Sabtu
06 Juni 2026 | 3 : 47

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Wakil Walikota Madiun Kirim Hampers untuk 31 Warga

pdip-jatim-kronik-150521-indaraya-a

KOTA MADIUN – Wakil Walikota Madiun Inda Raya mengirimkan kartu ucapan dan hampers untuk 31 warganya yang tanggal dan bulan kelahirannya sama dengan Hari Raya Idul Fitri tahun ini.

“Sengaja saya kirimin kartu ucapan ulang tahun, kartu lebaran, dan hantaran (hampers) buatan dari UKM Kota Madiun. Langsung dikirim ke rumah beliau (warga) masing-masing,” kata Inda Raya, Jumat (15/5/2021) malam.

Menurut Inda Raya, kegiatan tersebut sebagai bentuk perhatiannya kepada warga yang berusia sepuh. Sebab, di saat pandemi Covid-19 seperti saat ini, anak cucunya yang ada di luar kota besar kemungkinan tidak pulang kampung.

“Pengennya saya sih supaya bisa memberikan penghiburan manakala anak cucunya ada di luar kota dan tidak bisa pulang,” kata Inda Raya.

Aktifitas berkirim hampers kepada warga juga dilakukan Inda Raya pada lebaran tahun lalu. “Yang terbersit di pikiran saya, saya ingin hadir meski hanya lewat kartu ucapan dan hantaran sederhana,” tambahnya.

Warga Kota Madiun penerima hampers dari Inda Raya.

Lantaran kegiatan bersifat kejutan, Inda Raya tidak memberitahukan terlebih dulu kepada warga yang akan ia kirimi apalagi membuat janji pertemuan.

“Namanya juga untuk surprise, jadi ada yang (rumahnya) tutupan, ada yang lagi keluar (rumah) bahkan ada yang sudah meninggal dunia. Ini juga bisa menjadi catatan baru di dukcapil (dinas kependudukan dan catatan sipil),” terang Inda Raya.

Seorang warga di Jl Trunojoyo yang mestinya mendapatkan hampers misalnya. Pihak dari Inda Raya tidak berkesempatan bertemu dengan warga dimaksud lantaran rumah dalam kondisi tutup. Demikian pula saat berkirim hampers ke alamat atas nama Ibu Poni Sunarsih. Keluarga dari pemilik nama tersebut memberitahukan kepada Inda Raya jika Poni Sunarsih sudah meninggal dunia sejak beberapa tahun lalu.

“Barakallah ibu Inda Raya. Terimakasih atas perhatiannya. Kami terima hampers dari ibu. Mohon ijin bu, mohon maaf, ibu saya sudah meninggal 22 Desember 2009 lalu. Kami mohon doa dari ibu untuk almarhum ibu Poni Sunarsih,” kata kerabat dari Poni Sunarsih kepada Inda raya melalui aplikasi percakapan sosial pada telepon genggam. (hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Jatim Soroti Ketimpangan DBHCHT, Minta Daerah Penghasil Dapat Porsi Lebih Berkeadilan

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur membawa isu strategis DBHCHT, kinerja BUMD, dan penyesuaian program ...
KABAR CABANG

Mencari Mereka yang Tercecer dari Bansos, Kerja-kerja Kerakyatan dari PAC PDIP Mumbulsari

Kisah pendampingan warga prasejahtera di Mumbulsari, Jember. Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan turun ...
LEGISLATIF

Diana Sasa: Ketahanan Ekologi Harus Jadi Prioritas Pembangunan Daerah

Anggota DPRD Jawa Timur Diana Sasa menegaskan ketahanan ekologi harus menjadi prioritas pembangunan daerah. ...
KRONIK

Ganjar Minta Legislator PDIP Jaga Uang Rakyat Agar Tidak Boncos dan Bocor

Ketua DPP PDI Perjuangan Ganjar Pranowo mengingatkan anggota Fraksi PDIP DPRD untuk mengawal penggunaan APBD secara ...
SEMENTARA ITU...

Di Depan Rumah Itu, Sholikah Menitipkan Harapan Baru untuk Tiga Cucunya

Kisah haru Sholikah, warga Kandat, Kediri, yang mengasuh tiga cucu dalam keterbatasan ekonomi. Bantuan rombong ...
HEADLINE

Megawati: Politik Anggaran Harus Menjadi Instrumen Keadilan Sosial bagi Rakyat

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menegaskan politik anggaran harus menjadi instrumen keadilan ...