Sabtu
26 September 2026 | 3 : 21

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ansor Sampaikan Komitmen Bantu Jokowi-JK dari Luar Parlemen

pdip-jatim-anas-ansor-1

JAKARTA – Meski Koalisi Indonesia Hebat (KIH) pengusung Joko Widodo-Jusuf Kalla gagal menguasai parlemen, namun duo yang dikenal dengan sebutan Jokowi-JK itu tak kekuarangan dukungan dari kalangan masyarakat. Salah satu unsur masyarakat yang siap membantu Jokowi-JK adalah Gerakan Pemuda (GP) Ansor, sebuah organisasi otonom di bawah Nahdlatul Ulama (NU).

Menurut Ketua Umum GP Ansor, Nusron Wahid, nantinya program-program Jokowi-JK dalam pendidikan, peningkatan perekonomian dan pengentasan kemiskinan harus benar-benar didukung masyarakat. Ansor pun sudah siap membantu program Jokowi-JK.

Menurut Nusron, persoalan kemiskinan memang menjadi salah satu pekerjaan rumah yang harus dituntaskan Jokowi-JK. Karenanya, upaya pengentasan kemiskinan harus mendapat dukungan.

“Kita berkomitmen nanti bersama pemrintahan Jokowi-JK akan ikut terlibat dalam pengentasan kemiskinan,” kata Nusron di acara pembukaan Konferensi Besar XIX GP Ansor sekaligus peluncuran bukunya yang berjudul “Keuangan Inklusif-Membongkar Hegemoni Keuangan” di Jakarta, Jumat (10/10) malam.

Politikus muda Golkar itu menegaskan, Ansor sebagai bagian dari generasi muda tidak boleh berdiam diri melihat kenyataan tentang kemiskinan. “Sebagai pemuda usia produktif, kita tidak boleh nganggur dan tidak malu. Dan kita tidak boleh masuk pada kemiskinan selamanya,” tandas Nusron di hadapan wakil presiden terpilih, Jusuf Kalla dan Wakil Ketua MPR RI, Oesman Sapta Odang.

Namun demikian Nusron juga mengingatkan adanya hambatan bagi Jokowi-JK dari pihak legislatif. Sebab, kenyataannya memang Koalisi Indonesia Hebat (KIH) yang mengusung Jokowi-JK tidak menguasai parlemen.

Nusron yang juga anggota DPR itu mengharapkan agar jangan sampai hegemoni legislatif tidak mau memberikan ruang bagi eksekutif. “Maka itu, kita perlu mengkontrol agar tidak ada terjadi tirani mayoritas dan dominasi legislatif atas pemerintahan kita ke depan,” tukasnya.

Sedangkan JK saat menyampaikan sambutannya mengapresiasi pemikiran Nusron yang dituangkan dalam buku itu. Menurut JK, penggerak ekonomi haruslah dimulai dari bawah.

“Ini perlu kita sadari dan pahami. Ini sangat menetukan dalam upaya mewujudkan kemakmuran masyarakat karena pertumbuhan ekonomi harus dilakukan dari bawah,” kata JK yang dalam kesempatan itu menyampaikan terima kasihnya kepada Nusron dan GP Ansor yang telah membantu secara luar biasa dalam memenangi pemilihan presiden lalu.(boy/jpnn)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

OLAHRAGA

Pemkot Surabaya Siapkan Fasilitas Olahraga Gratis untuk Putaran Nasional Piala Soeratin

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan sejumlah fasilitas olahraga milik pemerintah kota untuk ...
KRONIK

Bukan Cuma Soal Trofi, Bupati Lukman Sebut PORSADIN Jadi Ajang Level Up Karakter Santri Bangkalan

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, mengingatkan para santri diniyah untuk menjaga kepercayaan dan tanggung ...
KRONIK

E-PAD dan SIMPLING Masuk Nominasi JAWARA 2026, Bupati Ipuk: Kami Kembangkan Sesuai Kebutuhan Masyarakat

BANYUWANGI – Dua inovasi Banyuwangi, E-PAD dan SIMPLING (Sistem Informasi Manajemen Pelayanan Laboratorium ...
KABAR CABANG

DPC Ngawi Cek Rutin Kesehatan Pengurus, Agar Tetap Bugar Dampingi Rakyat

NGAWI – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi menggelar pemeriksaan kesehatan bagi pengurus partai di Kantor ...
LEGISLATIF

Anas Karno: Layanan Online dan Kehadiran ASN di Balai RW Harus Berjalan Bersamaan

SURABAYA – Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya Anas Karno menegaskan seluruh upaya untuk memberikan pelayanan ...
LEGISLATIF

Novita Hardini: Ekspansi Industri Tak Boleh Abaikan Aspek Ekologis

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini menegaskan ekspansi industri harus berjalan seiring dengan ...