Minggu
26 April 2026 | 9 : 35

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

UMKM Kesulitan Permodalan, Said: Dapat Manfaatkan Pasar Modal!

pdip-jatim-said-abdullah4

JAKARTA – Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, MH Said Abdullah mengatakan untuk mendukung permodalan, usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dapat memanfaatkan dana di pasar modal.

“Bisa memanfaatkan pasar modal agar tidak semata-mata bertumpu APBN/APBD yang jumlahnya terbatas,” kata Said, Minggu (2/8/2020), menanggapi banyaknya UMKM terutama di Jakarta yang mengalami kesulitan permodalan selama wabah Covid-19.

Selama ini, kata Said, bursa saham di Indonesia terlalu bias terhadap usaha besar. Sehingga tidak mengherankan bila pada akhirnya jumlah emiten tidak bertambah signifikan dari tahun ke tahun.

“Karena itu, lantai bursa keuangan perlu diisi oleh kelompok usaha skala UMKM, pihak otoritas bursa tinggal memastikan kelayakan dan kesehatan usaha, sekaligus prospek bisnisnya,” jelasnya.

Dia menyebut, APBN 2021 akan menghadapi tantangan berat ke depan. Hal ini diperparah situasi ekonomi global yang sangat dinamis dan penuh ketidakpastian.

Karena itu, fokus penyusunan RAPBN harus diarahkan pada upaya percepatan pemulihan ekonomi dengan melakukan berbagai transformasi struktural yang berkelanjutan.

RAPBN yang disusun kredibel dalam membaca masalah pada tahun 2021. Sebab kekusutan masalah sektor ekonomi akibat Covid-19 menjadi tali-temali kusut sekaligus pelik.

“Saya kira, perlu kejernihan pemikiran agar kebijakan yang kita susun pada tahun depan akurat mengurai kusutnya masalah,” ujar dia.

Anggota Fraksi PDI Perjuangan dari Sumenep, Madura ini mengatakan  situasi pandemi sekarang membutuhkan kebijakan yang luar biasa (extra ordinary) yang berdampak pada postur APBN 2021 sebagai faktor kunci dalam orkestra pemulihan ekonomi nasional.

Said menyarankan APBN 2021 lebih fokus kepada program bantuan sosial, dukungan UMKM khususnya sektor primer dan ekspor, mitigasi risiko keuangan dan untuk kebijakan fiskal.

Ketua Bidang Perekonomian DPP PDI Perjuangan ini menegaskan penurunan penerimaan perpajakan tahun ini juga sebagai konsekuensi dari fasilitas perpajakan yang digunakan untuk membantu pelaku usaha. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Rijanto: Sabilu Taubah Fun Run Sejalan Prioritas Pembangunan Kesehatan dan Karakter Masyarakat

Rijanto sebut Sabilu Taubah Fun Run sejalan dengan kebijakan pembangunan Blitar yang fokus pada kesehatan dan ...
LEGISLATIF

Jelang Idul Adha, Erma Minta Dinas Peternakan Antisipasi Penyebaran PMK di Sentra Ternak

Erma Susanti minta dinas peternakan antisipasi penyebaran PMK di sentra ternak jelang Idul Adha. SURABAYA — Anggota ...
LEGISLATIF

Doding Dorong IKA-PMII Trenggalek Jadi Motor Kolaborasi dan Perubahan Positif

Doding Rahmadi dorong IKA-PMII Trenggalek jadi motor kolaborasi dan perubahan positif di berbagai bidang. ...
KABAR CABANG

Jaga Ketahanan Pangan, DPC Bojonegoro Tanam Jagung dan Pisang

BOJONEGORO – Mengambil spirit “Marhaenisme” yang dicetuskan Bung Karno, DPC PDI Perjuangan Bojonegoro melakukan ...
KABAR CABANG

Belajar Ideologi dengan Cara Kekinian, 341 Calon PAC PDIP Jember Ikuti Pembekalan Interaktif

Pembekalan 341 calon pengurus PAC PDIP Jember dikemas interaktif dengan storytelling dan kuis digital untuk perkuat ...
LEGISLATIF

Nila Yani: Perjuangan Perempuan Harus Hadir dalam Kebijakan Nyata, Bukan Sekadar Keterwakilan

Nila Yani tegaskan perjuangan perempuan harus diwujudkan dalam kebijakan nyata, bukan sekadar keterwakilan, di ...