Rabu
23 September 2026 | 3 : 09

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sekolah Tatap Muka Dimulai Juli, Agatha Usulkan Ini

pdip-jatim-agatha-kunjungi-sekolah14

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur Agatha Retnosari menyambut baik keputusan Mendikbud yang menargetkan semua sekolah sudah melakukan kegiatan pembelajaran tatap muka mulai Juli 2021 secara terbatas.

Agatha berharap adanya pembelajaran tatap muka, paling tidak bisa membantu supaya anak-anak bisa memahami materi konsep pembelajarannya dengan jauh lebih baik ketimbang hanya online.

“Tentu harapannya setelah pembelajaran tatap muka ini, tidak ada yang namanya klaster baru karena ini menyangkut masa depan generasi kita anak-anak,” kata Agatha, Rabu (14/4/2021).

Soal pembelajaran tatap muka, Agatha pun mengusulkan agar diadakan kelas pagi dan siang.

“Kalau misalnya dibagi ada yang offline dan online itu guru sebagai manusia kan punya keterbatasan, jadi mereka harus membagi konsentrasinya di depan anak-anak yang mereka hadapi ditambah anak-anak yang ada di rumah. Akan jauh lebih baik jika pemerintah mempertimbangkan ada kelas pagi dan siang,” ujarnya.

“Kalau ada seperti itu (kelas pagi dan siang, red), otomatis ada tambahan jam kerja untuk guru. Nah ini juga harus dipikirkan oleh pemerintah, entah dengan memberikan insentif atau seperti apa. Karena kasihan gurunya,” sambung Agatha.

Terkait dibukanya kembali sekolah tatap muka secara terbatas pada Juli mendatang, pada Senin (12/4/2021) Agatha berkunjung ke beberapa sekolah swasta di Surabaya. Di antaranya SDK Santa Theresia, SDK Santa Theresia 2, SMPK Stanislaus 2 dan SDK Kristus Raja.

“Saya kunjungan ke beberapa sekolah di Dapil, karena kalau bicara tupoksi memang itu bukan tupoksi saya karena saya ada di Komisi B DPRD Jatim. Tapi sebagai anggota dewan dari Dapil Surabaya kan harus mendengarkan semua ya, bukan hanya urusan komisinya saja,” jelasnya.

Terlebih, lanjutnya, Ketua DPRD Jatim juga telah menyerukan untuk guru-guru segera divaksin, maka ia turut mengawal pelaksanaannya di Surabaya.

“Kalau dari vaksinasi, semua sudah divaksin mulai dari guru-guru, kepala sekolah. Jadi artinya mereka sudah siap kalau misalnya pemerintah menerapkan pembelajaran tatap muka, termasuk sarana dan prasarananya. Rata-rata sekolah yang saya kunjungi ini sudah siap,” sebutnya.

Dalam kunjungan tersebut, Agatha menerima laporan bahwa jumlah murid Taman Kanak-kanak (TK) mengalami penurunan drastis selama pandemi Covid-19 lantaran banyak orang tua yang memilih menunda memasukkan anaknya ke TK.

“Mungkin hal-hal seperti ini sepertinya sepele ya, terlebih untuk masuk SD kan tidak harus ada ijazah TK, cuma memang para guru yang ada di SD harus lebih ekstra nantinya, khususnya guru kelas 1 dan 2 kalau sekolah tatap muka ya mereka harus siap dengan anak-anak yang mungkin belum bisa membaca dan menulis,” ujar Agatha. (dhani/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Eddy Paripurna Desak Bongkar Aktor di Balik Peredaran 1.048 Ton Udang Impor

SURABAYA — Peredaran 1.048 ton udang impor yang diduga tidak sesuai peruntukan di sejumlah wilayah Jawa Timur ...
LEGISLATIF

Guntur Wahono Targetkan 3–5 Sekolah Tiap Wilayah Dapil 7 Miliki Marching Band

Guntur Wahono menargetkan setiap wilayah di Dapil 7 Jatim memiliki 3–5 sekolah dengan fasilitas marching band dan ...
SEMENTARA ITU...

Doding Dorong Wisata Alam Pegunungan Trenggalek Dipadu Kuliner

Ketua DPRD Trenggalek Doding Rahmadi mendorong pengembangan wisata alam pegunungan yang dipadukan kuliner untuk ...
LEGISLATIF

Puan Dorong Mitigasi Bencana Diperkuat di Seluruh Indonesia Usai Banjir Bandang Solok

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendorong pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan memperkuat antisipasi ...
EKSEKUTIF

Eri Buka Keringanan Sanksi bagi Pembongkar Jaringan Pungli di Pemkot Surabaya

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi membuka peluang keringanan sanksi bagi pegawai yang terlibat pungutan ...
KRONIK

Cegah Stunting, Mbak Nia Dorong Keluarga Perkuat Gizi dan Pendampingan Anak

SUMENEP – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumenep, Nia Kurnia Fauzi, mengajak masyarakat memperkuat upaya ...