Rabu
22 Juli 2026 | 6 : 10

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Didik Retriono, Banteng UMKM Kebanggaan DPC PDI Perjuangan Kota Kediri

PDIP-Jatim-Gus-sunoto-07062021

KEDIRI – DPC PDI Perjuangan Kota Kediri mendukung penuh para kadernya yang berkecimpung di bidang UMKM. Seusai Rakercab Serentak, Sabtu (5/6/2021) kemarin, DPC PDI Perjuangan Kota Kediri  mengunjungi rumah salah seorang kadernya di Kelurahan Kaliombo RT 4 RW 9. Kelurahan Kaliombo merupakan kelurahan percontohan untuk ketahanan pangan dengan budidaya ikan lele, ikan nila, ikan koi dan tanaman hidroponik.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Kediri Gus Sunoto bersama Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Kediri, Purwanto serta segenap pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Kediri langsung meninjau kelurahan percontohan tersebut.

 “Ini merupakan hasil budidaya kader-kader partai yang bergerak untuk masyrakat, sehingga wilayah ini  menjadikan desa percontohan. Ada usaha UMKM juga . Ini jadi perhatian kami,” terang Sunoto, Senin (7/6/2021).

Budidaya ikan lele, nila dan ikan koi bercokol di atas lahan sawah seluas  72 RU. Pemiliknya bernama Didik Retriono. Selain budidaya ikan, pria berusia 44 tahun ini memiliki usaha kuliner berupa  produsen pembuatan  bahan kue batter cream, abon sapi, serta minyak wijen.

Diceritakan Didik Retriono usaha kuliner tersebut sudah ditekuninya sejak awal tahun 2009 lalu, sampai sekarang. Usahanya itu  ia tekuni bersama sang  istri, Yayuk Sugiarti.

“Dulu saya pernah ikut kerja di pabrik makanan abon bagian marketing. Akhirnya, saya tahu caranya untuk membuat makanan abon. Saya kerja di pabrik selama 8 tahun,” kenang Didik.

Pangsa pasar Abon buatan Didik sudah merambah wilayah daerah Jawa Timur dan Jawa Tengah.   

“Kalau di Jawa Timur, sudah kami kirim ke Banyuwangi dan Probolinggo,” jelas Didik.

Abon buatannya lebih disukai oleh konsumen karena lebih berserat teksturnya. Kuliner abon sapi produksinya dijual dengan harga bervariatif, antara 130 ribu rupiah, 65 ribu rupiah, 35 ribu rupiah serta 15 ribu rupiah per kilo.

Didik juga bercerita, dulu penjualan abonnya dilakukan secara offline, dengan sistem pemasaran door to door,  sales datang  ke toko bahan kue untuk ditawarkan. Kini  Karena produknya sudah memiliki nama dan lebih  dikenal oleh masyrakat luas, Didik hanya menerima pesanan di rumah.

Didik menjamin jika  abon produksinya dibuat tanpa menggunakan bahan pengawet dan bisa bertahan hingga 6 bulan. Setiap kali masak setiap harinya, Didik mengaku bisa memproduksi 15 -20 kilo gram abon. Satu kali masakan menghabiskan waktu kurang lebih 2 jam.

Lebih lanjut pria yang menjabat sebagai Sekretaris Ranting Kaliombo, ini merasa sangat bersyukur dan berterima kasih karena selama ini Gus Sunoto, selaku  ketua DPC PDI Perjuangan Kota Kediri sangat mendukung usaha UMKM miliknya.

“Beliau sangat mensupport. Kemarin ada bantuan untuk mesin mixer untuk membuat baterr cream, ” ungkap Didik. (ndik/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Syaifuddin Zuhri Dorong Turnamen Usia Dini Digelar Rutin untuk Cetak Pesepak Bola Berkualitas

SURABAYA – Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri mendorong turnamen sepak bola usia dini digelar secara rutin ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Gandeng Praktisi, Latih Petani Bikin Pupuk Organik Murah Meriah

BOJONEGORO – Upaya menjaga ketahanan pangan dan merespons tingginya harga pupuk kimia terus dilakukan di daerah. ...
KRONIK

Sambut Bulan Kemerdekaan, Bupati Lukman Pimpin ASN Percantik Kota Bangkalan

BANGKALAN – Menyambut Bulan Kemerdekaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menggerakkan aparatur sipil negara ...
EKSEKUTIF

Pemkab Ngawi Siapkan Regulasi Mengemudi Sepeda Motor bagi Anak Usia 17 Tahun Ke Bawah

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengaku prihatin atas meningkatnya kasus kecelakaan lalu lintas yang ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia Dekat Bandara Dhoho

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau lahan calon hotel haji pertama di Indonesia di dekat Bandara ...
LEGISLATIF

Asmadi Minta UMKM Dilibatkan dalam Revitalisasi GOR Ganesha, Pedagang Lama Harus Diprioritaskan

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Asmadi, meminta Pemerintah Kota Batu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, ...