Jumat
17 April 2026 | 9 : 07

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kader Banteng di Dewan Itu, Harus Tahu Langsung Persoalan Rakyat

pdip-jatim-sujatno-sapa-petani-310321-2

MAGETAN – Ketua DPC PDI Perjuangan Magetan Sujatno mengajak kader-kader Banteng setempat, khususnya yang bertugas di lembaga kedewanan, untuk lebih peka dengan persoalan yang terjadi di masyarakat.

Cara efektif untuk mengetahui permasalahan di masyarakat, sebut Sujatno, yakni dengan sering-sering turun menyambangi kalangan petani, peternak, pedagang, atau elemen masyarakat lainnya.

Dengan mendengar langsung persoalan di masyarakat, jelas Sujatno, anggota dewan bisa mencari solusi penyelesaiannya dengan cepat. 

“Semua kader PDI Perjuangan sebagai partainya wong cilik, harus gotong royong memperjuangkan nasib rakyat agar lebih sejahtera dan makmur,” kata Sujatno. 

Hal itu dia sampaikan di sela bertemu para petani yang sedang panen di Kelurahan Sampung, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, Selasa (30/3/2021).

“Seperti saat ini, kita menyapa petani di Sampung. Kita langsung ke sawah sambil melihat-lihat proses panen dan juga menampung keluhan para petani,” ujar politisi yang juga Ketua DPRD Kabupaten Magetan ini.

Menurut Sujatno, para petani akan antusias jika disambangi wakilnya yang duduk di dewan. Sebab mereka bisa menyampaikan uneg-unegnya secara langsung.

“Kita petugas Partai sebagai wakil rakyat akan segera bisa menindaklanjuti untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi. Semua permasalahan tidak akan diketahui kalau kita tidak mau turun langsung menemui mereka,” tuturnya.

Saat bertemu petani Sampung, dirinya menampung banyak aspirasi dari kalangan petani. Mulai dari keluhan hasil panen murah saat panen, tidak laku dijual, biaya pengerjaan tinggi, dan pupuk sulit didapat.

“Semua keluhan petani kita tampung, yang nanti harus kita usahakan solusi apa untuk menyelesaikannya,” jelas Sujatno.

Saat ini di beberapa wilayah Magetan sudah mulai memasuki masa panen raya. Menurutnya, menjadi tugas anggota dewan untuk menjaga agar harga gabah petani tetap stabil dan tidak selalu anjlok di saat panen.

Kendala lain yang dihadapi petani saat ini, sambung dia, yakni kadang kesulitan mencari pupuk. Kalaupun ada harganya di atas harga eceran tertinggi (HET).

Terkait itu, pihaknya minta para petani agar bersama-sama berani melapor jika ada kios-kios pupuk nakal, yakni menjual dengan harga di luar ketentuan.

“Jika kita menemukan kios nakal bisa dilaporkan pada instansi terkait agar mendapatkan sanksi bahkan penutupan kiosnya,” pungkas Sujatno. (rud)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tempatkan ASN di Setiap RW, Perkuat Program Kampung Pancasila

Eri Cahyadi menempatkan ASN sebagai pendamping di setiap RW untuk memperkuat Program Kampung Pancasila 2026 dan ...
KRONIK

Fraksi PDIP DPRD Sumenep Ngonthel ke Kantor, Hosnan: Dukung Penghematan BBM

SUMENEP – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep mengimbau seluruh anggotanya untuk menggunakan sepeda ontel saat ...
EKSEKUTIF

Hadapi Ancaman Kemarau Ekstrem, Bupati Yani Minta PMI Gresik Perkuat Kesiapsiagaan dan Libatkan Generasi Muda

GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gresik memperkuat ...
BERITA TERKINI

Said Abdullah: Pers Harus Jadi Pilar Keempat Demokrasi dan Kontrol Kekuasaan

Saat menerima penghargaan PWI Jatim di HPN 2026, Said Abdullah menegaskan pers harus menjadi pilar keempat ...
HEADLINE

PWI Jatim Anugerahi Said Abdullah, Dinilai Sukses Kelola Kebijakan Fiskal

MH Said Abdullah menerima penghargaan dari PWI Jawa Timur pada puncak Hari Pers Nasional 2026 di Surabaya, atas ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta OPD Surabaya Publikasikan Output dan Outcome Program ke Publik

Eri Cahyadi meminta OPD Surabaya mempublikasikan output dan outcome program untuk meningkatkan transparansi dan ...