Rabu
22 Juli 2026 | 12 : 59

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Malam Ini, Marhaen Djumadi Jabat Plt Bupati Nganjuk

pdip-jatim-wabup-nganjuk-110521-marhaen-djumadi

NGANJUK – Wakil Bupati Nganjuk Dr Marhaen Djumadi ditugaskan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sebagai pelaksana tugas (Plt) Bupati Nganjuk menyusul operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat beberapa hari lalu.

Sesuai surat dari Sekretariat Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Timur Nomor 005/9658:/03 3.3/2021, Selasa (11/5/2021), Marhaen Djumadi diminta kehadirannya di Gedung Negara Grahadi, Jl Gubernur Suryo Nomor 07 Surabaya pada jam 22.00 malam hari ini.

“Dalam acara penyerahan surat perintah tugas Gubernur Jawa Timur kepada Wakil Bupati Nganjuk selaku Plt Bupati Nganjuk oleh Ibu Gubernur Jawa Timur,” demikian agenda tertera dalam surat yang ditandatangani Plh Sekretaris Daerah Pemprov Jatim, Dr Ir Heru Tjahjono.

Marhaen Djumadi dikonfirmasi www.pdiperjuangan-jatim.com tak mengelak perihal surat tersebut.  

“Apapun yang ditugaskan kepada saya, saya akan selalu siap demi masyarakat Nganjuk,” kata Marhaen Djumadi. “Dan saya tidak akan merubah kebiasaan saya yang untuk selalu dekat dengan rakyat,” imbuh Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur ini.

Terpisah, Ketua DPRD Nganjuk, Tatit Heru Tjahjono SSos, mengapresiasi langkah cepat Gubernur Jawa Timur terkait kejadian luar biasa yang menimpa Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat.

“Saya apresiasi langkah Gubernur Jawa Timur, Ibu Khofifah Indar Parawansa yang segera menugaskan Plt Bupati. Ini untuk keberlanjutan penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Nganjuk,” kata Tatit Heru Tjahjono SSos.

Tatit yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Nganjuk juga mengapresiasi langkah cepat wakil bupati Marhaen Djumadi yang memerintahkan camat se-Kabupaten Nganjuk untuk menghentikan proses pengangkatan perangkat desa.

Keputusan Wabup Marhaen Djumadi tertuang dalam surat edaran (SE) No 140/53/411.010/2021 tentang Terjadinya Keadaan Luar Biasa dalam Proses Pengangkatan Perangkat Desa.  

Sebelumnya, Bupati Novi Rahman Hidayat ditangkap KPK dalam operasi tangkap tangan (OTT), Minggu (9/5/2021). Bupati Novi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait pengisian jabatan pada perangkat desa dan camat di lingkungan Pemkab Nganjuk. Selain Novi, ada 6 orang lainnya yang ditetapkan sebagai tersangka. (ndy/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Syaifuddin Zuhri Dorong Turnamen Usia Dini Digelar Rutin untuk Cetak Pesepak Bola Berkualitas

SURABAYA – Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri mendorong turnamen sepak bola usia dini digelar secara rutin ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Gandeng Praktisi, Latih Petani Bikin Pupuk Organik Murah Meriah

BOJONEGORO – Upaya menjaga ketahanan pangan dan merespons tingginya harga pupuk kimia terus dilakukan di daerah. ...
KRONIK

Sambut Bulan Kemerdekaan, Bupati Lukman Pimpin ASN Percantik Kota Bangkalan

BANGKALAN – Menyambut Bulan Kemerdekaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menggerakkan aparatur sipil negara ...
EKSEKUTIF

Pemkab Ngawi Siapkan Regulasi Mengemudi Sepeda Motor bagi Anak Usia 17 Tahun Ke Bawah

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengaku prihatin atas meningkatnya kasus kecelakaan lalu lintas yang ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia Dekat Bandara Dhoho

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau lahan calon hotel haji pertama di Indonesia di dekat Bandara ...
LEGISLATIF

Asmadi Minta UMKM Dilibatkan dalam Revitalisasi GOR Ganesha, Pedagang Lama Harus Diprioritaskan

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Asmadi, meminta Pemerintah Kota Batu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, ...