Selasa
11 Agustus 2026 | 2 : 53

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Inda Raya Ajak Masyarakat Kumpulkan Puntung Rokok ke Rumdinnya

pdip-jatim-inda-raya-wawali-090321

KOTA MADIUN – Wakil Wali Kota Madiun Inda Raya Ayu Miko Saputri mengajak masyarakat Kota Madiun ikut dalam gerakan Guna Olah Limbah (Golimbah). 

Caranya dengan mengumpulkan kemudian menyetorkan limbah filter puntung rokok dan wadah skin care ke rumah dinas (rumdin) Wakil Wali Kota, di Jalan Sumatera No. 20 Kota Madiun. 

“Nantinya, setiap 150 puntung rokok dan 30 wadah bekas yang dikumpulkan, saya akan memberikan kenang-kenangan. Jumlahnya tidak terbatas, berapapun puntung rokok bisa dikumpulkan dan dikirimkan ke rumah. Saat menyerahkan, tinggal menulis data saja di pos jaga,” kata Inda, Selasa (9/3/2021).

Menurutnya, Golimbah ini untuk membantu sebuah komunitas yang ada di Bandung-Jawa Barat, dalam melakukan riset pemanfaatan limbah puntung rokok sebagai bahan baku pembuatan bahan bakar alternatif, berupa minyak tanah dan arang.

Politisi PDI Perjuangan ini memang selalu tertarik dengan sesuatu yang menurutnya berguna bagi masa kelangsungan masa depan bumi. 

“Awalnya, ketika ada kampanye untuk mengumpulkan puntung rokok, saya rasa “nothing too lose” kita bantu, toh sampah puntung rokok kan bisa kita temukan di mana-mana,” jelasnya. 

“Makanya kemarin waktu saya posting di Instagram, saya tag cafe-cafe dan semua teman-teman yang satu frekuensi sama saya. Alhamdulillah tanggapannya sangat luar biasa,” sebut Inda.

Tak hanya limbah filter puntung rokok, menurut Inda Raya, komunitas yang mendanai risetnya secara mandiri ini juga memanfaatkan wadah bekas produk kecantikan. Terkait ini, dia juga sudah mengkomunikasikannya dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Madiun. 

“Gerakan ini membutuhkan sekitar 10 juta puntung rokok dan wadah bekas. Untuk pengumpulan puntung rokok dan wadah bekas bisa dilakukan sampai 1 April 2021,” terangnya. 

Sampah plastik memang masih menjadi masalah di Indonesia. Apalagi saat pandemi seperti sekarang ini, pola belanja masyarakat berubah, yakni dengan belanja dari rumah menggunakan aplikasi belanja online, praktis masalah sampah menjadi semakin tak terselesaikan.

Saat banyaknya kampanye bebas plastik, masyarakat berlomba-lomba berhenti menggunakan sedotan plastik. Namun, imbuh Inda, jarang terdengar perlakuan yang sama tentang sampah plastik yang lain, yaitu puntung atau filter rokok.

Padahal, dikutip dari nationalgeographic.grid.id benda ini merupakan barang yang paling banyak mengotori planet Bumi. Setidaknya dua pertiga dari total 5,6 triliun batang rokok atau 4,5 triliun puntung rokok yang dihisap setiap tahun dibuang sembarangan. (ant)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Andreas Buka Peluang UMKM Eks Dolly Tembus Pasar Ekspor, Risma Tekankan Pasar Lokal Harus Kuat

Anggota DPR RI Andreas Eddy Susetyo membuka peluang UMKM eks Dolly menembus pasar ekspor, sementara Risma ...
KRONIK

Bupati Bupati Ipuk Lepas 32 Kontingen Pramuka Banyuwangi ke Jambore Nasional ke-12 di Cibubur

BANYUWANGI – Sebanyak 32 Pramuka Penggalang siswa berbagai SMP di Banyuwangi akan mengikuti Jambore Nasional ...
KRONIK

Guntur Wahono: Tiban Bukan Sekadar Adu Skill, Tapi Merawat Persaudaraan Antar Daerah

BLITAR – Seni tradisi Tiban tidak semestinya berhenti sebagai tontonan budaya. Di balik pertarungan para jawara di ...
OLAHRAGA

Kalah 1-4 dari Jabar, Deni Wicaksono Tegaskan Peluang Banteng Jatim Masih Terbuka

SURABAYA – Kekalahan telak 1-4 dari Banteng Jawa Barat membuat langkah Banteng Jatim di Soekarno Cup 2026 langsung ...
OLAHRAGA

Aji Santoso Dorong Soekarno Cup Berkelanjutan, 400 Talenta Muda Dibuka Jalan ke Klub Profesional

SURABAYA – Lapangan Soekarno Cup 2026 bukan sekadar tempat bagi pemain muda mengejar kemenangan. Di balik ...
KRONIK

Apresiasi Kegiatan Rejotangan Fun Trail Run, Erma Susanti: Pengungkit Wisata Desa

TULUNGAGUNG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Erma Susanti, mengapresiasi dan mendukung ...