Rabu
19 Agustus 2026 | 4 : 19

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Natal dan Tahun Baru, Risma Imbau Warganya Tidak ke Luar Kota

pdip-jatim-risma-131220

SURABAYA – Wali Kota Tri Rismaharini mengimbau warga Surabaya untuk tidak berlibur ke luar kota selama cuti Natal dan Tahun Baru untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19.

Imbauan ini dia sampaikan melalui Surat Edaran (SE) Nomor 443/11047/436.8.4/2020 dan 443/11048/436.8.4/2020 tertanggal 10 Desember.

SE pertama ditujukan kepada penanggung jawab atau pengelola tempat kerja/usaha. Kemudian SE kedua ditujukan kepada ketua RW/RT, pemilik kos, hotel, apartemen dan perumahan.

“Semua harus tanggap terhadap Covid-19. Jangan bepergian ke luar kota. Tetap berkumpul bersama keluarga di tempat tinggal masing-masing,” imbau Risma, Sabtu (12/12/2020).

Khusus bagi pekerja atau karyawan yang melakukan perjalanan ke luar Kota Surabaya lebih dari 3 hari, Risma juga mewajibkan mereka menunjukkan hasil RT-PCR/Swab negatif saat tiba di Surabaya.

“Mereka bisa melakukan pemeriksaan RT-PCR/Swab tes pada fasilitas layanan kesehatan milik Pemerintah Kota Surabaya,” ujarnya.

Lewat SE tersebut, Risma juga minta semua pihak waspada dan melakukan persiapan dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.

Sebab, sesuai prediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), potensi hujan lebat, angin kencang hingga gelombang tinggi air laut cukup tinggi.

Sementara itu, terkait program vaksinasi Covid-19 yang rencananya dilakukan pada Februari 2021 di Kota Surabaya, Risma berharap petugas Palang Merah Indonesia (PMI) dilibatkan.

“Saya berharap PMI Surabaya tetap menjalankan tugas bukan hanya mainstream-nya di darah. Tadi saya titip supaya dapat membantu pelaksanaan vaksinasi Covid-19 . Kita pasti butuh banyak petugas, karena kan jumlahnya lebih besar dari pasien Covid-19,” kata Risma.

Pihaknya juga mendorong warga Surabaya agar tidak perlu takut atau ragu untuk mendonorkan darahnya ke PMI sebab PMI telah mengantisipasi dan mencegah terjadinya penularan Covid-19.

“Saya berharap sekali tidak usah ada keraguan karena di PMI juga didampingi banyak tenaga medis. Tentunya tidak perlu diragukan terhadap keprofesionalan dari petugas PMI,” ujarnya.

Bagi survivor atau penyintas Covid-19, Risma juga berharap mereka dapat mendonorkan plasma darahnya kepada PMI untuk membantu warga yang membutuhkan.

Untuk itu, lanjut Risma, Pemkot Surabaya telah menyiapkan gedung Unit Transfusi Darah (UTD) baru sebagai redundant atau cadangan untuk mendukung program kemanusiaan PMI Kota Surabaya. Rencananya, UTD baru ini bakal memanfaatkan eks Gedung Kantor Kelurahan Dukuh Kupang Surabaya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Desak Usut Tuntas Kasus Ibu Aniaya Anak di Pamekasan, Hj. Ansari: Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, meminta polisi untuk mengusut tuntas kekerasan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Sumenep Ingatkan Efisiensi APBD 2026 Tak Geser Kepentingan Rakyat

SUMENEP – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep mengingatkan agar perubahan anggaran daerah tetap berpijak pada ...
LEGISLATIF

Baktiono: Pedagang Pasar Tradisional Tak Boleh Dibiarkan Berjuang Sendiri

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya, Baktiono, meminta pemerintah tidak membiarkan pedagang pasar ...
LEGISLATIF

DPRD Jember Minta Anggaran Stiker Penanda Penerima Bansos Rp2,8 Miliar Dipangkas

JEMBER – Dua anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember, Wahyu Prayudi Nugroho dan Indi Naidha, meminta Pemerintah ...
KABAR CABANG

Jaranan, Cara Seniman Trenggalek Memaknai Kemerdekaan

TRENGGALEK – Suara gamelan menggema dari halaman kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek, Senin malam ...
KRONIK

HUT Kemerdekaan RI, ASN Banyuwangi Berbagi Daftarkan 5000 Pekerja Informal BPJS Ketenagakerjaan

BANYUWANGI – Gerakan sosial Aparatur Sipil Negara (ASN) Banyuwangi Berbagi kembali digulirkan. Dalam program yang ...