Jumat
17 April 2026 | 5 : 18

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Wakil Ketua DPRD Lumajang Ingatkan Pentingnya Pemuda di Mata Bung Karno

pdip-jatim-dprd-lumajang-300621-bukasan

LUMAJANG – Perubahan besar sebuah negara bahkan dunia tak lepas dari andil pemuda seperti pernyataan dari Bapak Bangsa, Bung Karno. Hal ini disampaikan Wakil Ketua DPRD Lumajang, H Bukasan SPd MM saat melakukan talkshow di Studi Radio Semeru FM Lumajang, Selasa (29/6/2021).

Dalam kesempatan tersebut, Bukasan mengingatkan kepada para pemuda, betapa pentingnya peran dan kedudukan pemuda di mata Bung Karno. Menurutnya, secara eksplisit menggambarkan harapan agar pemuda tergugah bahwa mereka memiliki pemikiran visioner, usia yang mumpuni dan penuh gelora mampu bergerak di semua aspek.

“Saya mengutip kata-kata Bung Karno, beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia. Dari kata-kata ini, kita lihat bahwa pada intinya pemuda adalah harapan bangsa,” ujarnya, yang juga Sekretaris DPC PDI Perjuangan Lumajang.

Selain sang proklamator, Bukasan mengatakan, Bung Karno juga merupakan seorang pencetus gagasan Pancasila. Bung Karno telah berkontribusi untuk kemerdekaan negara lain melalui Konferensi Asia-Afrika serta mampu merangkul berbagai ideologi yang ada di Indonesia.

Lebih lanjut, Bukasan menjelaskan, Bung Karno adalah sosok yang memiliki banyak referensi ilmu dan sangat toleran. Menururtnya, Bung Karno dapat berada dimanapun dan bisa diajak berpikir dengan siapapun.

“Bung Karno bisa membangkitkan semangat rakyat. Karena itu saya berharap supaya pemuda Indonesia, khususnya di Lumajang dapat mengikuti semangat dan pola pikir beliau,” katanya.

Terkait konsep Tri Sakti, Bukasan berharap dapat diterapkan di dalam pemerintahan, baik pemerintahan daerah maupun pemerintahan pusat. Pasalnya, konsep Tri Sakti merupakan akar rumput, dimana Indonesia yang terdiri dari multi kultur dengan penuh budaya dan keragaman ini tidak terpengaruh oleh kondisi perubahan globalisasi.

“Kita sudah sepakat bahwa kebudayaan kita harus tetap terjaga dan dilindungi dalam bentuk regulasi. Hal ini bisa dicapai dengan asumsi mengadopsi gagasan konsep Tri Sakti tersebut,” tambahnya.

Bukasan menginginkan pemerintah dapat menerapkan pengelolaan pemerintahan bersandar pada konsep visioner dan pola berpikir Bung Karno. Tak hanya itu, konsep Tri Sakti bisa diterapkan oleh masyarakat, khususnya para pemuda dan para pemimpin dalam pemerintahan.

“Dengan sering mengingatkan konsep berpikir Bung Karno, maka kita terutama kawula muda tidak akan lepas dari frame tersebut,” tutupnya. (ndy/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta OPD Surabaya Publikasikan Output dan Outcome Program ke Publik

Eri Cahyadi meminta OPD Surabaya mempublikasikan output dan outcome program untuk meningkatkan transparansi dan ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Terima Penghargaan KWP Awards 2026, Tekankan Peran Media Kawal Kinerja DPR

Puan Maharani menerima penghargaan KWP Awards 2026 dan menegaskan peran penting media dalam mengawal serta ...
LEGISLATIF

Sawah di Pakusari Terdampak Limbah, DPRD Minta Pemkab Jember Pahami UU Pengelolaan Sampah

Pemkab Jember diminta memahami UU Pengelolaan Sampah setelah limbah mencemari irigasi dan mengancam 10 hektare ...
LEGISLATIF

Pansus DPRD Jatim Soroti Program OPD, Anggaran Besar Belum Tekan Kemiskinan

DPRD Jatim menilai program OPD belum berdampak signifikan terhadap penurunan kemiskinan meski capaian administratif ...
KRONIK

Bupati Lukman Minta BUMD Tingkatkan Kinerja, Topang Perekonomian Daerah

JAKARTA – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, berkomitmen untuk mendorong kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk ...
LEGISLATIF

Indri Dukung Larangan Vape, Soroti Potensi Disalahgunakan untuk Narkotika

Indriani Yulia Mariska mendukung larangan vape karena berpotensi disalahgunakan untuk narkotika dan membahayakan ...