Minggu
19 April 2026 | 6 : 07

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Rakor Tiga Pilar, Kusnadi: Tangani Covid-19, Partai Harus Gotong Royong Membantu Rakyat

pdip-jatim-dpd-jatim-280821-kusnadi-a

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar rapat koordinasi secara daring, Sabtu (28/8/2021). Rakor diikuti para kader dari tiga pilar partai, yakni kepala dan wakil kepala daerah, pimpinan DPRD kabupaten dan kota, serta Ketua DPC kabupaten dan kota se-Jawa Timur.

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Kusnadi SH MHum dalam pidatonya memaparkan berbagai penanganan dan dampak pandemi Covid-19 di Jawa Timur. Untuk vaksinasi, hingga 27 Agustus 2021, dari total target vaksinasi sebanyak 31 juta terealisasi 9 juta atau setara 29,11% untuk dosis pertama dan 5 juta atau setara 16,47% untuk dosis kedua.

Di sisi lain, Kusnadi menjelaskan, dari pelaksanaan vaksinasi itu memunculkan probem-problem mulai dari dosis vaksin yang habis hingga sejumlah tenaga kesehatan yang terpapar virus.

“Meledaknya angka covid-19 membuat nakes juga terpapar sehingga vaksinasi-pun terhambat. Target 70% dari 31 juta belum bisa kita perkirakan kapan kita bisa memperolehnya.”

Pagebluk juga menimbulkan berbagai dampak ekonomi. Menurut Kusnadi, pandemi covid-19 juga mengacaukan sistem keuangan pemerintah. “Akibat pandemi Covid-19 yang sudah kita jalani satu tahun lebih ini, banyak muncul orang miskin baru, pengangguran baru, hingga yatim piatu di Provinsi Jawa Timur.”

Kusnadi mengungkapkan, ada sekitar 9 ribu pasangan suami istri di Jawa Timur yang meninggal dunia. “Jika setidaknya setiap keluarga punya 2 anak, berarti ada 18 ribu anak yatim piatu.”

Maka dari itu, cetus Kusnadi, “Sebagai partai pemerintah, saat ini kita harus bergotong royong memberikan bantuan untuk meringankan beban masyarakat. Pengendalian Covid-19 tidak bisa dilakukan secara terpisah, harus terpadu. Tidak bisa hanya dilakukan oleh satu dua pihak saja.”

Sejumlah kader partai di posisi eksekutif maupun legislatif tingkat pusat memberikan masukan dalam rakor tersebut. Diantaranya Menteri Sosial Tri Rismaharini dan Anggota DPR RI MH Said Abdullah. Mantan bupati Ngawi sekaligus Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim Ir Budi Sulistyono juga memberikan berbagai masukan pada rakor tersebut. (sani/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Tari Reco Banteng Buka Musancab PDI Perjuangan Ngawi

NGAWI – Hentakan kaki para penari memecah suasana Pendopo Wedya Graha Kabupaten Ngawi, Minggu (19/4/2026). Irama ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Tegaskan Tak Ada Toleransi Kekerasan Seksual, Soroti Kasus di Kampus

Puan Maharani menegaskan tidak ada toleransi terhadap kekerasan seksual di kampus dan mendorong evaluasi menyeluruh ...
EKSEKUTIF

Bongkar Fasad Eks Toko Nam, Pemkot Surabaya Kembalikan Fungsi Pedestrian

Pemkot Surabaya akan membongkar fasad eks Toko Nam di Embong Malang untuk mengembalikan fungsi pedestrian, tetap ...
KRONIK

HUT Klenteng Hoo Tong Bio Banyuwangi, Bupati Ipuk Sebut Momentum Perkuat Harmoni

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menghadiri perayaan HUT ke-242 Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) ...
RUANG MERAH

Setelah Persamuhan di Bandung, 71 Tahun Silam…

Oleh Eri Irawan* SETELAH persamuhan di Bandung, 71 tahun silam, dunia tidak banyak berubah. Perang Dingin memang ...
EKSEKUTIF

Mas Ipin Ajak Laki-laki Evaluasi Diri dan Tekan Ego Patriarki demi Kesetaraan

Bupati Trenggalek Mas Ipin ajak laki-laki evaluasi diri dan tekan ego patriarki dalam perjuangan kesetaraan gender ...