Jumat
23 Oktober 2026 | 4 : 43

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Anas Salurkan Sembako Hasil Gotong Royong ASN Banyuwangi

pdip-jatim-anas-sembako-110820

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas kembali menyalurkan bantuan paket sembako bagi warga terdampak Covid 19. Bantuan yang diserahkan kali ini berasal dari skema gotong royong para aparatur sipil Negara (ASN).

Bupati Anas mengatakan, memasuki era adaptasi kebiasaan baru, program bantuan bagi warga terdampak di Banyuwangi masih terus dilanjutkan. Sejumlah skema bantuan saat ini masih bergulir termasuk skema gotong royong ASN.

“Di era normal baru ini sebagian warga sudah ada yang mulai bekerja kembali, namun juga masih ada yang belum bisa beraktivitas sebagaimana sebelum terjadi pandemi. Maka program bantuan ini masih kita teruskan,” ujar Anas saat menyerahkan bantuan di Kelurahan Kertosari, Kecamatan Banyuwangi Senin (10/8/2020).

Sejak awal April lalu, secara swadaya ASN dan karyawan pemerintah lainnya dari tingkat kabupaten hingga kelurahan menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu sesama yang mengalami kesusahan.

“Ada 13 ribu ASN dan karyawan di lingkungan pemerintah kabupaten, yang distribusi bantuannya telah ditentukan. Misalnya, ASN guru membantu pedagang terdampak di sekitar sekolah masing-masing. Lalu kelurahan fokus pada warganya. Dari sini, kami bersama-sama untuk membangun solidaritas menghadapi Covid-19 ini,” papar Anas.

Dia menjelaskan, saat ini sudah 269.000 keluarga Banyuwangi terjangkau berbagai program sosial, mulai PKH, Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), Bantuan Pangan Provinsi Jatim, dan jaring pengaman Pemkab Banyuwangi.

“Harapan kami, di masa new normal ini, warga yang terdampak secara ekonomi ini bisa kembali menjalankan aktivitas ekonominya. Penghasilannya mulai berangsur normal. Yang jualan mulai jualan lagi, UMKM juga mulai dapat orderan kembali. Namun, jangan lupa tetap disiplin terhadap protokol kesehatan seperti memakai masker dan menjaga jarak. Biar ekonomi jalan, covid-19 bisa ditahan,” pesannya.

Anas juga mengungkapkan bahwa jaring pengaman sosial dalam menghadapi pandemi ini, masih cukup aman hingga Desember mendatang.

Anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) yang disiapkan oleh Banyuwangi mencapai Rp 125 miliar. Dari anggaran tersebut, telah terserap sebesar Rp 74 M.

“Ini akan cukup untuk mengcover berbagai program jaring pengamanan sosial hingga akhir tahun. Sedangkan untuk sektor terdampak lain yang tidak tercover dalam BTT, akan dilakukan penganggaran pada Perubahan Anggaran Keuangan mendatang,” sebutnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Hari Santri 2026, Rijanto Dorong Santri Blitar Kuasai Teknologi dan Ikut Membangun Daerah

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto mendorong para santri menguasai ilmu agama sekaligus teknologi agar mampu mengambil ...
UMKM

Mendorong Kemandirian UMKM Kebun Sagu hingga Pantai Sumilir Tuban

TUBAN – Penguatan ekonomi pegiat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kawasan wisata Tuban terus dilakukan ...
KRONIK

Mahasiswa Kritisi Anggaran, Sinung Dorong Pembenahan PAD dari Sektor Kopi

BONDOWOSO – Sejumlah mahasiswa dari enam perguruan tinggi di Bondowoso mengkritik efisiensi anggaran pemerintah ...
KRONIK

Terima Aliansi Ulama Jatim, Yordan Pastikan Kawal Aspirasi hingga ke Pusat

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Yordan M. Batara-Goa, menegaskan akan mengawal ...
KABAR CABANG

Kebakaran TPA Supit Urang, Kader PDIP Kota Malang Salurkan Masker dan Air Minum

Kader PDI Perjuangan Kota Malang menyalurkan masker bagi warga dan air minum untuk petugas pemadam kebakaran di ...
LEGISLATIF

Reses Fery Sudarsono, Warga Curhat Soal PJU hingga Nasib BKK Desa

MADIUN – Minimnya penerangan jalan umum (PJU), persoalan infrastruktur, hingga ketergantungan desa terhadap Bantuan ...