Rabu
16 September 2026 | 12 : 35

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Edukasi Calon Pengantin, Ini Yang Disampaikan Nia Kurnia Fauzi

PDIP-Jatim-Bu-Nia-26082021

SUMENEP – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur menggelar penyuluhan kesehatan reproduksi bagi calon pengantin di Kecamatan Bluto, Rabu (25/8/2021).

Ketua TP PKK Sumenep, Nia Kurnia Fauzi mengatakan, penyuluhan ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang handal bagi calon pengantin. Menurut dia, sebelum calon pengantin berumah tangga, perlu mengetahui dan menjaga kesehatan reproduksi.

“Ini penting bagi calon pengantin untuk membentuk generasi yang sehat, unggul dan berkualitas,” ujar Nia.

Untuk mendapatkan keturunan yang sehat, jelas Nia, suami dan istri harus sehat. Dia mengibaratkan seperti tanaman. Untuk mendapatkan hasil panen yang baik, maka lahan yang akan ditanami harus sehat dan subur.

“Bagaimana agar mendapat lahan yang sehat, iya perlu dikasih pupuk. Sama halnya dengan pasangan suami istri, untuk mendapatkan keturunan yang sehat, iya perlu diberi gizi. Itu sebabnya, sebelum menikah ada pemeriksaan kesehatan seperti pemeriksaaan fisik, pemeriksaan penunjang dan status imunisasi TT,” jelasnya.

Untuk itu, bagi calon pengantin perlu mengetahui dan menjaga kesehatan reproduksi, hal itu dilakukan untuk menjalankan proses, fungsi dan perilaku reproduksi yang sehat dan aman. Calon pengantin perempuan akan menjadi calon ibu yang harus mempersiapkan kehamilannya dan calon pengantin laki-laki akan menjadi calon ayah yang juga harus memiliki kesehatan yang baik.

“Karena itu, suami dan istri mempunyai hak dan kewajiban yang sama untuk menjaga kesehatan reproduksi,” ucap istri Bupati Fauzi itu.

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep ini mengajak peran serta seluruh kader TP PKK di masing-masing desa untuk lebih proaktif melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, akan pentingnya kesehatan reproduksi calon pengantin di kabupaten berjuluk Kota Keris.

“Dengan adanya sosialisasi yang masif kepada masyarakat diharapkan ada peningkatan kualitas generasi yang sehat, berkualitas dan tangguh,” ujarnya.

Selebihnya, perempuan berparas cantik ini, mengimbau kepada masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) dan ketentuan lain di masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3.

“Mari bersama-sama kita berdoa mudah-mudahan pandemi Covid-19 segera berakhir, dan masyarakat bisa beraktivitas normal kembali seperti sebelum-sebelumnya,” ucapnya. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

KPU Kabupaten Pasuruan Kaji Penataan Dapil Pemilu 2029, DPC PDIP Sampaikan Pertimbangan Beban Anggaran

KABUPATEN ‎PASURUAN – KPU Kabupaten Pasuruan, secara internal mulai mengkaji penataan daerah pemilihan (dapil) ...
KRONIK

IKS-PI Cup 3 Jadi Ruang Pembinaan Remaja, Doding: Silat Harus Bermuara ke Prestasi  

IKS-PI Cup 3 Trenggalek menjadi ruang pembinaan pesilat muda sekaligus menekan tawuran dan kenakalan remaja. Doding ...
HEADLINE

Said Abdullah: Gaji P3K 2027 Ditanggung Pusat, Disiapkan Anggaran Rp23 Triliun

JAKARTA — Kabar baik bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Mulai 2027, gaji atau honorarium P3K ...
EKSEKUTIF

Rijanto: Komunikasi Lintas Kelompok Penting untuk Jaga Kerukunan Blitar

BLITAR — Bupati Blitar Rijanto menegaskan pentingnya komunikasi dengan berbagai kelompok keagamaan untuk menjaga ...
EKSEKUTIF

Eri Siapkan Bendera Hitam untuk PD yang Gagal Bina Kampung Pancasila

SURABAYA — Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyiapkan sanksi simbolik berupa bendera hitam bagi perangkat daerah ...
KRONIK

Amin Thohari Kembali Salurkan Air Bersih, Kini 2 Desa di Kedungadem

BOJONEGORO– Anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro Fraksi PDI Perjuangan, Amin Thohari, kembali menyalurkan bantuan air ...