Minggu
30 Agustus 2026 | 5 : 48

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Warga Kenjeran Sempat Ricuh, Ashri Minta Aparat Kedepankan Langkah Persuasif

PDIP-Jatim-Ashri-H-13072021

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Surabaya, Ashri Yuanita Haqie, menyayangkan pengusiran petugas gabungan yang hendak melakukan operasi yustisi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jl. Raya Bhineka, Kecamatan Kenjeran, Kota Surabaya pada Sabtu malam (10/7/2021).

Menurutnya, masyarakat selayaknya mematuhi semua aturan PPKM Darurat. Pemerintah menerapkan PPKM Darurat dengan tujuan untuk menjaga keselamatan seluruh lapisan masyarakat.

“Bersyukur, pihak warga sudah bisa menerima. Karena saat itu mungkin warga kaget, dengan kondisi pandemic, tiba-tiba ada iring-iringan satpol PP kecamatan, dan Polsek. Mungkin nanti dengan pendekatan dan pengertian ke masyarakat insyaallah menjadi lebih baik,” terang Ashri, Selasa (13/7/2021).

Anggota Komisi C DPRD Kota Surabaya ini mengajak masyarakat untuk bisa mensupport semua ketetapan pemerintah dengan protokol kesehatan. Menurutnya, masyarakat harus sadar betapa pentingnya vaksin untuk menunjang herd immunity (kekebalan kelompok, red), sehingga pembatasan tidak berlarut-larut dan kondisi bisa normal kembali.

”Sosialisasi dari pemerintah di semua tingkatan harus dilakukan secara masif, agar seluruh lapisan masyarakat bisa menerima informasi secara baik dan benar. Semoga pandemi segera diatasi,” beber Ashri.

Selain itu, ia juga mengajak aparat yang bertugas penertiban PPKM Darurat ini untuk lebih mengedepankan pendekatan humanis. Artinya, jelas Asri, lebih mengedepankan tindakan persuasif.

“Meski harus menegakkan aturan dengan tegas, namun harus dilakukan dengan cara persuasif. Karena saat ini kondisi masyarakat juga sedang kesulitan dalam mencari nafkah. Apalagi, di PPKM Darurat, jam mencari nafkah mereka dibatasi sehingga dipastikan akan lebih mempersulit kinerja mereka,” jelasnya.

“Terutama yang selama ini mencari nafkah dengan berdagang. Aparat juga harus menyadari, mereka sudah sulit mencari makan buat keluarga,” pungkas Ashri. (arul/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Banyuwangi Shrimp Fiesta, Upaya Bupati Ipuk Kampanyekan Potensi Udang

BANYUWANGI – Kabupaten Banyuwangi memiliki beragam potensi perikanan yang terus dikembangkan. Salah satunya ...
KRONIK

Agung Priyanto Soroti Persoalan Desil, Minta PAC dan Ranting Aktif Dampingi Warga

PONOROGO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Ponorogo, Agung Priyanto, menyoroti persoalan data desil ...
LEGISLATIF

Pokmas Tak Lagi Berlaku, Yuzar Rasyid Tetap Kawal Aspirasi Warga Kemasan Soal Rombong

Anggota DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid tetap mengawal aspirasi warga Kemasan soal bantuan rombong meski program ...
KRONIK

Gencar Perbaiki Rumah Warga Miskin, Banyuwangi Diganjar Bonus Insentif Pusat

BANYUWANGI – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan ...
SEMENTARA ITU...

Filosofi Tombak Korowelang di Jamasan Pusaka Trenggalek: Pemimpin Harus Ngopeni Rakyat dan Memberi Piwulang

Jelang Hari Jadi ke-832 Trenggalek, puluhan pusaka dijamasi. Ketua DPRD Doding Rahmadi mengungkap filosofi Tombak ...
KRONIK

Didik Nurhadi: Nasionalisme dan Religiusitas Jadi Kekuatan Indonesia

JOMBANG — Wakil Ketua Bidang Kebudayaan dan Pendidikan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Didik Nurhadi menegaskan, ...