Selasa
20 Oktober 2026 | 2 : 35

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sekjen PDI Perjuangan Berakhir Tahun di Gunung Sanghyang

pdip-jatim-hasto-gunung-sanghyang-01

TABANAN – Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto melakukan pendakian di Gunung Sanghyang, Bali, Kamis (31/12/2020). Dalam pendakian bersama sejumlah rekannya itu, Hasto melakukan aktivitas akhir tahun dengan sederhana sambil berdoa untuk keutuhan anak bangsa. 

“Di gunung ini kami merasakan betapa pentingnya menuju puncak dengan rasa kebersamaan. Begitu juga dalam konteks bernegara, kita sesama anak bangsa harus bersatu untuk membuat Indonesia ini menjadi negara besar seperti yang pernah digagas Bung Karno pada masa lampau,” kata Hasto di kaki gunung sebelum melakukan pendakian.

“Di sini saya bisa merasakan secara langsung apa yang dimaksudkan Ibu Mega bahwa membumikan Pancasila hanya terjadi apabila kita memiliki rasa cinta tanah air,” tambahnya.

Hasto menyatakan Indonesia ini dihadapi banyak tantangan besar pada 2020. Dimulai dari masuknya Covid-19, penyelenggaraan Pilkada Serentak, dan politik identitas yang menguat. 

Dia menilai semua itu berhasil dilewati sebagai bangsa, tetapi harus ada visi persatuan yang lebih kuat untuk menjadikan Indonesia maju. 

Di puncak gunung Sanghyang, Hasto juga ingin memanjatkan doa. Hasto mengharapkan ada pembaruan dalam dinamika politik di Indonesia yang membawa kemajuan. 

Contoh paling kecil, sebut Hasto, seperti upaya Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang terus mendorong gerakan menanam tanaman yang bisa dimakan. 

“Tidak ada negara sekaya Indonesia dalam keanekaragaman flora dan fauna, serta kekayaan alam. Para Pemuda Indonesia harus menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, menguasai ilmu-ilmu dasar agar Indonesia semakin berdikari,” ujarnya. 

Secara pribadi, Hasto memang sering mendaki Gunung Sanghyang yang terletak di Tabanan dengan ketinggian 2.087 mdpl itu. Setidaknya, sudah lima kali sejak selama dua tahun belakangan Hasto menginjakkan kaki di gunung tersebut. 

Kali ini, Hasto juga mengajak dua rekannya yang merupakan pakar Geopolitik asal Indonesia, Dr Suryo dan Connie Rahakundini Bakrie. Lalu pemuka adat asal Bali, Ratu Bhagawan juga ikut dalam rombongan. 

“Saya diajarkan untuk berempati, termasuk saat merayakan malam tahun baru. Ketika masih ada saudara-saudara kita yang menderita karena bencana Covid-19, sudah sewajarnya kita merayakan pergantian tahun dengan kesederhanaan, yakni refleksi di gunung serta berdoa untuk bangsa dan negara,” tuturnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Festival Anak Sholeh, Ikhtiar Cetak Generasi Berprestasi dan Berakhlak Mulia

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi berikhtiar membentuk generasi muda yang tidak hanya ...
KRONIK

Perda Lingkungan Jember Terancam Jadi Macan Kertas, Candra Desak Anggaran Perlindungan Gumuk

JEMBER – Perlindungan gumuk di Kabupaten Jember tak cukup berhenti pada pengesahan peraturan daerah. Ketua Komisi B ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Panaskan Mesin Hingga Akar Rumput, Lantik 1.645 Pengurus Ranting

MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan terus mengintensifkan konsolidasi organisasi ...
EKSEKUTIF

Bupati Malang Targetkan Zero ATS 2027, Kejar Paket A hingga C Bakal Gratis

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi menargetkan Kabupaten Malang bebas Anak Tidak Sekolah (ATS) atau Zero ATS pada ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim: Raperda Transportasi Terintegrasi Harus Jawab Kebutuhan Warga

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur menegaskan penyempurnaan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta Baznas Surabaya Prioritaskan Warga Miskin Desil 1

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi meminta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Surabaya memprioritaskan warga ...