Senin
19 Oktober 2026 | 5 : 08

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Besok Wisata Boleh Buka, Begini Catatan Wakil Bupati Malang

pdip-jatim-didik-gatot-radar-malang

MALANG – Mengacu pada surat edaran Pemerintah Kabupaten Malang Nomor 800/3954/35.07.108/2021, penutupan destinasi wisata di wilayah kabupaten berlangsung mulai kemarin (13/5/2021) hingga hari ini.

Praktis, mulai besok (15/5/2021) para pengelola destinasi wisata sudah boleh mengoperasikan kembali wisata yang mereka kelola.

Meski demikian, ada beberapa catatan yang ditekankan Wakil Bupati Malang Drs H Didik Gatot Subroto SH MH. Dia menegaskan, meski diizinkan buka, pengelola maupun pengunjung tetap harus mematuhi disiplin protokol kesehatan.

”Karena ini kan masih dalam status PPKM (pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat) juga. Jadi bagaimana masyarakat tetap bisa menikmati destinasi yang ada tapi mereka juga tetap aman,” jelas Didik saat dikonfirmasi.

Kebijakan ini berlaku bagi para pengelola destinasi wisata alam maupun buatan seperti desa wisata yang tersebar di seluruh wilayah kabupaten.

”Di samping juga kami meminta kepada pengelola (wisata) agar membantu aparat utamanya dalam hal mengawasi ketika ada kendaraan dengan plat nomor di luar wilayah Malang Raya dan Rayon II agar tidak diizinkan untuk masuk ke tempat wisata yang mereka kelola,” tambah Didik.

Hal ini bertujuan guna mencegah agar tidak muncul klaster baru dari tempat wisata.

Yang tidak kalah penting, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kabupaten Malang itu juga meminta agar pengelola destinasi wisata tegas dengan pengunjung.

”Karena masih PPKM kan berarti kuota pengunjungnya dibatasi, nah dari pihak pengelola harus tegas. Kalau memang sudah melebihi kuota ya mereka harus berani mengembalikan (melarang) wisatawan agar tidak terjadi kerumunan di tempat wisata yang mereka kelola,” tegas Didik.

”Misalkan di Pantai Balekambang kapasitasnya 10 ribu orang, jadi kalau sudah ada 5 ribu orang didalamnya maka pengelola harus berani melarang mereka untuk masuk,” sambungnya.

Selain itu, Didik juga meminta agar pengelola juga menyiapkan tim atau petugas yang secara khusus bertugas untuk memantau ketertiban pengunjung.

”Tugas mereka setiap 1 jam sekali berpatroli untuk memastikan bahwa pengunjung tetap menerapkan protokol kesehatan, dan mengingatkan jika ada yang lengah,” tambah mantan Ketua DPRD Kabupaten Malang itu. (radarmalang)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Sonny Jadi DJ Senam Tempo Disko Kaliboyo, Warga Antusias Tebus Sembako Murah

BANYUWANGI – Suasana Minggu pagi di Kaliboyo, Kradenan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi, berlangsung meriah. Warga ...
KRONIK

DPRD Kabupaten Sumenep Peringati Hari Parlemen 2026 dengan Jalan Sehat Politik

SUMENEP – DPRD Kabupaten Sumenep menggelar Jalan Sehat Politik dalam rangka Hari Parlemen 2026 di area Taman Bunga ...
KRONIK

Maskina, Seragam Partai, dan Bantuan Modal dari Said Abdullah

SUMENEP – Maskina, kader PDI Perjuangan asal Desa Juruan Laok, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep, menerima ...
LEGISLATIF

Karhutla Meluas di Sejumlah Gunung Jatim, Sri Untari Dorong Penanganan Terpadu

SURABAYA – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mendorong penguatan penanganan kebakaran hutan dan ...
BERITA TERKINI

Saifudin Zuhri Dorong Perwali Wajibkan Pertunjukan Seni Lokal di Sektor Pariwisata Batu

BATU – Anggota Komisi A DPRD Jawa Timur Saifudin Zuhri mendorong Pemerintah Kota Batu menerbitkan Peraturan Wali ...
KRONIK

Ribuan Pelari Meriahkan Bangkalan Run, Bupati Lukman: Peluang Gerakkan Ekonomi Masyarakat

BANGKALAN – Ribuan pelari dari berbagai daerah memeriahkan Bangkalan Run 2026 yang digelar dalam rangka Hari Jadi ...