Kamis
18 Juni 2026 | 1 : 47

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kepada Wabup Bojonegoro, Petani Cabai dan Semangka di Padangan Mengaku Tak Terdampak Pandemi

pdip-jatim-wabup-bojonegoro-030821-budi-irawanto

BOJONEGORO – Wakil Bupati Bojonegoro, H Budi Irawanto MPd mengunjungi lahan pertanian cabai dan semangka milik warga di Desa Ngeper Kecamatan Padangan, Selasa (3/8/2021).

“Kunjungan ini upaya untuk pembangunan pertanian di perdesaan. Lahan pertanian adalah potensi desa sebagai basis ekonomi lokal pedesaan yang bisa menyerap tenaga kerja lokal. Saat ini disadari atau tidak bahwa pertanian menjadi faktor utama sebagai penyangga di masa pandemi Covid-19,” ucap Wakil Bupati Bojonegoro yang biasa disapa Mas Wawan.

Dengan memaksimalkan lahan pertanian dan menggali potensi yang bisa panen, lanjut dia, pertanian sebagai alternatif perekonomian di desa untuk menopang kemandirian ekonomi daerah. Selain itu, bertujuan menjaga ketahanan pangan lokal.

“Agar masyarakat dapat menikmati hasil panen dari pangan setempat dengan harga terjangkau,” kata wakil bupati kader dari PDI Perjuangan ini.

Wabup Budi Irawanto menambahkan, bahwa di Jawa Timur, Kabupaten Bojonegoro menjadi salah satu andalan di sektor pangan. Apalagi Bojonegoro terkenal sebagai lumbung pangan melalui sektor pertanian. sehingga dapat diandalkan dalam menampung stok pangan di Jawa Timur bahkan nasional di saat pandemi ini.

Namun, menurutnya, hal itu tidak bisa dilakukan sendiri. Perlu kerjasama semua pihak agar pertanian bisa berjalan maksimal. Karena dalam kondisi seperti ini banyak petani yang ragu untuk memulai. Perlu kolaborasi antara pemodal dan petani.

Pihaknya berharap Pertanian Cabai dan Semangka di Desa Ngeper ini bisa menjadi contoh untuk desa lain. Selain bisa menyerap tenaga kerja juga dapat menumbuhkan ekonomi di tingkat desa dan menjadi kemandirian ekonomi tingkat daerah.

Selain itu, pihaknya juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Bojonegoro pada kondisi saat ini untuk tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19. Yakni menjaga jarak, mencuci tangan dan tak lupa memakai masker.

Sementara itu, Arif Saifudin, 43 tahun, salah satu Petani Lombok di Desa Ngeper Kecamatan Padangan mengatakan, saat ini pertanian tidak begitu terdampak saat pandemi. Ukurannya, kata dia, untuk memenuhi kebutuhan wilayah Bojonegoro saja masih kurang.

Pada tahun ini ia mengaku menggarap lahan seluas 2,5 hektar yang terbagi dua tanaman yakni Cabai dan semangka.

“Modal perkiraan mencapai 100 juta dan saat panen kondisi saat ini bisa mencapai 70 – 100 persen,” ucap Arif Saifudin.

Menurutnya, lahan pertanian seluas setengah hektar bisa mempekerjakan 30 orang. Tentunya ini bisa menyerap tenaga kerja lokal apalagi kondisi pandemi saat ini. mungkin bisa menjadi salah satu solusi di tingkat desa. (sut/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Jember Minta Semua Pihak Menahan Diri Terkait Polemik Batalyon TP di Silo

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto meminta seluruh pihak menahan diri terkait polemik pembangunan Batalyon Teritorial ...
LEGISLATIF

Empat Masalah Serius Sektor Pertanian Kabupaten Pasuruan

KABUPATEN PASURUAN – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan menyoroti empat persoalan utama yang dinilai ...
KABAR CABANG

PAC Ngariboyo Magetan Salurkan Bantuan untuk Warga Lansia

MAGETAN – Dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno 2026, PAC PDI Perjuangan Kecamatan Ngariboyo menggelar ...
KRONIK

Novita Hardini Siapkan Jalan bagi Talenta Muda Lewat UPRINTIS Futsal League 2026

Anggota DPR RI Novita Hardini menggelar UPRINTIS Futsal League 2026 sebagai wadah pembinaan talenta muda ...
KABAR CABANG

PDIP Kota Malang Gelorakan Semangat Gotong Royong Lewat Beragam Aksi Nyata di Bulan Bung Karno 2026

DPC PDI Perjuangan Kota Malang menggelar rangkaian kegiatan Bulan Bung Karno 2026 mulai dari bakti sosial, bazar ...
KRONIK

PDI Perjuangan Ingatkan 169 Juta Kelas Menengah Terancam Ambruk Imbas Pertamax Naik

SURABAYA – Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Industri, Perdagangan, dan Tenaga Kerja, Darmadi Durianto, ...