Rabu
12 Agustus 2026 | 6 : 38

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kematian Akibat Covid-19 di Jatim Tertinggi, Deni Wicaksono Pertanyakan Belum Definitifnya Jabatan Kepala Dinkes

pdip-jatim-dprd-jatim-290721-deni-wicaksono-a

SURABAYA – Anggota DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mempertanyakan belum definitifnya jabatan Kepala Dinas Kesehatan Pemprov Jatim hingga saat ini. Padahal belasan jabatan lainnya sudah terisi dalam proses mutasi jabatan hari kemarin.

“Bagaimana mungkin di tengah pandemi yang mengganas, kasus kematian akibat Covid-19 di Jatim tertinggi se-tanah air, ternyata dinas kesehatan tidak memiliki pejabat definitif,” kata Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Deni Wicaksono, Rabu (28/7/2021).

Menurut Deni, pelaksana tugas (Plt) kepala dinas tidak bisa disamakan dengan pejabat definitif. Fungsi pelayanan bisa saja tetap berjalan. Tetapi aspek perencanaan, penganggaran, hingga realisasi target sulit optimal.

“Karena Plt juga merangkap jabatan di OPD (organisasi perangkat daerah) lain. Konsentrasi dan fokus kerjanya pasti terpecah.” Katanya.

Deni Wicaksono menambahkan, menghadapi situasi pandemi Covid-19 saat ini, peran dinas kesehatan menjadi penting dalam upaya penanganan. Deni pun mempertanyakan kebijakan Gubernur Jatim yang masih membiarkan rangkap jabatan posisi kepala dinas kesehatan.

“Bagaimana mungkin konsentrasi pejabat puncak di dinas kesehatan harus dibagi? Ini bukan salah dinkes-nya, tapi kebijakan Gubernur yang tidak paham situasi,” katanya.

Deni pun menilai hal itu menunjukkan jika gubernur tidak mempunyai prioritas.  “Dan patut diduga lebih mementingkan faktor politik dalam memilih pejabat definitif ketimbang urgensi penanganan pandemi,” imbuhnya.

Pada akhir keterangannya, Deni Wicaksono berharap kepada gubernur untuk berpikir lebih strategis dengan menempatkan keselamatan rakyat pada prioritas tertinggi. Dimana dinas kesehatan sebagai garda depan dalam hal tersebut. Apalagi, kata politisi muda ini, pada pandemi Covid-19 jilid dua ini, kasus kematian di Jawa Timur tertinggi se-Indonesia.

“Gubernur harus berpikir strategis seperti itu. Kita doakan Ibu Gubernur dianugerahi kearifan dalam kepemimpinannya, tidak anti kritik, dan punya prioritas yang jelas,” pungkasnya. (hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Mas Dhito Tegaskan Bullying Tak Boleh Dibiarkan, Masa Depan Kediri di Tangan Anak Muda

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan bullying dan pergaulan bebas harus dicegah di kalangan pelajar. ...
KRONIK

Drama Tujuh Gol, Banteng Kalbar Taklukkan Maluku 4-3 di Soekarno Cup 2026

SURABAYA – Tim Banteng Kalimantan Barat (Kalbar) berhasil mengamankan tiga poin perdana setelah memenangi laga ...
SEMENTARA ITU...

Wabup Lamongan Lepas 38 Anggota Pramuka ke Jambore Nasional 2026

LAMONGAN – Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Wakamabicab) Gerakan Pramuka Lamongan sekaligus Wakil Bupati ...
EKSEKUTIF

Mas Ipin Turun ke Pesisir Munjungan, Tegaskan Pemkab Trenggalek Hadir dan Serap Aspirasi Warga

TRENGGALEK – Bupati Trenggalek M. Nur Arifin menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk tetap hadir di tengah ...
LEGISLATIF

Kanang Serahkan Tiga Unit Combine Harvester untuk Poktan di Ngawi

NGAWI – Kabupaten Ngawi dikenal sebagai salah satu daerah lumbung padi nasional. Di tingkat Jawa Timur, Ngawi juga ...
UMKM

Polikultur Rumput Laut dan Bandeng di Pangkahkulon Gresik Dilirik DPRD, Kades Sebut Air Tambak Jernih seperti Akuarium

GRESIK — Inovasi budidaya rumput laut yang dipadukan dengan ikan bandeng dan udang (polikultur) di Desa ...