Kamis
29 Oktober 2026 | 1 : 00

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

“Si Mamah Lani”, Jurus Bondowoso Data Rumah Tidak Layak Huni

PDIP-Jatim-Wabup-Irwan-18062021

BONDOWOSO – Wakil Bupati Bondowoso Irwan Bachtiar Rahmat bersama Dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman (Perkim) Kabupaten Bondowoso memperkenalkan inovasi pendataan atau database Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) berbasis digital, “Si Mamah Lani” (Sistem Informasi Rumah Tidak Layak Huni), Kamis (17/06/2021).

Irwan menjelaskan, bahwa inovasi pendataan RTLH berbasis aplikasi Si Mamah Lani formulasinya akan mengadopsi pendataan SGDs Desa.

“Aplikasi Si Mamah Lani, kami adopsi dari SGDs Desa, sehingga melalui aplikasi ini diharapkan kami akan memiliki database yang valid tentang kondisi rumah tidak layak huni yang ada di Bondowoso,” ungkap Irwan.

Ketua DPC PDI Perjuangan Bondowoso itu juga menerangkan, sesuai RPJMD, jumlah RTLH di Bondowoso yang telah diperbaiki mencapai seribu unit rumah setiap tahun. Namun, pada 2021 hanya 751 unit rumah, karena anggaran RTLH terkena refocusing APBD Bondowoso dan Dana Desa (DD) tidak boleh digunakan program pembangunan fisik, sehingga perbaikan RTLH yang sebelumnya menjadi program yang serapannya anggarannya dari APBDes, menjadi APBD.

Karena itu, melalui aplikasi Si Mamah Lani ini Pemkab akan melakukan pendataan ulang sehingga diperoleh data yang valid mengenai kondisi RTLH di Kabupaten Bondowoso, sehingga program pembangunan RTLH dapat segera dieksekusi.

Sementara itu Plt. Kepala Dinas Perkim Bondowoso Asnawi Sabil mengatakan, inovasi Si Mamah Lani merupakan aplikasi teknologi informasi dan teknologi yang memuat jelas seluruh data RTLH, hingga calon penerima bantuan RTLH di Bondowoso.

Aplikasi Si Mamah Lani, tambah Asnawi, nantinya dibagikan berjenjang dari pemerintah desa (pemdes) hingga kecamatan di Bondowoso. Selain itu, petugas di tingkat desa hingga kecamatan akan mengikuti pelatihan singkat mengoperasikan aplikasi Si Mamah Lani.

“Di masing-masing desa nanti satu petugas mendata RTLH, kemudian berjenjang di kecamatan akan memverikasi. Setelah itu, kita (Dinas Perkim, red) mengkalkulasi dan mentabulasi semua data RTHL di aplikasi Si Mamah Lani,” pungkas Asnawi. (ryo/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Dana Desa Dipangkas hingga 70%, Guntur Wahono Serap Keluhan Kades di Blitar

BLITAR – Pemangkasan Dana Desa (DD) hingga 70 persen menjadi keluhan utama kepala desa (kades) di Kabupaten Blitar. ...
EKSEKUTIF

Proyek Pengendalian Banjir Surabaya Ditargetkan Rampung Pertengahan November

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menargetkan sejumlah proyek penanganan genangan, termasuk pembangunan ...
KRONIK

Penguatan Pendidikan Karakter Anak, Ansari Dorong Sinergi Rumah dan Sekolah

PAMEKASAN – Anggota Komisi VIII DPR RI, Hj. Ansari, menekankan pentingnya peningkatan kompetensi, pembentukan ...
LEGISLATIF

Dividen BUMD Bergantung pada Bank Jatim, Fuad Benardi Soroti Kinerja Direksi

SURABAYA – Kontribusi dividen Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jawa Timur yang masih didominasi Bank Jatim menjadi ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Targetkan Aktivasi Desa Kreatif di 157 Desa Trenggalek

TRENGGALEK – Anggota DPR RI Daerah Pemilihan VII Jawa Timur, Novita Hardini, menargetkan aktivasi desa kreatif ...
LEGISLATIF

Tekan Pengangguran, Amithya Dorong Pendataan Ketenagakerjaan Menyeluruh di Kota Malang

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mendorong Pemerintah Kota Malang melalui Disnaker ...