JEMBER – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Kusnadi mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada senior-senior Partai di seluruh Jatim, khususnya di wilayah Tapal Kuda, karena dalam konsolidasi organisasi kali ini telah berani mengestafetkan kepemimpinan kepada generasi muda PDI Perjuangan.
“Saya sampaikan terima kasih pada senior-senior partai di Jember, Lumajang, Bondowoso dan di tempat-tempat lain, yang sudah mau memberikan estafet kepemimpinan kepada generasi muda Partai kita. Ada banyak milenial sekarang yang masuk kepengurusan,” ucap Kusnadi.
Hal itu dia sampaikan saat menghadiri ramah tamah ketua, sekretaris, dan bendahara (KSB) Pengurus Anak Cabang (PAC) terpilih hasil Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI Perjuangan se-Kabupaten Jember, bersama pengurus DPC se-Tapal Kuda, pengurus DPD Jatim dan Wakil Sekjen DPP Arief Wibowo, di Hotel Hill Cempaka, Jember, Minggu (6/6/2021) malam.
Dia menyampaikan pesan kepada milenial yang terpilih sebagai pengurus untuk menjawab kepercayaan dari para senior dengan kinerja yang baik dalam mengelola Partai.
“Di tangan saudaralah kesinambungan PDI Perjuangan ini ada. Mari jangan sia-siakan kesempatan ini, jaga amanah yang diberikan oleh para senior,” tambahnya.
Politisi yang juga Ketua DPRD Provinsi Jatim ini mengaku senang dengan perubahan-perubahan yang telah terjadi di PDI Perjuangan. Transformasi kepemimpinan di Partai telah bergeser dengan cara-cara yang lebih maju dan bermartabat.
Dia mengisahkan bahwa sekitar tahun 2000-an, saat dia datang memimpin Konsolidasi di Jember bersama Ketua DPD saat itu, Sirmadji, sempat dilempar bom asap.
“Saat Konfercab pertama tahun 2010 di Hotel Bandung Permai dulu, hancur semua, kepruk-kepruk-an dan ada yang bawa pedang. Untuk proses Musancab 31 kecamatan di Jember ini, saat itu gak selesai 3 bulan,” kenangnya.
Meskipun dinamika selalu ada, dia mengaku berbangga hati, hal-hal yang dulu menjadi ‘tradisi’ tidak terjadi lagi. Pola mengedepankan kekuatan fisik telah berganti dengan mengedepankan musyawarah, mengikuti Peraturan Partai. Sehingga reorganisasi menjadi mulus.
“Saya sangat terharu dan berterima kasih, tadi ada ketua PAC tidak mendapatkan penugasan lagi. Dia datang bersama kami, lalu minta foto bersama kami, dan mengatakan tetap siap membantu PDI Perjuangan. Ini luar biasa,” ujar Kusnadi.
Acara ramah tamah digelar dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat. Selurub peserta dan tamu undangan yang hadir wajib cek suhu tubuh, cuci tangan dengan sabun, memakai masker dan menjaga jarak. (rul/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










