Kamis
24 September 2026 | 12 : 11

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Merasa Prihatin, Daniel Rohi Sebut Pembunuhan di Poso Lukai Kebhinekaan

pdip-jatim-daniel-rohi-120521

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DRPD Provinsi Jawa Timur Daniel Rohi prihatin dengan kasus pembantaian warga Desa Kilimago, Poso, Sulawesi Tengah yang diduga dibunuh oleh sekelompok orang tak dikenal (OTK).

OTK itu, diduga kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora.

Dalam keterangannya, Daniel Rohi mengucapkan turut berduka cita dan prihatin  mendalam atas peristiwa yang dialami warga Kilimago yang juga warga gereja tersebut.

“Turut berduka cita dan prihatin yang mendalam, atas peristiwa pembantaian yang dialami oleh warga gereja yang juga warga negara Republik Indonesia, yang sejatinya harus dilindungi sesuai amanat konstisi,” ucap Daniel Rohi, Rabu (12/5/2021).

Kader Banteng yang juga Ketua DPD Persatuan Intelegensia Kristen Indonesia (PIKI) Jawa Timur ini prihatin, karena kejadian ini bersamaan dengan umat Islam yang bakal merayakan hari raya Idul Fitri.

Kejadian semacam ini, sebutnya, merupakan peristiwa yang mencederai rasa kemanusiaan dan melukai kebhinekaan di Indonesia.

Untuk mengantisipasi kejadian serupa terulang, Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim ini juga minta aparat keamanan untuk meningkatkan kewaspadaan di daerah-daerah rawan konflik.

“Aparat keamanan harus meningkatkan kesiagaan dan kewaspadaan di daerah yang rawan konflik dan kekerasan seperti yang ada di Poso dan Papua,” pintanya.

“Sebentar lagi kita akan merayakan hari raya Idul Fitri, jangan sampai dalam hari yang berbahagia tersebut ada sekelompok orang yang tidak bertanggung jawab berusaha merusak kebahagiaan dan kebhinekaan masyarakat kita,” tambah dia.

Dirinya juga mengajak warga masyarakat gereja untuk tetap tenang dan mempercayakan kasus ini kepada aparat keamanan untuk bertindak profesional.

“Untuk warga masyarakat gereja untuk tetap tabah, tenang dan mendoakan keluarga korban agar diberi kekuatan dan penghiburan oleh Tuhan yang maha pengasih dan berdoa juga agar para pelaku diampuni dosanya oleh Tuhan. Sebab mereka itu tidak tahu apa yang mereka lakukan,” pungkasnya. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Turun Langsung ke Rubaru, Ketua TP PKK Sumenep Tekankan Pencegahan Stunting

SUMENEP – Upaya percepatan penurunan angka tengkes (stunting) di Kabupaten Sumenep terus digencarkan melalui ...
KRONIK

Pimpin Rakor Stunting, Bupati Lukman: Data Harus Selaras dengan Kondisi Faktual Lapangan

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menekankan bahwa keberhasilan penanganan stunting membutuhkan data yang ...
KRONIK

Pasar Banyuwangi mulai Diserahterimakan, Bupati Ipuk Turun Tangan Dengar Keluhan Pedagang

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengecek penyerahterimaan lapak untuk pedagang di Pasar ...
BERITA TERKINI

Sri Untari Dorong Lintas Sektor Cegah Kenakalan Remaja, Guru BK Disiapkan Wadah Aman

MALANG — Pencegahan kenakalan remaja dinilai tidak bisa hanya dibebankan kepada sekolah. Anggota Komisi E DPRD Jawa ...
BERITA TERKINI

557.868 Ton Pupuk Bersubsidi Belum Tersalur, Renny Dorong Pengawasan dengan Lima Ukuran

SURABAYA — Sebanyak 557.868,9 ton atau 26,36 persen pupuk bersubsidi dari total alokasi 2.115.951 ton di Jawa Timur ...
LEGISLATIF

Eddy Paripurna Desak Bongkar Aktor di Balik Peredaran 1.048 Ton Udang Impor

SURABAYA — Peredaran 1.048 ton udang impor yang diduga tidak sesuai peruntukan di sejumlah wilayah Jawa Timur ...