Rabu
03 Juni 2026 | 9 : 39

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Targetkan Vaksinasi Tuntas Maret 2022, Mas Ipin: Lebih Cepat Justru Lebih Baik

pdip-jatim-arifin-nggalek-vaksinasi-290121-1

TRENGGALEK – Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Trenggalek dicanangkan mulai hari ini, Jumat (29/01/2021) di Pendopo Manggala Praja Nugraha.

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin bersama jajaran Forkopimda serta perwakilan tokoh agama dan tokoh masyarakat berkesempatan mendapatkan suntikan perdana vaksin Covid-19.

Bupati Arifin menyampaikan, proses vaksinasi ini membutuhkan waktu sampai 1 tahun kedepan. “Proses vaksinasi dimulai hari ini sampai target penyelesaian Maret 2022. Tapi jika itu bisa diselesaikan secepatnya justru lebih baik,” kata Arifin.

Baca juga: Trenggalek Masuk Zona Merah, Ini Langkah Cepat Bupati Arifin

Menurutnya, proses vaksinasi  berlangsung secara bertahap, dan dibutuhkan rentang waktu yang cukup lama untuk membentuk kekebalan komunal. Karena itu, dia mengingatkan warganya untuk senantiasa mematuhi protokol kesehatan.

Saat ini, sebut Mas Ipin, sapaan akrabnya, pemerintah pusat masih mengalokasikan vaksin untuk tenaga kesehatan dan beberapa frontliner lainnya hingga April mendatang. Setelah itu baru menyasar kepada masyarakat secara bertahap hingga Maret 2022.

Artinya masih ada rentang waktu 1 tahun lebih untuk bisa memberikan Vaksin Covid 19 kepada seluruh warga. Dalam rentang waktu yang panjang ini, tentunya warga masyarakat harus benar-benar disiplin mematuhi protokol kesehatan agar tidak terpapar Covid 19.

“Sudah ada 2.000 vaksin dan besok ditambah 4.400 lagi, sehingga totalnya ada 6.400 dosis,” imbuh suami Novita Hardini itu. 

Oleh karena penambahan kasus Covid 19 di Kabupaten Trenggalek kian meningkat, dia pun minta jajarannya untuk mempercepat proses penambahan asrama dan rumah sakit darurat Covid 19. 

Menurutnya, hal ini agar ada kecukupan ruang untuk penanganan Covid 19. Apalagi ketersediaan ruangan di asrama covid yang ada, sudah penuh. 

Begitu juga dengan ruang perawatan Covid di rumah sakit. Dengan kecukupan ruang isolasi, rumah sakit dapat difungsikan untuk penanganan Covid dengan resiko tinggi. 

“Selain tracing, yang lebih penting lainnya kita perlunya menyiapkan asrama covid dan rumah sakit darurat, sehingga ada kecukupan ruang untuk melakukan isolasi kepada mereka yang terpapar,” jelas bupati yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Trenggalek ini. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Wabup Kediri Minta Masyarakat Ikut Kawal SPMB 2026, Laporkan Jika Ada Dugaan Pelanggaran

Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa mengajak masyarakat ikut mengawal pelaksanaan SPMB 2026. Pemkab Kediri ...
LEGISLATIF

Anas Karno Ajak Aparatur Kelurahan dan Kecamatan Jaga Profesionalisme Pelayanan

Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya Anas Karno mengajak aparatur kelurahan dan kecamatan menjaga profesionalisme ...
KABAR CABANG

Bulan Bung Karno 2026, DPC Nganjuk Gelar Doa Bersama dan Ziarah Makam Tokoh Partai

NGANJUK – Menyambut bulan Juni yang diperingati sebagai Bulan Bung Karno, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI ...
LEGISLATIF

Widarto: Jika Diperlukan, Perlindungan BPJS bagi ABK Nelayan Bisa Dibiayai Pemerintah

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto menilai perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi ABK nelayan penting karena tingginya ...
KRONIK

DPD PDI Perjuangan Jatim akan Tutup Musancab dengan Tanam Ribuan Pohon di Lumajang

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur akan mengisi rangkaian peringatan “Bulan Bung Karno” dengan aksi penanaman ...
SEMENTARA ITU...

Dari Istana Gebang hingga Makam Bung Karno, Pelajaran yang Tak Ditemukan di Buku

Puluhan siswa SD Bangle 02 Blitar mengikuti outing class sejarah ke Istana Gebang, Perpustakaan Bung Karno, dan ...