Sabtu
12 September 2026 | 11 : 27

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Wakil Ketua DPRD Lumajang Ingatkan Pentingnya Pemuda di Mata Bung Karno

pdip-jatim-dprd-lumajang-300621-bukasan

LUMAJANG – Perubahan besar sebuah negara bahkan dunia tak lepas dari andil pemuda seperti pernyataan dari Bapak Bangsa, Bung Karno. Hal ini disampaikan Wakil Ketua DPRD Lumajang, H Bukasan SPd MM saat melakukan talkshow di Studi Radio Semeru FM Lumajang, Selasa (29/6/2021).

Dalam kesempatan tersebut, Bukasan mengingatkan kepada para pemuda, betapa pentingnya peran dan kedudukan pemuda di mata Bung Karno. Menurutnya, secara eksplisit menggambarkan harapan agar pemuda tergugah bahwa mereka memiliki pemikiran visioner, usia yang mumpuni dan penuh gelora mampu bergerak di semua aspek.

“Saya mengutip kata-kata Bung Karno, beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia. Dari kata-kata ini, kita lihat bahwa pada intinya pemuda adalah harapan bangsa,” ujarnya, yang juga Sekretaris DPC PDI Perjuangan Lumajang.

Selain sang proklamator, Bukasan mengatakan, Bung Karno juga merupakan seorang pencetus gagasan Pancasila. Bung Karno telah berkontribusi untuk kemerdekaan negara lain melalui Konferensi Asia-Afrika serta mampu merangkul berbagai ideologi yang ada di Indonesia.

Lebih lanjut, Bukasan menjelaskan, Bung Karno adalah sosok yang memiliki banyak referensi ilmu dan sangat toleran. Menururtnya, Bung Karno dapat berada dimanapun dan bisa diajak berpikir dengan siapapun.

“Bung Karno bisa membangkitkan semangat rakyat. Karena itu saya berharap supaya pemuda Indonesia, khususnya di Lumajang dapat mengikuti semangat dan pola pikir beliau,” katanya.

Terkait konsep Tri Sakti, Bukasan berharap dapat diterapkan di dalam pemerintahan, baik pemerintahan daerah maupun pemerintahan pusat. Pasalnya, konsep Tri Sakti merupakan akar rumput, dimana Indonesia yang terdiri dari multi kultur dengan penuh budaya dan keragaman ini tidak terpengaruh oleh kondisi perubahan globalisasi.

“Kita sudah sepakat bahwa kebudayaan kita harus tetap terjaga dan dilindungi dalam bentuk regulasi. Hal ini bisa dicapai dengan asumsi mengadopsi gagasan konsep Tri Sakti tersebut,” tambahnya.

Bukasan menginginkan pemerintah dapat menerapkan pengelolaan pemerintahan bersandar pada konsep visioner dan pola berpikir Bung Karno. Tak hanya itu, konsep Tri Sakti bisa diterapkan oleh masyarakat, khususnya para pemuda dan para pemimpin dalam pemerintahan.

“Dengan sering mengingatkan konsep berpikir Bung Karno, maka kita terutama kawula muda tidak akan lepas dari frame tersebut,” tutupnya. (ndy/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Dilema Air di Perumahan Elit, DPRD Surabaya Minta PDAM Segera Negosiasi dengan Pengembang

SURABAYA – Temuan adanya tiga perusahaan pengembang raksasa di Surabaya, termasuk kawasan hunian papan atas, ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi: Rp5 Juta per RW Jangan Habis untuk Seremoni, Harus Jadi Penghasilan Gen Z

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meminta anggaran kegiatan Generasi Z (Gen Z) sebesar Rp5 juta per RW ...
LEGISLATIF

Syaifuddin Minta Pemkot Surabaya Jemput Bola Data Desil, Jangan Tunggu Warga Mengadu

Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri meminta Pemkot jemput bola memperbarui data desil agar bantuan pendidikan dan ...
KRONIK

Ketua HKTI Magetan Suarakan Aspirasi Petani dan Tekankan Regenerasi di Rakerda HKTI Jatim

MAGETAN — Anggota DPRD Magetan dari PDI Perjuangan sekaligus Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) ...
LEGISLATIF

Tunjang Kinerja Bamag Gresik, Nila Yani Serahkan Bantuan Perlengkapan Operasional

GRESIK – Dukungan terhadap penguatan pelayanan dan kerukunan umat beragama di Kabupaten Gresik terus dilakukan. ...
KRONIK

Budi Leksono Desak PDAM Modernisasi Alat demi Jamin Kualitas Air Warga

SURABAYA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya mendesak PDAM Surya Sembada segera melakukan ...