Minggu
11 Oktober 2026 | 11 : 28

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PDI Perjuangan Tolak Gagasan Jabatan Presiden 3 Periode!

pdip-jatim-basarah-150321-2

JAKARTA  – PDI Perjuangan tegas menolak adanya gagasan masa jabatan presiden selama tiga periode.

“Gagasan tentang masa jabatan presiden ditambah menjadi tiga periode ini jelas jauh dari pandangan dan sikap politik PDI Perjuangan,” kata Ketua DPP PDI Perjuangan Ahmad Basarah.

Penegasan itu dia sampaikan dalam acara peluncuran hasil survei nasional SMRC bertajuk “Sikap Publik Nasional terhadap Amendemen Presidensialisme dan DPD”, yang dilakukan secara daring, di Jakarta, Minggu (20/6/2021).

Bahkan, sebut Basarah, Presiden Joko Widodo tidak pernah berpikir bisa menjadi presiden tiga periode.

“Isu tiga periode ini kalau kita lihat subjeknya (Jokowi) bolak-balik beliau sudah mengatakan tidak pernah berpikir bisa menjadi presiden tiga periode,” bebernya.

Presiden Jokowi, lanjut Basarah, menganggap bahwa orang-orang yang memunculkan gagasan tiga periode itu mau mencari muka.

“Dalam ungkapan satire, Presiden Jokowi menganggap orang-orang yang memunculkan gagasan tiga periode, mau cari muka, mau nampar muka saya dan ingin menjerumuskan saya,” sebut Wakil Ketua MPR RI ini.

“Jadi, kalau subjeknya saja sudah tidak mau, saya kira sangat tidak elok konstitusi kita dipermainkan hanya kepentingan orang per orang saja,” imbuhnya.

Wakil rakyat dari dapil Malang Raya Jawa Timur ini mengatakan PDI Perjuangan juga menolak adanya narasi presiden dipilih MPR.

Dia menyebut, jika ada amendemen, PDI Perjuangan ingin amendemen terbatas yakni supaya MPR bisa menetapkan Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN).

“Sama sekali kita tidak pernah membahas presiden dipilih oleh MPR, sikap PDI Perjuangan ini adalah amendemen terbatas, artinya tidak mau melebar ke mana-mana, hanya menambah satu ayat di pasal 3 UUD 1945 yaitu MPR diberikan wewenang untuk menetapkan haluan dan haluan pembangunan nasional,” paparnya.

Basarah menjelaskan adanya amendemen agar MPR menetapkan GBHN itu guna pembangunan nasional terus berlanjut. Sehingga ketika pemimpin berganti program pembangunan nasional tidak berhenti.

PDI Perjuangan akan menarik diri dari agenda amandemen terhadap UUD 1945 jika mengarah kepada perubahan masa jabatan presiden.

“Kalau ada agenda itu secara tegas PDI Perjuangan menarik diri dari agenda tersebut. Apalagi misalkan gagasan tentang masa jabatan presiden ditambah menjadi tiga periode. Ini jelas jauh dari pandangan dan sikap politik baik di MPR dan PDI Perjuangan,” tegas Basarah. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Sekolah Rakyat, Andini, dan Harapan Khairunnas Anfa’uhum Linnas

SEMARANG – Sejumlah anak mendekat ketika Hj. Ansari hendak berpamitan. Mereka antusias dan senang diajak ...
LEGISLATIF

Renny Pramana: Penertiban Tambang Tak Cukup Hentikan Operasi, Lingkungan Harus Dipulihkan

SURABAYA – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Wara Sundari Renny Pramana mendesak penertiban pertambangan ...
SEMENTARA ITU...

Doding Berharap Padepokan PSHT Karangan Jadi Pusat Pembinaan Karakter dan Persaudaraan

TRENGGALEK – Ketua DPRD Trenggalek Doding Rahmadi berharap pembangunan Padepokan Persaudaraan Setia Hati Terate ...
EKSEKUTIF

Empat Bulan Belum Dioperasi, Eri Cahyadi Pindahkan Pasien Kanker ke RSUD Soewandhie

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meminta percepatan penanganan medis terhadap Dian, warga penyandang ...
LEGISLATIF

Milton Dick Pimpin IPU hingga 2029, Puan Maharani Harap Peran Parlemen Dunia Menguat

TANZANIA – Ketua DPR RI Puan Maharani berharap Milton Dick, yang terpilih sebagai Presiden ke-32 ...
KABAR CABANG

Gedung DPC PDIP Kabupaten Malang Dikembangkan Jadi Rumah Rakyat, Ini Fasilitasnya

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang berencana mengembangkan kantor menjadi Rumah Rakyat dengan fasilitas rumah ...