SURABAYA – Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono mengapresiasi keteladanan para pelajar se-Surabaya yang telah bergotong royong membantu sesama dalam menghadapi pandemi Covid-19.
Mereka menyerahkan bantuan uang tunai Rp 1,047 miliar. Juga ada 134,5 ton beras, 35.628 liter minyak goreng, 42,7 ton gula, dan 11.401 dus mie instan.
Bantuan diserahkan Jumat lalu di Balai Kota Surabaya oleh para pelajar kepada Wali Kota Eri Cahyadi, didampingi Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono, dan jajaran pimpinan daerah lainnya.
“Apa yang dilakukan para pelajar Surabaya ini adalah keteladanan sekaligus kabar gembira bahwa ternyata tradisi gotong royong telah mengakar sejak dini di kalangan generasi belia kita,” ungkap Adi, Minggu (15/8/2021).
Dia mengatakan, para pelajar Surabaya telah membuktikan bahwa di masa sulit pun, ada satu karakter yang tidak boleh berubah, yaitu rasa kemanusiaan.
Menurutnya, rasa kemanusiaan akan mampu menumbuhkan sikap saling membantu, untuk menghadapi segala tantangan zaman.

”Yang menyatukan manusia di atas segala perbedaan agama, ideologi, suku, dan latar belakang adalah rasa kemanusiaan. Itu sudah terpatri di jiwa anak-anak muda Surabaya. Ini sangat membanggakan. Terima kasih anak-anakku,” ucap Adi yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya.
Mantan wartawan ini pun menyampaikan terima kasih kepada para orangtua dan seluruh guru yang telah mendidik para pelajar di Kota Pahlawan.
Sebab, sebutnya, mereka terbukti berhasil menumbuhkan karakter yang baik di kalangan anak muda Surabaya.
”Pendidikan karakter tampak nyata dalam gerakan gotong royong ini. Membantu antar-pelajar, mengulurkan tangan bagi siapapun yang membutuhkan bantuan. Merelakan sebagian kepunyaan kita untuk menolong sesama,” papar Adi.
Dari sisi kebijakan, lanjutnya, DPRD Surabaya akan mendukung penuh setiap upaya Wali Kota Eri Cahyadi dalam mengembangkan pendidikan karakter di Kota Pahlawan.
”Pendidikan karakter akan memastikan anak-anak muda Surabaya tumbuh menjadi generasi yang menguasai sains, berdaya saing global, tapi tetap membumi, mempunyai sifat welas asih, menghormati orang tua, dan mengutamakan kemanusiaan di atas segalanya,” ujarnya. (goek)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS













