Senin
09 November 2026 | 12 : 44

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sekolah Tatap Muka Dimulai Juli, Agatha Usulkan Ini

pdip-jatim-agatha-kunjungi-sekolah14

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur Agatha Retnosari menyambut baik keputusan Mendikbud yang menargetkan semua sekolah sudah melakukan kegiatan pembelajaran tatap muka mulai Juli 2021 secara terbatas.

Agatha berharap adanya pembelajaran tatap muka, paling tidak bisa membantu supaya anak-anak bisa memahami materi konsep pembelajarannya dengan jauh lebih baik ketimbang hanya online.

“Tentu harapannya setelah pembelajaran tatap muka ini, tidak ada yang namanya klaster baru karena ini menyangkut masa depan generasi kita anak-anak,” kata Agatha, Rabu (14/4/2021).

Soal pembelajaran tatap muka, Agatha pun mengusulkan agar diadakan kelas pagi dan siang.

“Kalau misalnya dibagi ada yang offline dan online itu guru sebagai manusia kan punya keterbatasan, jadi mereka harus membagi konsentrasinya di depan anak-anak yang mereka hadapi ditambah anak-anak yang ada di rumah. Akan jauh lebih baik jika pemerintah mempertimbangkan ada kelas pagi dan siang,” ujarnya.

“Kalau ada seperti itu (kelas pagi dan siang, red), otomatis ada tambahan jam kerja untuk guru. Nah ini juga harus dipikirkan oleh pemerintah, entah dengan memberikan insentif atau seperti apa. Karena kasihan gurunya,” sambung Agatha.

Terkait dibukanya kembali sekolah tatap muka secara terbatas pada Juli mendatang, pada Senin (12/4/2021) Agatha berkunjung ke beberapa sekolah swasta di Surabaya. Di antaranya SDK Santa Theresia, SDK Santa Theresia 2, SMPK Stanislaus 2 dan SDK Kristus Raja.

“Saya kunjungan ke beberapa sekolah di Dapil, karena kalau bicara tupoksi memang itu bukan tupoksi saya karena saya ada di Komisi B DPRD Jatim. Tapi sebagai anggota dewan dari Dapil Surabaya kan harus mendengarkan semua ya, bukan hanya urusan komisinya saja,” jelasnya.

Terlebih, lanjutnya, Ketua DPRD Jatim juga telah menyerukan untuk guru-guru segera divaksin, maka ia turut mengawal pelaksanaannya di Surabaya.

“Kalau dari vaksinasi, semua sudah divaksin mulai dari guru-guru, kepala sekolah. Jadi artinya mereka sudah siap kalau misalnya pemerintah menerapkan pembelajaran tatap muka, termasuk sarana dan prasarananya. Rata-rata sekolah yang saya kunjungi ini sudah siap,” sebutnya.

Dalam kunjungan tersebut, Agatha menerima laporan bahwa jumlah murid Taman Kanak-kanak (TK) mengalami penurunan drastis selama pandemi Covid-19 lantaran banyak orang tua yang memilih menunda memasukkan anaknya ke TK.

“Mungkin hal-hal seperti ini sepertinya sepele ya, terlebih untuk masuk SD kan tidak harus ada ijazah TK, cuma memang para guru yang ada di SD harus lebih ekstra nantinya, khususnya guru kelas 1 dan 2 kalau sekolah tatap muka ya mereka harus siap dengan anak-anak yang mungkin belum bisa membaca dan menulis,” ujar Agatha. (dhani/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Kaderisasi Tingkat Akar Rumput, DPC Magetan Lantik Pengurus Ranting Berusia 17 Tahun

MAGETAN — DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magetan menggelar pelantikan Pengurus Ranting tingkat desa/kelurahan ...
KRONIK

Novita Hardini: Soekarno Run Jadi Bukti Komitmen PDI Perjuangan Jalankan Arahan Ibu Megawati

BLITAR — Penyelenggaraan Soekarno Run menjadi salah satu wujud komitmen PDI Perjuangan dalam menjalankan arahan ...
KRONIK

Angkat Motif Sabuk Mangir Latar Ukel, BBF Perkuat Pelestarian dan Industri Batik Daerah

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi mendorong pelestarian batik lokal sekaligus memperkuat ...
KRONIK

Dari Raquel 52 Tahun hingga Farles 17 Tahun, Soekarno Run Blitar Satukan Semangat Lintas Generasi

BLITAR — Usia bukan penghalang untuk terus berlari. Bagi Raquel Pirera Sajana, 52 tahun, setiap perlombaan adalah ...
LEGISLATIF

Dua SK LP2B Pernah Bernomor Sama, DPRD Jember Pertanyakan Dokumen Terbaru

JEMBER – Perubahan data Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) di Kabupaten Jember kembali dipersoalkan DPRD. ...
LEGISLATIF

Yuzar Rasyid Dorong Dukungan untuk Ormas Keagamaan, Muslimat NU Perkuat Pendidikan Perempuan

KEDIRI — Anggota DPRD Kota Kediri, Yuzar Rasyid, mendorong pemerintah meningkatkan dukungan terhadap organisasi ...