Rabu
21 Oktober 2026 | 2 : 36

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tidak Open House, Usai Shalat Id Abah Sanusi Kumpul Keluarga

pdip-jatim-abah-sanusi-200121

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi merayakan momen Lebaran bersama keluarga di Desa Gondanglegi Kulon, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang. Dalam perayaan Lebaran tahun ini, Sanusi tidak melakukan open house, sesuai dengan SE Kemendagri.

Hal tersebut ia lakukan tidak sekedar mematuhi SE Kemendagri, namun juga memberi contoh bagi masyarakat untuk mencegah semakin meluasnya wabah Covid-19. Mengingat pandemi Covid-19 yang belum berakhir pada kesempatan perayaan Hari Raya Idul Fitri tahun ini.

“Tidak ada, tidak ada open house. Itu dilarang sesuai edaran Menteri Dalam Negeri. Setelah ini saya pulang, di rumah saja sambil berkumpul dengan keluarga saja,” ujar Sanusi usai Salat Id, Kamis (13/5/2021).

Momentum Hari Raya Idul Fitri, menurut pria yang akrab disapa Abah Sanusi tersebut, adalah awal kebangkitan bagi seluruh umat Muslim untuk selalu berbuat baik.

“Idul Fitri ini umat Muslim kembali ke fitrah. Dimana ada peleburan dosa setelah satu bulan lamanya kita berpuasa. Harus lebih baik dari hari-hari kemarin atau hari-hari sebelumnya,” imbuhnya.

Setelah selama satu bulan penuh berpuasa, lanjut Sanusi merupakan waktu bagi seluruh umat Muslim melakukan introspeksi diri.

Dia pun menyampaikan permohonan maaf apabila ada perbuatan dan perkataan yang kurang berkenan di hati masyarakat.

“Melalui puasa kita mengetahui bagaimana rasa lapar bagi orang yang tidak makan,” terangnya.

“Jadi kalau kemarin-kemarin ada kesalahan, di hari raya Idul Fitri ini semuanya saling memaafkan. Dan intinya, adalah menjalankan kehidupan yang lebih baik,” tambah dia.

Sementara itu, pemaknaan Hari Raya Idul Fitri menurut Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto adalah sebagai momentum untuk menguatkan tali silaturahmi.

Walaupun dalam kesempatan Lebaran tahun ini tidak diperkenankan untuk mudik, Didik menjelaskan tali silaturahmi tetap bisa dijalin menggunakan teknologi secara virtual.

“Silaturahmi bisa dilakukan kapan pun dan di mana saja,” jelas Didik. Hari Raya Idul Fitri menurutnya, merupakan sebuah momentum bagi setiap insan untuk bisa hidup menjadi pribadi yang lebih baik ke depannya. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Abidin Fikri Salurkan 99 Alat Bantu Disabilitas untuk Warga Bojonegoro dan Tuban

BOJONEGORO – Upaya penanganan masalah kesejahteraan sosial dan pemenuhan hak kelompok disabilitas terus diwujudkan ...
HEADLINE

Deni Wicaksono Desak Gubernur Perkuat Mitigasi: Jangan Tunggu Air Habis dan Hutan Terbakar

SURABAYA – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mendesak Gubernur Khofifah Indar Parawansa mengevaluasi ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Larang Pungutan di SD-SMP Negeri Surabaya Mulai November 2026

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi melarang seluruh SD dan SMP negeri di Kota Surabaya melakukan pungutan dalam ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Soroti Peredaran Minol, Baktiono Dorong Pengawasan Ketat

SURABAYA – DPRD Kota Surabaya mendorong pengawasan lebih ketat terhadap peredaran minuman beralkohol (minol), ...
KRONIK

Sosialisasi Pencegahan Kerusakan Hutan di Banyuwangi, Sonny Soroti Keadilan Penegakan Hukum

BANYUWANGI – Anggota Komisi IV DPR RI, Sonny Tri Danaparamita, menekankan pentingnya penegakan hukum kehutanan yang ...
LEGISLATIF

Widarto Ingatkan Pemkab Jember, Serapan APBD 2026 Jangan Korbankan Kualitas Proyek

JEMBER – Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto, meminta pemerintah kabupaten (pemkab) tidak sekadar mengejar serapan ...