Rabu
23 September 2026 | 9 : 43

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Diversifikasi Pangan, Agatha Gelar Pelatihan Membuat Kue

pdip-jatim-agatha-reses-090521-1

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Agatha Retnosari menggelar pelatihan membuat kue di ruang pertemuan Gereja Katolik St Aloysius Gonzaga, Minggu (9/5/2021).

Pelatihan sebagai bagian dari kegiatan reses untuk menjaring aspirasi masyarakat ini diikuti anggota Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI).

Baca juga: Agatha Siap Carikan Solusi Soal Status Guru Agama Hindu

Menurutnya, diversifikasi pangan dipilih sebagai tema, karena di saat pandemi Covid-19, banyak sektor yang terdampak, salah satunya bahan pokok makanan.

Sehingga diperlukan inovasi-inovasi agar saat terjadi kelangkaan, masyarakat tetap bisa bertahan dengan mengganti penggunaan bahan pokok utama ke bahan pokok lain.

“Kita harus melakukan inovasi supaya kita bisa melakukan diversifikasi pangan, jadi tidak melulu hanya makan nasi atau beras, sehingga pada saat ada kelangkaan beras di pasar ibu-ibu jadi panik,” kata Agatha.

“Kan kalau sudah biasa mengembangkan jenis-jenis makanan, walaupun misalnya harga beras naik tidak akan menjadi persoalan,” tambah dia.

Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya tersebut menjelaskan, kegiatan pelatihan ini merupakan bagian reses atau melakukan kegiatan di luar masa sidang, terutama di luar gedung DPR.

Dan menjadi salah satu tanggung jawabnya sebagai kader PDI Perjuangan untuk mengedukasi masyarakat terhadap diversifikasi pangan.

“Diversifikasi pangan ini cocok dengan yang disarankan ibu Ketua Umum Megawati Soekarnoputri,” sebutnya.

“Di hari Kartini lalu, beliau mengatakan agar semua kader melakukan edukasi ke semua lapisan masyarakat khususnya ibu-ibu untuk melakukan diversifikasi pangan. Jadi apa yang saya lakukan adalah bagian kewajiban saya sebagai kader banteng,” sambungnya.

Ke depan, dia akan mengusulkan pelatihan pemberdayaan perempuan lainnya, serta mengawal dan bersama-sama membangun semua perempuan di Jatim menjadi lebih berdaya khususnya di bidang perekonomian.

Sementara itu, RD Bowo selaku Romo Paroki Aloysius Gonzaga senang dengan acara reses ini dan berharap sosialisasi yang telah dilakukan Agatha bisa ditindaklanjuti.

“Acara jaring aspirasi mbak Agatha ini baik, artinya warga yang menjadi konstituen dari mbak Agatha ini benar-benar disentuh, yang saya katakan adalah pemimpin yang amanah yang mau merangkul itu,” ujarnya.

“Sehingga dengan program-program reses yang ditawarkan ke warga katolik khususnya, kemudian bisa disosialisasikan dengan baik dan tinggal ditindaklanjuti saja,” imbuh dia.

Menurutnya, selama ini masih banyak perempuan yang belum tersentuh program-program pemerintah, seperti yang terjadi pada WKRI. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Pimpin Rakor Stunting, Bupati Lukman: Data Harus Selaras dengan Kondisi Faktual Lapangan

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menekankan bahwa keberhasilan penanganan stunting membutuhkan data yang ...
KRONIK

Pasar Banyuwangi mulai Diserahterimakan, Bupati Ipuk Turun Tangan Dengar Keluhan Pedagang

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengecek penyerahterimaan lapak untuk pedagang di Pasar ...
BERITA TERKINI

Sri Untari Dorong Lintas Sektor Cegah Kenakalan Remaja, Guru BK Disiapkan Wadah Aman

MALANG — Pencegahan kenakalan remaja dinilai tidak bisa hanya dibebankan kepada sekolah. Anggota Komisi E DPRD Jawa ...
BERITA TERKINI

557.868 Ton Pupuk Bersubsidi Belum Tersalur, Renny Dorong Pengawasan dengan Lima Ukuran

SURABAYA — Sebanyak 557.868,9 ton atau 26,36 persen pupuk bersubsidi dari total alokasi 2.115.951 ton di Jawa Timur ...
LEGISLATIF

Eddy Paripurna Desak Bongkar Aktor di Balik Peredaran 1.048 Ton Udang Impor

SURABAYA — Peredaran 1.048 ton udang impor yang diduga tidak sesuai peruntukan di sejumlah wilayah Jawa Timur ...
BERITA TERKINI

Mulai Oktober, Eri Cahyadi Instruksikan ASN Pemkot Surabaya Bertugas di Balai RW

SURABAYA — Wali Kota Eri Cahyadi menginstruksikan mulai Oktober 2026 seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan ...