Jumat
31 Juli 2026 | 1 : 06

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

“Si Mamah Lani”, Jurus Bondowoso Data Rumah Tidak Layak Huni

PDIP-Jatim-Wabup-Irwan-18062021

BONDOWOSO – Wakil Bupati Bondowoso Irwan Bachtiar Rahmat bersama Dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman (Perkim) Kabupaten Bondowoso memperkenalkan inovasi pendataan atau database Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) berbasis digital, “Si Mamah Lani” (Sistem Informasi Rumah Tidak Layak Huni), Kamis (17/06/2021).

Irwan menjelaskan, bahwa inovasi pendataan RTLH berbasis aplikasi Si Mamah Lani formulasinya akan mengadopsi pendataan SGDs Desa.

“Aplikasi Si Mamah Lani, kami adopsi dari SGDs Desa, sehingga melalui aplikasi ini diharapkan kami akan memiliki database yang valid tentang kondisi rumah tidak layak huni yang ada di Bondowoso,” ungkap Irwan.

Ketua DPC PDI Perjuangan Bondowoso itu juga menerangkan, sesuai RPJMD, jumlah RTLH di Bondowoso yang telah diperbaiki mencapai seribu unit rumah setiap tahun. Namun, pada 2021 hanya 751 unit rumah, karena anggaran RTLH terkena refocusing APBD Bondowoso dan Dana Desa (DD) tidak boleh digunakan program pembangunan fisik, sehingga perbaikan RTLH yang sebelumnya menjadi program yang serapannya anggarannya dari APBDes, menjadi APBD.

Karena itu, melalui aplikasi Si Mamah Lani ini Pemkab akan melakukan pendataan ulang sehingga diperoleh data yang valid mengenai kondisi RTLH di Kabupaten Bondowoso, sehingga program pembangunan RTLH dapat segera dieksekusi.

Sementara itu Plt. Kepala Dinas Perkim Bondowoso Asnawi Sabil mengatakan, inovasi Si Mamah Lani merupakan aplikasi teknologi informasi dan teknologi yang memuat jelas seluruh data RTLH, hingga calon penerima bantuan RTLH di Bondowoso.

Aplikasi Si Mamah Lani, tambah Asnawi, nantinya dibagikan berjenjang dari pemerintah desa (pemdes) hingga kecamatan di Bondowoso. Selain itu, petugas di tingkat desa hingga kecamatan akan mengikuti pelatihan singkat mengoperasikan aplikasi Si Mamah Lani.

“Di masing-masing desa nanti satu petugas mendata RTLH, kemudian berjenjang di kecamatan akan memverikasi. Setelah itu, kita (Dinas Perkim, red) mengkalkulasi dan mentabulasi semua data RTHL di aplikasi Si Mamah Lani,” pungkas Asnawi. (ryo/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Serap Aspirasi di Bangilan Tuban, Ony Setiawan Tampung Keluhan Petani hingga Gen Z

TUBAN–Reses masa persidangan III Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Fraksi PDI Perjuangan, Ony Setiawan di Dusun ...
LEGISLATIF

Diana Sasa Serap Aspirasi Warga Ngawi, Jalan Rusak hingga Kekeringan Jadi Sorotan

NGAWI – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Diana AV Sasa, memanfaatkan masa reses untuk menyerap ...
KRONIK

Titik Impas Harga Tembakau 2026 Naik, Bupati Fauzi: Keberpihakan kepada Petani

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep resmi menetapkan Titik Impas Harga Tembakau (TIHT) musim panen 2026 ...
LEGISLATIF

DPC PDIP Kabupaten Kediri Kawal Aspirasi Pengemudi Ojol hingga Tingkat Pusat

KEDIRI – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri menegaskan komitmennya mengawal aspirasi para pengemudi ojek online ...
LEGISLATIF

Fuad Benardi Dorong Pemerintah Pusat Evaluasi Sistem Desil untuk Akses Bantuan Pendidikan

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Fuad Benardi, meminta pemerintah pusat mengevaluasi ...
LEGISLATIF

Kasus Keracunan MBG, DPRD Kabupaten Kediri Minta Operasional SPPG Dihentikan Sementara

KEDIRI – Komisi IV DPRD Kabupaten Kediri meminta operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dihentikan ...