Selasa
11 Agustus 2026 | 4 : 48

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kini… Mbah Sepi Tak Ngesot Lagi ke Kamar Mandi

pdip-jatim-kursi-roda-sasa-200421-a

MAGETAN – Entah apa yang dirasa nenek Sepi. Di usia senjanya, 86 tahun, berbagai beban hidup ia alami. Nahasnya lagi, nama perempuan sepuh ini tercoret dari daftar penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Kini, ada secercah asa menghampiri.

Sejak sekian waktu kaki mbah Sepi tak berfungsi. Untuk mencapai kamar mandi, ia mesti menggeser pinggulnya dengan kedua tangan sebagai pengayuh (ngesot). Di rumahnya, Desa Sidowayah Kecamatan Panekan, mbah Sepi tinggal sendiri. Salah seorang anaknya, memang kerap datang merawat mbah Sepi. Tetapi karena pekerjaan sang anak yang serabutan, perawatan tentu tak sesuai harapan.  

Kondisi semakin memprihatinkan saat nama Mbah Sepi kini tak lagi masuk dalam daftar penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Menurut Kepala Desa Sidowayah, Suyatno, ada 74 nama warganya yang terhapus dari daftar penerima bantuan seperti dialami Mbah Sepi. Suyatno pun prihatin dengan kondisi ini. Ia pun berupaya mencarikan bantuan untuk Mbah Sepi, minimal kursi roda untuk menopang kesehariannya.

Kabar memprihatinkan dari Sidowayah ini pun terdengar Diana Amalia Verawatingsih, anggota DPRD Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan. Gayung bersambut. Secercah harapan menghampiri Mbah Sepi seiring datangnya kursi roda bantuan dari Diana Amalia Verawatingsih yang diantar Ardy, Selasa (20/4/2021).

Kepala Desa Sidowayah Suyatno diwakili sekretaris desa, Jery, menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan Mbak Sasa, sapaan akrab Diana Amalia Verawatingsih. “Kami ucapkan terima kasih kepada Mbak Sasa atas bantuannya kepada warga kami,” kata Jery.

Mbah Sepi pun turut gembira. “Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Mbak Sasa atas bantuan kursi rodanya,” kata Mbah Sepi dalam Bahasa Jawa kepada Ardy.

“Mbak Sasa titip salam buat mbah Sepi dan keluarga,” balas Ardy kepada mbah Sepi. “Sudah menjadi kewajiban untuk saling membantu sesama apalagi bagi warga yang kesusahan,” tambah Ardy meneruskan pesan Sasa. (rud/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Eri Cahyadi Ingatkan Mahasiswa Baru ITS: Jangan Hanya Andalkan AI, Perkuat Karakter dan Integritas

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengingatkan mahasiswa baru ITS agar tidak hanya mengandalkan AI, tetapi memperkuat ...
SEMENTARA ITU...

Andreas Buka Peluang UMKM Eks Dolly Tembus Pasar Ekspor, Risma Tekankan Pasar Lokal Harus Kuat

Anggota DPR RI Andreas Eddy Susetyo membuka peluang UMKM eks Dolly menembus pasar ekspor, sementara Risma ...
KRONIK

Bupati Bupati Ipuk Lepas 32 Kontingen Pramuka Banyuwangi ke Jambore Nasional ke-12 di Cibubur

BANYUWANGI – Sebanyak 32 Pramuka Penggalang siswa berbagai SMP di Banyuwangi akan mengikuti Jambore Nasional ...
KRONIK

Guntur Wahono: Tiban Bukan Sekadar Adu Skill, Tapi Merawat Persaudaraan Antar Daerah

BLITAR – Seni tradisi Tiban tidak semestinya berhenti sebagai tontonan budaya. Di balik pertarungan para jawara di ...
OLAHRAGA

Kalah 1-4 dari Jabar, Deni Wicaksono Tegaskan Peluang Banteng Jatim Masih Terbuka

SURABAYA – Kekalahan telak 1-4 dari Banteng Jawa Barat membuat langkah Banteng Jatim di Soekarno Cup 2026 langsung ...
OLAHRAGA

Aji Santoso Dorong Soekarno Cup Berkelanjutan, 400 Talenta Muda Dibuka Jalan ke Klub Profesional

SURABAYA – Lapangan Soekarno Cup 2026 bukan sekadar tempat bagi pemain muda mengejar kemenangan. Di balik ...