Jumat
18 September 2026 | 3 : 58

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kunker ke Ponorogo, Ini yang Dilakukan Mensos Risma untuk Kaum Disabilitas dan Marjinal

PDIP-Jatim-Menteri-Risma-14062021

PONOROGO – Menteri Sosial Tri Rismaharini, untuk kedua kalinya mengunjungi Kabupaten Ponorogo. Dalam kunjungan kerjanya kali ini, Mensos disambut Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, Wakil Bupati Lisdyarita beserta jajarannya di Rumah Dinas Bupati Ponorogo. Hadir pula anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Ina Ammania, Senin (14/6/2021).

Selain membuka acara Bimbingan Teknis Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) di Kabupaten Ponorogo, Menteri Risma juga menyerahkan bantuan Atensi dari Balai Abiyoso Cimahi berupa satu Unit Printer Braille Portabel senilai Rp80 juta kepada Yayasan Aisyiyah Ponorogo.

“Tolong informasikan, sebab besok kita akan dimintai pertanggungjawaban. Kalau memang mereka berhak (dapat) bantuan. Disabilitas mebutuhkan tapi selama ini tidak dimasukkan. Makanya kami harus buat terobosan, pendamping wajib infokan kepada dinas wajib hukumnya,” ujar Risma.

Mantan Wali Kota Surabaya itu juga menekankan, kaum disabilitas tidak lagi ‘dianaktirikan’, tapi sudah menjadi perhatian khusus pemerintah. Kaum disabiltas, tambah Risma,  adalah orang yang berhak mendapatkan bantuan.

“Mereka sangat membutuhkan uluran tangan dari pemerintah khususnya untuk alat bantu. Padahal selama ini hal itu kurang dipikirkan oleh pemerintah. Risma ingin penyandang disabilitas diberi alat penunjang disabilitas sesuai dengan kebutuhan mereka,” jelas Risma.  

Selain kaum disabilitas, Menteri Risma juga memberikan perhatian kepada kaum marjinal lainnya, yaitu ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa). Menteri dari PDI Perjuangan itu meminta kepada Dinsos dan pihak terkait jika ada ODGJ yang terlantar untuk dirawat di panti-panti setempat.

Seperti diketahui, Bimtek TKSK sendiri dilakukan guna memperkuat peran dan tugas koordinator TKSK Kabupaten Ponorogo dalam penyelengarakan kesejahteraan sosial dan diharapkan memperkuat sinergi, komunikasi, informasi, dan jejaring kerja TKSK. Selain itu, melalui bimtek TKSK sebagai ajang mengakomodasi berbagai masukan, dan kendala dalam pelaksanaan tugas TKSK sekaligus evaluasi program pemberdayaan sosial. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

95 Persen Peternak di Lamongan Tak Punya Legalitas, Terkendala Rumitnya Perizinan PBG

LAMONGAN – Berbagai aturan justeru menyulitkan peternak dalam mengakses program pemerintah hingga akses perbankan. ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tak Ingin Bantuan Intan Berhenti di Bansos, Dorong Usaha Menjahit

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi tak ingin bantuan kepada Intan, ibu yang menjadi tulang punggung keluarga ...
KRONIK

Hari Kesadaraan Nasional, Bupati Ipuk: Birokrat Harus Peka

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, memimpin upacara peringatan Hari Kesadaran Nasional (HKN) di ...
KRONIK

Sadarestuwati: Padi MSP 65 Bisa Jadi Salah Satu Solusi Swasembada Pangan

JOMBANG – Padi MSP 65 atau GP 65 Bogor yang dikembangkan di lahan demplot Kabupaten Jombang menunjukkan hasil di ...
HEADLINE

Padi MSP 65 Panen 10 Ton per Hektare di Jombang, Ganjar Minta Uji Coba 3-4 Kali

JOMBANG – Padi GP 65 Bogor atau MSP 65 yang diuji coba di Kabupaten Jombang mencatat hasil panen rata-rata sekitar ...
HEADLINE

Wabup Ngawi Terus Pantau Kebakaran Lereng Utara Lawu, Sekat Bakar Dibuat untuk Melokalisir Api

NGAWI – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lereng utara Gunung Lawu wilayah Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, ...