Senin
02 November 2026 | 6 : 31

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hadapi 19 Pilkada, BSPN PDIP Jatim Gembleng 175 Pelatih Saksi

pdip-jatim-tot-bspn-220820-1

KOTA BATU – Menghadapi Pilkada serentak 2020, Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar pelatihan pelatih saksi. Acara dilaksanakan di Wisma Perjuangan DPD PDI Perjuangan Jatim di Jalan Oro-oro Ombo Kota Batu, 21-31 Agustus 2020.

Ketua DPD PDIP Jatim Kusnadi SH MHum dalam pidatonya saat membuka acara, Sabtu (22/8/2020) mengatakan, tugas-tugas memenangkan pilkada 2020 adalah satu tarikan nafas dengan tugas memenangkan pemilu 2024.

“Pemilu 9 Desember 2020 merupakan titik awal kita untuk mencapai target kemenangan di 2024. Maka ibarat sebuah anak tangga, untuk mencapai puncaknya kita harus melalui satu per satu anak tangga tersebut,” kata Kusnadi.

Karena itu, pria yang juga Ketua DPRD Jatim ini mengingatkan pentingnya peran saksi dalam memenangkan pemilu. Kerja-kerja penggalangan pemilih, menghimpun suara atau dukungan, bisa saja menjadi sia-sia tanpa keberadaan saksi yang solid dalam setiap tingkatan.

“Sebab saksi adalah kunci kemenangan kita dalam hal pengamanan dan pengawalan suara dalam pemilu,” katanya.

Sementara itu, menurut Kepala BSPN Jatim Hari Yulianto, acara pelatihan pelatih saksi kali ini diikuti 175 pelatih saksi dari 19 kabupaten dan kota di Jatim yang melaksanakan pilkada.

“Para pelatih saksi ini nantinya yang akan melatih para saksi dari tingkat TPS hingga tingkat kabupaten,” katanya.

Untuk pelaksanaan pelatihan dilakukan dengan menerapkan secara ketat protokol kesehatan. Pelatihan dilaksanakan dalam dua gelombang. Gelombang I tanggal 21-25 Agustus dan gelombang II tanggal 27-31 Agustus.

Panitia juga meminta para peserta membawa hasil rapid tes dari daerah masing-masing. Tidak itu saja, panitia juga melakukan pengukuran suhu badan termasuk rapid tes tersendiri kepada calon peserta sebelum memasuki tempat acara.

“Jika ada peserta yang reaktif, tentu kami pulangkan. Bahkan peserta dan rekan-rekan satu rombongan dari kota yang sama akan kami pulangkan semua. Ini untuk memastikan agar acara pelatihan tidak menjadi sarana penyebaran Covid-19. Tetapi Alhamdulillah, pada gelombang pertama ini, tim medis tidak menemukan peserta yang reaktif,” pungkas Hari Yulianto. (her)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Aris Sulawan Bersama Warga Walikukun Gotong Royong Bangun Sejumlah Bak Sampah

NGAWI – Keterbatasan fasilitas pembuangan sampah masih menjadi persoalan kebersihan lingkungan di sejumlah wilayah ...
EKSEKUTIF

BKK Desa di Ngawi dari P-APBD 2026 Kisaran Rp 100 – 200 Juta

NGAWI – Sebanyak 122 desa di Kabupaten Ngawi mendapatkan alokasi Bantuan Keuangan Khusus (BKK) desa pada perubahan ...
KRONIK

Buyer Filipina Tertarik Kopi Banyuwangi, Bupati Ipuk Dorong Peluang Ekspor

BANYUWANGI – Kopi Banyuwangi menarik perhatian buyer asal Filipina. Sembilan calon pembeli dari negara tersebut ...
LEGISLATIF

Untari Ajak Warga Kota Malang Jadi Pionir Lingkungan Bersih, Mulai dari Pilah Sampah di Rumah

MALANG – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mengajak masyarakat Kota Malang menjadi pionir ...
LEGISLATIF

Guntur Wahono Gagas Koperasi untuk Perkuat Ekonomi Sinden Blitar Raya

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Guntur Wahono, menggagas pembentukan koperasi bagi anggota ...
KRONIK

Bangkalan Sabet Tiga Penghargaan Wilwatikta Awards, Bupati Lukman: Ada Kerja Keras Petani

SURABAYA – Kabupaten Bangkalan meraih tiga kategori penghargaan dalam ajang Jawapos.com Wilwatikta Awards 2026. ...