KABUPATEN PASURUAN – Komunikasi melalui jejaring sosial, sudah menjadi tradisi bagi Andri Wahyudi (AW), Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan. Untuk menggelar berbuka puasa bersama (bukber) dengan milenial, AW cukup meluncurkan tanda pagar (tagar) melalui akun media sosialnya. Bagaimana respon warganet setempat?
Pada momentum bulan Ramadhan, AW yang juga Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan menyempatkan waktu untuk berbuka bersama dengan anak-anak muda. Melalui kanal media sosialnya, AW meminta netizen di Kabupaten Pasuruan memposting makanan khas di daerahnya. Unggahan netizen yang menarik akan dipilih AW sebagai tempat untuk berbagi dan berbuka bersama.
“Respon netizen cukup antusias. Beragam makanan khas disajikan dan diposting di media sosial dengan tagar #bukabersamaAW,” jelas Andri Wahyudi, Sabtu (24/4/2021).
Postingan seorang warganet, Ana, warga Desa Klinter Kecamatan Kejayan, cukup menyita perhatian AW. Karena itu, rumahnya yang berada di pedesaan dipilih sebagai tempat berbuka bersama.
“Ada pecek terong, urap-urap, sayur daim kelor, tahu tempe dan sambel serta pepesan ikan. Ini makanan khas orang desa,” kata Ana.
Ia mengaku cukup senang kedatangan AW untuk berbuka bersama di rumahnya. Selama ini ia hanya mengetahui sosok AW dari media sosial.
“Pak AW sangat aktif di media sosial. Ketika ada tawaran ajakan berbuka puasa bersama, saya sengaja ikut dan memposting menu makanan daerah. Alhamdullillah saya terpilih dan berkesempatan berbuka bersama,” kata Ana. (ian/hs)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










