Selasa
21 Juli 2026 | 8 : 29

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Daniel Rohi: Peternak Sapi Perah Dusun Brau Butuh Bantuan Pemprov Jatim

pdip-jatim-danro-200421

MALANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur Daniel Rohi mengatakan, di tengah kondisi pandemi Covid-19, sektor industri pengolahan susu dan peternak sapi perah merupakan sektor perekonomian yang tangguh. Karena mampu bertahan bahkan cenderung meningkat produksinya.

Menurutnya, di saat aktivitas ekonomi sektor usaha lainnya cenderung menurun, hal tersebut tidak dirasakan para peternak sapi perah di Dusun Brau, Desa Gunung Sari, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.

Saat pandemi, kata Daniel, terjadi peningkatan kesadaran masyarakat untuk hidup sehat, dengan mengonsumsi makanan untuk meningkatkan imunitas tubuh. Sehingga kebutuhan akan susu untuk bahan konsumsi dan minuman juga meningkat.

“Kelompok peternak sapi perah tergolong masyarakat tangguh, yakni tidak merasakan merosotnya perekonomian akibat terdampak Covid-19. Bahkan terus meningkat permintaannya,” beber Daniel Rohi di Kota Malang, Senin (30/8/2021).

Dusun Brau sendiri, lanjut dia, merupakan sentra peternak susu sapi yang ada di wilayah Malang Raya. Beternak sapi perah, merupakan pekerjaan yang sudah dilakukan secara turun-temurun di Desa Brau oleh masing-masing penduduk yang berjumlah 190 kepala keluarga dan jumlah sapi mencapai 350 ekor.

“Di sana setiap harinya produksi susu 5000 liter. Warga semuanya punya sapi perah dengan produksi  20 liter per harinya. Peternak  sapi di sana juga telah melakukan diversifikasi pakan sehingga bisa menekan mahalnya pakan sapi perah,” terangnya.

Selama berdiskusi dan berdialog dengan para peternak yang bergabung dalam Koperasi Margo Makmur Mandiri yang diketuai Mohamad Munir, Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur ini juga mendukung upaya koperasi untuk  mengembangkan produksi susu yang variatif  menjadi olahan-olahan lain yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

Salah satunya mengolah hasil susu yang diproduksi menjadi keju organik. “Apalagi saat ini pemenuhan keju organik hampir 80 % adalah impor. Ini peluang sekali bagi peternak susu di Jatim untuk memperbanyak jumlah sapi perah untuk memproduksi susu  yang pasarnya mencapai 80%,” ujarnya.

Oleh karena itu, untuk meningkatkan kualitas produksi susu dan pengolahannya, dia berharap Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Peternakan mampu memberikan bantuan modal, peralatan, dan pembinaan kepada warga Dusun Brau.

Sehingga peternak sapi di Dusun Brau, selain menghasilkan susu dengan kualitas yang baik, juga dapat mulai memproduksi diversifikasi produk susu lainnya.

“Diversifikasi produk susu menjadi keju itu membutuhkan pembinaan dari pemerintah agar nantinya bisa bersaing dengan produk impor yang mendominasi pasar dalam negeri,” pungkas anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur tersebut. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Hasto: Program MBG Lebih Efektif Jika Libatkan Warung dan UMKM Lokal

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai Program Makan Bergizi Gratis akan lebih efektif jika melibatkan ...
KRONIK

Dongkrak UMKM, Business Matching BEC x SCF Capai Rp 1,22 Miliar

BANYUWANGI – Kolaborasi Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) yang digelar Pemkab Banyuwangi dan Sekarkijang Creative ...
EKSEKUTIF

Bupati Gresik Cup 2026, Wadah Menjaring dan Mengasah Kemampuan Atlet

GRESIK – Sebanyak 1.413 atlet resmi memulai persaingan di Bupati Gresik Cup 2026. Ajang ini sebagai wadah menjaring ...
UMKM

DPRD Kabupaten Pasuruan Kemas Produk UMKM Jadi Oleh-oleh untuk Tamu Kedinasan

KABUPATEN PASURUAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan terus menunjukkan komitmen nyata ...
KRONIK

RedTalks Segera Hadir, Ajak Generasi Muda Kupas Nasionalisme di Era Modern

SURABAYA – Di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital, makna nasionalisme terus ...
KABAR CABANG

Malam Ketika Sepak Bola Membuat Orang-orang Blitar Duduk Bersama

DINI hari biasanya identik dengan jalanan yang lengang. Tetapi Senin (20/7/2026), halaman Kantor DPC PDI Perjuangan ...