-jatim-210906-pip-guruh-kediri-1

KEDIRI – Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur Kusnadi menghadiri sosialisasi pencairan beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) tahun 2021, melalui jalur aspirasi anggota Komisi X dari Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Guruh Sukarno Putra, di Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Kediri, kemarin.

Bersama Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Kediri Agus Sunoto, Kusnadi juga menyerahkan beasiswa PIP secara simbolik kepada perwakilan penerima beasiswa.

Dalam kesempatan itu, Kusnadi mengajak masyarakat, khususnya warga Kota Kediri untuk bersama-sama mengawasi pelaksanaan distribusi bantuan sosial (bansos) yang diberikan pemerintah agar tidak sampai terjadi penyimpangan.

Menurut Kusnadi, sudah jadi komitmen pemerintahan Presiden Joko Widodo untuk membantu masyarakat miskin. Terlebih di saat pandemi seperti sekarang ini.

Terkait itu, sebagai wakil rakyat, dirinya turun langsung melakukan pengawasan agar tidak terjadi penyimpangan terhadap bantuan sosial.

“Kita ini kan menjaga amanah, mereka menyebarkan kemana, kami harus datang, apakah memang benar disebarkan. Ada penyimpangan atau tidak, jangan sampai mencederai masyarakat kita,” tambahnya.

Pengawasan, sebut Kusnadi, tidak hanya pada beasiswa PIP, tapi juga program bansos lainnya seperti PKH. “Bantuan beasiswa Program Indonesia Pintar ini sudah turun sejak awal Agustus 2021. Syukur alhamdulillah sejauh ini tidak ada penyimpangan,” ucapnya.

Sementara itu, tenaga ahli Guruh Sukarno Putra, Didik Nurhadi yang juga menjabat Ketua Barisan Guruh Sukarno Putra (Bagus) menjelaskan, program beasiswa ini bertujuan agar seluruh generasi muda mengenyam pendidikan hingga lulus di bangku SMA atau sederajat.

Sesuai amanah dari putra Sang Proklamator RI, untuk Kota Kediri yang masuk Derah Pemilihan VI, diberi kuota sebanyak 1.000 beasiswa.

“Program ini untuk siswa sekolah selain di bawah naungan Kementerian Agama. Bagi siswa SD mendapatkan 450 ribu, SMP mendapat 750 ribu dan SMA atau SMK mendapatkan 1 juta. Tadi juga kami sampaikan aturan baru, untuk regulasi tahun ini selain Dapodik juga dilengkapi data kependudukan,” terangnya.

Didik juga menegaskan tidak ada bentuk pungutan liar dalam pendistribusian beasiswa PIP.

“Kami jamin tidak ada pungli. Apalagi ini di masa pandemi, juga upaya Pak Guruh agar segera diberlakukan program tatap muka. Bagi yang telah menerima program Kartu Indonesia Pintar, memang tidak bisa menerima program ini karena bersumberkan anggaran yang sama,” imbuhnya. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

PDI Perjuangan Pasuruan Soroti Kemandirian Fiskal dalam Raperda Pajak dan Retribusi Daerah

PASURUAN – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan menyampaikan pandangan umumnya terhadap Rancangan ...
LEGISLATIF

Nila Yani Dorong IKM Gresik Perkuat Modal dan Teknologi agar Tembus Industri Besar

GRESIK – Anggota Komisi VII DPR RI, Nila Yani Hardiyanti, mendorong pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) di ...
HEADLINE

Gelar Berani Berkomedi, PDIP Jatim Dorong Anak Muda Berani Kritik Sosial dan Politik

MALANG – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur mendorong generasi muda lebih berani mengangkat persoalan sosial dan politik ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong YKP Surabaya Garap Bisnis Rumah Bekas dan Material Bangunan Murah

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Baktiono mendorong PT Yekape Surabaya (Perseroda) mengembangkan ...
LEGISLATIF

Dana Desa Dipangkas hingga 70%, Guntur Wahono Serap Keluhan Kades di Blitar

BLITAR – Pemangkasan Dana Desa (DD) hingga 70 persen menjadi keluhan utama kepala desa (kades) di Kabupaten Blitar. ...
EKSEKUTIF

Proyek Pengendalian Banjir Surabaya Ditargetkan Rampung Pertengahan November

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menargetkan sejumlah proyek penanganan genangan, termasuk pembangunan ...