Senin
14 September 2026 | 12 : 10

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ketua Fraksi Banteng Lamongan Imbau Warga Ikuti Vaksinasi

pdip-jatim-dprd-lamongan-17072021-ratna-mutia-marhaeni

LAMONGAN – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Lamongan, Ratna Mutia Marhaeni mengimbau warga untuk mengikuti Vaksinasi Covid-19. Penyintas Covid-19 ini juga meminta warga yang telah divaksin untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.

Menurut Ratna, ia terus mengingatkan kepada masyarakat Lamongan yang belum mengikuti vaksinasi Covid-19 agar tidak ragu untuk ikut. Baik vaksinasi yang diselenggarakan oleh TNI, Polri, maupun pemerintah.

“Vaksinasi adalah bentuk ikhtiar negara untuk mengakhiri pandemi Cobid-19,” katanya, dihubungi melalui sambungan telepon, Sabtu (17/7/21).

Wakil rakyat bertugas di Komisi D ini menjelaskan, vaksinasi bertujuan melatih agar tubuh mengenali dan melawan serta kebal terhadap virus atau bakteri, khususnya Covid-19 saat ini.

Soal berbagai kabar beredar yang menyebutkan vaksin COvid-19 menimbulkan berbagai efek bagi tubuh, politisi perempuan ini mengatakan hal tersebut hanya sekadar ketidaknyamanan yang bersifat sementara.

“Sakitnya hanya karena ditusuk jarum suntik, kemudian ada bengkak. Mungkin juga ada yang sedikit mengalami demam, tapi itu tidak akan berlangsung lama,” imbuh Ratna Mutia Marhaeni.

Kalau vaksin efektif, lanjut Ratna, maka akan segera terbentuk antibodi sehingga tubuh akan kebal terhadap penyakit yang spesifik. “Maka mari sayangi diri kita dan keluarga kita dengan berbondong-bondong ke pos-pos pelayanan vaksinasi Covid khususnya di Lamongan,” ucap Ratna.

Legislator di komisi DPRD yang mejadi mitra kerja bidang kesehatan pemkab itu juga menyakinkan jik vaksin Covid-19 telah melalui serangkaian uji klinis. Sehingga bisa dipastikan keamanannya, khasiat, dan mutunya oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta para ahli kesehatan. Tidak itu saja, vaksin Covid juga telah mendapat restu dari Majelis Ulama Indonesia.

Sebelum menutup telepon, Ratna juga mememinta kepada warga Lamongan yang telah divaksin untuk tidak mengabaikan protokoler kesehatan. Karena kekebalan itu baru muncul satu bulan setelah vaksin.

“Dan dalam satu bulan itu masih sangat dimungkinkan untuk terpapar lagi jika masyarakat tidak patuh dengan protokoler kesehatan. Apalagi ada kemungkinan varian Covid bisa berubah,” pungkas Ratna. (ak/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

SRC 2026 Jadi Kawah Candradimuka, Surabaya Bidik 250 Emas di Porprov 2027

SURABAYA — Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menjadikan Surabaya Rising Champion (SRC) 2026 sebagai salah satu ...
HEADLINE

Soekarno Run Banyuwangi Libatkan Disabilitas Netra Layani Sport Massage Pelari

Soekarno Run Banyuwangi melibatkan penyandang disabilitas netra dalam layanan sport massage bagi peserta sebagai ...
KABAR CABANG

DPC Tulungagung Gelar Pelatihan Pelatihan Kader Perempuan Akar Rumput

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menggelar pelatihan kader perempuan ...
KABAR CABANG

Perkuat Akar Rumput, DPC PDIP Kota Batu Road Show Serahkan SK ke Ranting

MALANG — Memperkuat konsolidasi hingga tingkat akar rumput, DPC PDI Perjuangan Kota Batu memilih turun langsung ...
KRONIK

Bupati Fauzi di Tatorbangan Ritual Culture 2026: Generasi Muda Harus Ambil Peran Jaga Warisan Leluhur

SUMENEP – Pemerintah Desa (Pemdes) Torbang, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, menggelar Tatorbangan Ritual ...
KRONIK

Atasi Kekeringan di Bojonegoro, Legislator Amin Thohari Salurkan Bantuan Air Bersih ke Desa Terdampak

​BOJONEGORO – Musim kemarau panjang yang memicu kekeringan di sejumlah wilayah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, ...