Minggu
20 September 2026 | 12 : 42

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Rakor Tiga Pilar, Kusnadi: Tangani Covid-19, Partai Harus Gotong Royong Membantu Rakyat

pdip-jatim-dpd-jatim-280821-kusnadi-a

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar rapat koordinasi secara daring, Sabtu (28/8/2021). Rakor diikuti para kader dari tiga pilar partai, yakni kepala dan wakil kepala daerah, pimpinan DPRD kabupaten dan kota, serta Ketua DPC kabupaten dan kota se-Jawa Timur.

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Kusnadi SH MHum dalam pidatonya memaparkan berbagai penanganan dan dampak pandemi Covid-19 di Jawa Timur. Untuk vaksinasi, hingga 27 Agustus 2021, dari total target vaksinasi sebanyak 31 juta terealisasi 9 juta atau setara 29,11% untuk dosis pertama dan 5 juta atau setara 16,47% untuk dosis kedua.

Di sisi lain, Kusnadi menjelaskan, dari pelaksanaan vaksinasi itu memunculkan probem-problem mulai dari dosis vaksin yang habis hingga sejumlah tenaga kesehatan yang terpapar virus.

“Meledaknya angka covid-19 membuat nakes juga terpapar sehingga vaksinasi-pun terhambat. Target 70% dari 31 juta belum bisa kita perkirakan kapan kita bisa memperolehnya.”

Pagebluk juga menimbulkan berbagai dampak ekonomi. Menurut Kusnadi, pandemi covid-19 juga mengacaukan sistem keuangan pemerintah. “Akibat pandemi Covid-19 yang sudah kita jalani satu tahun lebih ini, banyak muncul orang miskin baru, pengangguran baru, hingga yatim piatu di Provinsi Jawa Timur.”

Kusnadi mengungkapkan, ada sekitar 9 ribu pasangan suami istri di Jawa Timur yang meninggal dunia. “Jika setidaknya setiap keluarga punya 2 anak, berarti ada 18 ribu anak yatim piatu.”

Maka dari itu, cetus Kusnadi, “Sebagai partai pemerintah, saat ini kita harus bergotong royong memberikan bantuan untuk meringankan beban masyarakat. Pengendalian Covid-19 tidak bisa dilakukan secara terpisah, harus terpadu. Tidak bisa hanya dilakukan oleh satu dua pihak saja.”

Sejumlah kader partai di posisi eksekutif maupun legislatif tingkat pusat memberikan masukan dalam rakor tersebut. Diantaranya Menteri Sosial Tri Rismaharini dan Anggota DPR RI MH Said Abdullah. Mantan bupati Ngawi sekaligus Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim Ir Budi Sulistyono juga memberikan berbagai masukan pada rakor tersebut. (sani/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

8.000 Jamaah Padati Pendopo Blitar, Rijanto Ajak Teladani Akhlak Rasulullah

BLITAR – Sekitar 8.000 jamaah memadati Pendopo Sasana Adhi Praja Kabupaten Blitar, Sabtu (19/9/2026), untuk ...
HEADLINE

PDI Perjuangan Jatim Bagikan 2.000 Paket Sembako, Said Abdullah: Jangan Lihat Pilihan Politiknya

BANYUWANGI – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur membagikan sebanyak 2.000 paket sembako kepada masyarakat di Kabupaten ...
KRONIK

Soekarno Run BWX 2026, PDI Perjuangan Jatim Jadikan Banyuwangi Pusat Sport Tourism

BANYUWANGI – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur akan menggelar ajang sport tourism Soekarno Run BWX di Kabupaten ...
KRONIK

Angka Kemiskinan Banyuwangi Turun, PDI Perjuangan Jatim Ingatkan Dampaknya Harus Dirasakan Wong Cilik

SURABAYA – Angka kemiskinan Kabupaten Banyuwangi terus menunjukkan tren penurunan dalam lima tahun terakhir. ...
LEGISLATIF

Kanang Pantau Distribusi Bantuan Pangan di Ngawi, Soroti Sinergi KDMP-Bulog

NGAWI – Anggota Komisi VI DPR RI Ir. Budi Sulistyono (Kanang) memantau distribusi bantuan pangan oleh Perum Bulog ...
LEGISLATIF

Erma Susanti Minta Pemprov Jatim Selamatkan Lahan Sebelum Jadi Puso

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur Erma Susanti meminta Pemprov Jatim mempercepat langkah menghadapi ...